Jumat
16 Oktober 2026 | 2 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Erma Susanti Serahkan Insentif Rp 1,5 Juta kepada 200 Guru Madin di Blitar Raya

pdip jatim 241209 insentif guru madin1

BLITAR – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jatim memberikan insentif penghargaan khusus kepada 200 guru madrasah diniyah (Madin) di Kabupaten dan Kota Blitar di Prasada Mart Kanigoro, Senin (9/12/2024).

Penyerahan insentif merupakan upaya peningkatan peran serta masyarakat dalam pemberdayaan sumber daya manusia di Jawa Timur.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti sebagai pengusul program tersebut hadir pada kesempatan itu.

Menurutnya, guru madin memiliki peran besar dalam membangun karakter generasi muda, sebagai upaya menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Guru madin berperan penting dalam membangun karakter dan kepribadian unggul bagi generasi penerus bangsa,” kata Erma.

“Mereka menjadi benteng pertahanan dalam menghadapi globalisasi budaya dan nilai-nilai yang masuk ke Indonesia,” sambungnya.

Erma mengatakan selama ini honor guru madin masih sangat kecil, hanya sekitar Rp 150.000 per bulan. Dengan adanya insentif penghargaan diharapkan dapat memotivasi dan memberikan apresiasi kepada para guru madin atas dedikasi dan kontribusinya dalam menyiapkan generasi penerus yang berakhlak mulia.

“Insentif ini diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas peran guru madin. Di mana bantuan insentif ini dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan guru. Seperti pembelian songkok, baju koko, atau kebutuhan lainnya, sehingga mereka semakin bersemangat dalam menjalankan tugas mulia ini,” jelasnya.

Masih kata Wakil Ketua DPD PDIP Jatim ini, penyerahan insentif penghargaan diberikan kepada 200 guru madin dan TPQ dari 27 lembaga pendidikan diniyah di seluruh Kabupaten dan Kota Blitar.

Masing-masing guru madin, ujar dia menerima bantuan insentif sebesar, Rp 1,5 juta. “Tahun ini anggaran dana insentif dari Pemerintah Provinsi Jatim untuk guru madin sebesar Rp 1,5 juta,” terang dia.

Erma berharap program ini dapat dilanjutkan setiap tahun, sehingga semakin banyak guru madin yang mendapatkan apresiasi dari pemerintah.

“Kami berharap, program ini dapat terus dilanjutkan setiap tahun, sehingga semakin banyak guru Madin yang mendapatkan insentif penghargaan. Dengan demikian, mereka akan semakin bersemangat dalam mendidik dan membina generasi muda yang berakhlak mulia,” pungkas Erma Susanti. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Panggul Trenggalek Jaga Hutan dan Sumber Air

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten ...
KRONIK

Sasar Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Baru

BANYUWANGI – Pagelaran Gandrung Sewu 2026 yang memasuki tahun ke-14 ditargetkan menyasar panggung dunia. Agenda ...