Selasa
21 April 2026 | 8 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Evaluasi Perda, Sutardi Jemput Bola Minta Saran dan Masukan PKL Kota Madiun

pdip-jatim-230122-perda-pkl-1

MADIUN – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun Sutardi, jemput bola mengumpulkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) Kota Madiun.

Hal ini terkait evaluasi Perda Kota Madiun nomor 14 tahun 2012 tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima sebagaimana telah diubah dengan Perda Kota Madiun nomor 29 tahun 2018.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula kantor Kelurahan Taman, Kecamatan Taman, Kota Madiun, dengan peserta ratusan PKL, Sabtu (21/1/2023).

Menurut Sutardi, evaluasi Perda perlu melibatkan peran serta masyarakat untuk mendapatkan saran dan masukan terkait dengan keberadaan PKL di Kota Madiun.

“Harapannya, perda perubahan nanti bisa lebih sempurna sesuai dengan perkembangan tata kelola Kota Madiun,” ungkap Sutardi di Kota Madiun, Minggu (22/1/2023).

Selain sosialisasi, juga diadakan sesi tanya jawab. Sejumlah usulan pun mengemuka. Seperti usulan kawasan Jalan Panglima Sudirman sebelah barat, pertigaan Jalan Bali dapat dimanfaatkan PKL berjualan.

“Usulan tersebut kami tampung, tentunya akan dibahas lebih lanjut,” ujarnya.

Juga ada pertanyaan terkait fungsi trotoar yang seharusnya. Dijelaskan Sutardi, bahwa dalam Perwal Kota Madiun Nomor 19 Tahun 2019 sudah ditentukan ada 34 kawasan yang boleh digunakan PKL untuk berjualan.

“PKL yang menggunakan sarana trotoar tentu tidak dibenarkan karena bisa mengganggu kepentingan umum,” urainya. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Delapan RS Kolaborasi, Surabaya Genjot Wisata Medis

Pemkot Surabaya meluncurkan Medical Tourism di Balai Kota, targetkan pasien nasional hingga mancanegara dengan ...
EKSEKUTIF

Pentingnya Kolaborasi, Antar Instansi di Ngawi Berbareng Musnahkan Ribuan Pil Koplo

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti perkara pidana yang telah ...
KRONIK

Tantri Bararoh Ajak Kader GMNI Kabupaten Malang Kritis dan Turun Bela Wong Cilik

Tantri Bararoh ajak kader GMNI Malang tetap kritis dan turun ke lapangan memperjuangkan wong cilik melalui gerakan ...
KRONIK

Musancab Trenggalek di Hari Kartini, Deni: Suara Perempuan Harus Didengar dalam Politik

Deni Wicaksono menegaskan peran perempuan dalam Musancab PDIP Trenggalek dengan keterwakilan minimal 30 persen ...
LEGISLATIF

Renny Pramana: Semangat Kartini Harus Pastikan Perempuan Tuntas Pendidikan dan Berdaya

Renny Pramana menegaskan semangat Kartini harus memastikan perempuan tidak hanya mendapat akses, tetapi juga ...
KABAR CABANG

Inda Raya: Perempuan Harus Tingkatkan Kapasitas, Berani Bersuara dan Ambil Peran

Inda Raya menegaskan perempuan harus meningkatkan kapasitas, berani bersuara, dan mengambil peran strategis dalam ...