Senin
20 April 2026 | 12 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi Dorong Kenaikan Honor Kader Posyandu

PDIP-Jatim-Eko-08022023

BANYUWANGI – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Banyuwangi, Eko Hariyono, mendorong kenaikan honor bagi kader posyandu. Hal tersebut sebagai bentuk apresiasi pada kader posyandu sebagai mitra taktis pemerintah dalam mewujudkan kesehatan ibu dan anak.

Menurut Eko, honor kader posyandu desa di Kabupaten Banyuwangi perlu mendapatkan perhatian lebih. Dalam menjalankan tugas selama bertahun-tahun, honor yang diterima kader posyandu sangat kecil.

“Para kader yang mayoritas ibu-ibu itu hanya bisa pasrah. Selama bertahun-tahun mereka hanya mendapat honor senilai Rp100 ribu setiap bulan. Padahal, peran dan tanggung jawab kader posyandu sangat vital, mulai pencatatan tumbuh kembang dan kesehatan bayi dan balita hingga lansia,” ujar Eko Hariyono di Banyuwangi, Rabu (8/2/2023).

Politisi PDI Perjuangan itu mengakui, peran kader posyandu di tengah masyarakat sangat luar biasa. Salah satunya adalah memantau tumbuh kembang dan kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita hingga kesehatan lansia.

“Ketika turun ke dapil, saya melihat sendiri bagaimana kader-kader posyandu ini memiliki peran penting dalam mewujudkan gerakan sehat ibu hamil dan balita. Bahkan untuk urusan kesehatan lansia, mereka juga ikut menanganinya, tapi sayangnya insentif honor yang mereka dapat hanya Rp 100 ribu perbulan,” jelasnya.

“Dan itu sudah bertahun-tahun. Jadi, sudah saatnya pemerintah memberikan kenaikan insentif sebagai bentuk apresiasi bagi mereka,” imbuhnya.

Eko juga menjelaskan, sesuai arahan Presiden Jokowi, posyandu harus dijadikan salah satu pilar untuk mewujudkan Generasi Emas 2045. Balita saat ini akan berusia 25-30 tahun pada 2045. Itulah usia produktif untuk membangun daerah dan Indonesia.

Pihaknya berharap kondisi ini bisa menjadi perhatian pemerintah daerah melalui dinas terkait agar bisa meningkatkan kesejahteraan dan semangat kinerja para kader posyandu yang bertugas di desa-desa.

“Tentunya, Fraksi PDI Perjuangan mendorong pemerintah daerah bisa menaikkan nilai honor atau insentif kader posyandu saat ini, agar mereka mempunyai semangat tinggi untuk berperan menurunkan angka stunting di Banyuwangi,“ tandasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dua Legislator Perempuan PDIP Jombang Ini Perkuat Pendidikan Keluarga dan Literasi Digital di Wonosalam

JOMBANG – Anggota Komisi IV DPR RI, Sadarestuwati, dan anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, ...
KRONIK

Tinjau Longsor di Pacitan, Diana Sasa Desak Pemerintah Konkret soal Relokasi Permanen

PACITAN – Bencana tanah longsor yang kembali menerjang Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan. Dengan kejadian yang ...
LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...