Minggu
30 Agustus 2026 | 2 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fraksi Banteng Kota Mojokerto Minta Pemkot Realisasikan Anggaran Prioritas Penanganan Covid-19

pdip-jatim-ery-purwanti-fraksi-kota-moker-300321

MOJOKERTO – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Mojokerto, Ery Purwanti meminta pemerintah Kota Mojokerto untuk segera merealisasikan hasil Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2021 utamanya terkait penanganan Covid-19 di Kota Mojokerto.

“Kita meminta Wali Kota untuk segera merealisasikan hasil rapat bersama legislatif untuk penanganan Covid-19, di antaranya pembagian multivitamin untuk 46.041 KK tanpa terkecuali,” tegas Ery, sabtu (24/7/2021).

Menurut Ery, Pemkot Mojokerto tidak boleh bermain-main untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Ditambah lagi, jelas Ery, saat ini masyarakat sedang mengalami kesulitan, tidak hanya dalam persoalan ekonomi, tapi juga persoalan kelangkaan vitamin di apotek-apotek yang ada di Kota Mojokerto.

“Kita harus benar-benar serius menangani wabah ini. Anggaran penanganan Covid-19 harus sepenuhnya digunakan untuk mengatasi masalah yang dihadapi masyarakat. Tidak ada tawar menawar. Masyarakat sudah serba susah. Segera dan laksanakan,” terang Ery dengan nada penuh semangat.

Selain pembagian Vitamin, Fraksi PDI Perjuangan juga meminta wali kota Mojokerto segera mengatasi masalah kesejahteraan untuk tenaga kesehatan non-nakes yang sedang bertugas di RSUD Wahidin SudiroHusodo Kota Mojokerto.

“Insentif tenaga kesehatan non-nakes di Kota Mojokerto harus segera direalisasikan. Mereka berhubungan dengan penderita Covid-19, baik itu relawan, cleaning service, pemandi jenazah, maupun driver ambulan. Masak gak ada insentif sama sekali. Mereka itu juga garda terdepan loh,” tegas Ery.

Selain itu, Ery mengaku menemukan beberapa permasalahan yang ada di lapangan tentang biaya pemakaman pasien Covid-19 yang dibebankan pada keluarga korban. Dia menegaskan tidak mau hal ini terjadi lagi.

“Pemerintah harus menanggung semua biaya pemulasaran jenazah sampai pada pemakaman. Janganlah dibebankan pada keluarga korban. Nggak baik orang lagi berduka kemudian dibebankan biaya pemakaman yang lumayan besar itu,” beber politisi perempuan banteng ini.

Diketahui, dari data yang dirilis oleh Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Jawa Timur, kasus sebaran Covid di Kota Mojokerto pertanggal 23 juli 2021 masuk pada zona resiko tinggi (merah) dengan kasus positif 3.809, sembuh 3.039, meninggal 219, dan kasus aktif 551. (arul/set).

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Gencar Perbaiki Rumah Warga Miskin, Banyuwangi Diganjar Bonus Insentif Pusat

BANYUWANGI – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan ...
SEMENTARA ITU...

Filosofi Tombak Korowelang di Jamasan Pusaka Trenggalek: Pemimpin Harus Ngopeni Rakyat dan Memberi Piwulang

Jelang Hari Jadi ke-832 Trenggalek, puluhan pusaka dijamasi. Ketua DPRD Doding Rahmadi mengungkap filosofi Tombak ...
KRONIK

Didik Nurhadi: Nasionalisme dan Religiusitas Jadi Kekuatan Indonesia

JOMBANG — Wakil Ketua Bidang Kebudayaan dan Pendidikan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Nurhadi menegaskan, ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Pamekasan Gelar Futsal Cup 2026, Rebutkan Piala MH Said Abdullah dan Tabanas

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar Turnamen Futsal Cup 2026 antar-Pimpinan Anak Cabang ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Event di Daerah Jangan Cuma Ramai, UMKM Lokal Harus Ikut Panen

NGAWI — Event yang digelar di daerah jangan berhenti menciptakan keramaian. Anggota Komisi VII DPR RI Novita ...
KRONIK

Wujud Kepedulian, Hj. Ansari Salurkan 116 Unit Bantuan ATENSI Kemensos di Pamekasan

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, menyalurkan 116 unit bantuan alat bantu fisik bagi ...