Selasa
26 Mei 2026 | 9 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi Perketat Pengawasan Panti Asuhan di Surabaya Melalui Perda

pdip-jatim-250124-ec

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi minta Dinas Sosial (Dinsos) memeriksa izin seluruh panti asuhan di Kota Surabaya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan legalitas operasional panti asuhan serta mencegah potensi konservasi.

Instruksi tersebut dikeluarkan sebagai tanggapan atas kasus dugaan asusila yang dilakukan pemilik sekaligus pengasuh sebuah panti asuhan di Surabaya beberapa waktu lalu. Pemiliknya diketahui tidak memiliki izin resmi untuk mendirikan panti asuhan tersebut.

“Oleh karena itu, kami mohon kepada DPRD untuk membuat Peraturan Daerah (Perda) terkait panti asuhan. Sudah saya koordinasikan dengan anggota Komisi D DPRD semoga Perda segera terealisasi,” kata Eri Cahyadi, Jumat (14/2/2025).

Menurutnya, banyak panti asuhan di Surabaya yang tidak hanya menampung anak-anak dari Kota Pahlawan, tetapi juga dari luar daerah. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terhadap tujuan pendirian panti, terutama jika hanya untuk memperoleh bantuan sosial.

“Panti asuhan ini semakin banyak, semakin menjamur dan ternyata (anak-anak) yang ada di panti asuhan bukan orang Surabaya. Jadi dia membawa orang dari luar, terus membentuk panti asuhan (di Surabaya) agar mendapatkan bantuan,” ujar dia.

Sebagai langkah konkret, Wali Kota Eri menegaskan bahwa Dinsos Surabaya telah melakukan pengecekan terhadap seluruh panti asuhan sambil menunggu Perda.

“Insya Allah dengan Perda itu maka kita bisa membatasi. Sehingga kalau mau mendirikan panti asuhan ada syarat-syarat yang harus dipenuhi,” jelas dia.

Menurut dia, Perda ini akan menjadi dasar hukum yang jelas dalam proses pendirian panti asuhan di Surabaya. Termasuk pula dalam menangani panti asuhan yang berpotensi melakukan konservasi.

“Sudah saya usulkan apakah Perda ini akan menjadi inisiatif DPRD atau dari Pemkot Surabaya. Dengan Perda itu, sehingga kami ingin memastikan tidak ada panti asuhan yang beroperasi secara ilegal atau menyalahgunakan keberadaannya,” terangnya.

Selain itu, Eri juga telah minta Kepala Dinas Sosial Surabaya untuk memberikan laporan terkait jumlah panti asuhan yang terindikasi menyalahgunakan izin operasionalnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kota Batu Salurkan Hewan Kurban ke Dusun Terpencil di Lereng Panderman

DPC PDI Perjuangan Kota Batu menyalurkan lima ekor sapi kurban ke Dusun Dresel dan sejumlah wilayah sebagai bentuk ...
KABAR CABANG

DPC Gresik Salurkan Sapi Kurban ke Pesantren dan Masjid

GRESIK – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan ...
SUARA MUDA

Gen Z Mulai Ambil Panggung, Energi Baru Mengalir di Tubuh PDIP Kota Batu

Pelantikan jajaran PAC PDIP Kota Batu diwarnai hadirnya kader Gen Z dan perempuan muda sebagai simbol energi baru ...
KABAR CABANG

PDIP Jember Salurkan Sapi Kurban untuk Gus Firjaun dan Ribuan Paket Daging bagi Warga

DPC PDI Perjuangan Jember menyalurkan sapi kurban kepada Gus Firjaun dan menyiapkan ribuan paket daging kurban ...
KABAR CABANG

Wujud Kepedulian kepada Rakyat, DPC PDIP Kota Madiun Salurkan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

MADIUN – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun menyalurkan hewan kurban kepada ...
KABAR CABANG

DPC PDIP Kabupaten Blitar Terima Dua Ekor Sapi Kurban dari M Said Abdullah

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menerima bantuan dua ekor sapi kurban dari M Said Abdullah untuk dibagikan ...