Kamis
02 Juli 2026 | 8 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi ‘Kick Off’ Program Surabaya Kota Wakaf

pdip-jatim-251001-sby-kota-wakaf

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya secara resmi melakukan kick off program “Surabaya Kota Wakaf” bertempat di Conventional Hall, Jalan Arief Rahman Hakim, Rabu (1/10/2025).

Program ini ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat atau penerima wakaf, yakni melalui pengelolaan dana yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Acara peluncuran ini dihadiri Wali Kota Eri Cahyadi, Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Surabaya, Prof. Dr. KH. Ahmad Muhibbin Zuhri, Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Abu Rokhmad secara daring, serta berbagai elemen masyarakat dan organisasi profesi.

Dalam sambutannya, Eri Cahyadi mengungkapkan bahwa pembentukan Surabaya Kota Wakaf merupakan langkah strategis untuk kesejahteraan masyarakat.

Dia menekankan filosofi wakaf, di mana uang pokok yang terkumpul tidak boleh berkurang. Namun hasil atau keuntungannya dapat digunakan untuk menggerakkan ekonomi atau memberikan bantuan kepada yang membutuhkan.

“Wakaf ini memiliki banyak manfaat, bisa dilakukan untuk mengerakkan UMKM. Bahkan salah satu contoh di negara Mesir, ketika terpuruk, maka wakafnya ini yang dipinjamkan kepada pemerintahannya. Begitu dahsyatnya keuntungan wakaf ini,” ujar Eri.

Pada program ini, dia mendorong sinergi agar dana wakaf dapat membantu UMKM, menyediakan beasiswa, dan berbagai kebutuhan lainnya yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat.

Saat ini, sebutnya, dalam waktu dua hari, telah terkumpul dana wakaf sekitar Rp1,2 miliar.

Tidak hanya dalam bentuk uang, ada juga wakaf berupa tanah seluas 1,2 hektar dan sekitar 100 sertifikat tanah yang diwakafkan untuk masjid, musala, sekolah, yayasan, serta fasilitas sosial kemasyarakatan lainnya. Bahkan, ada perkumpulan dokter khitan yang mewakafkan profesinya.

“Bayangkan kalau semua umat Muslim itu ada yang mewakafkan profesi A, profesi B, dikumpulkan, akan sangat berkah Kota Surabaya ini,” tambahnya.

Politisi PDI Perjuangan ini berharap, program “Surabaya Kota Wakaf” dapat menggerakkan lebih banyak orang untuk berwakaf dengan tujuan kemaslahatan umat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada setiap orang yang sudah melakukan wakaf. Semoga program ini dapat memberi manfaat yang besar untuk masyarakat Kota Pahlawan,” ucap Eri.

Sementara itu, Ketua BWI Kota Surabaya, Prof. Dr. KH. Ahmad Muhibbin Zuhri, menyampaikan rasa syukur atas penetapan Surabaya sebagai Kota Wakaf oleh Kementerian Agama RI, dan ini merupakan yang pertama di Jawa Timur.

”Betul-betul ini merupakan anugerah yang sangat besar. Kami tersanjung betul akan ditetapkannya Kota Surabaya sebagai Kota Wakaf,” kata Muhibbin.

Dia secara khusus berterima kasih kepada Wali Kota Eri Cahyadi, yang dapat mengarahkan dan memimpin langsung gerakan wakaf di Kota Surabaya, serta berhasil mensinergikan banyak potensi dan mengajak semua pejabat Pemkot untuk berwakaf.

Muhibbin menyebut, dalam acara kick off juga dilakukan penyerahan 100 sertifikat tanah yang sudah jadi berkat kerja sama dengan Kantor Pertanahan Surabaya 1 dan 2.

“Hari ini juga diberikan 100 sertifikat tanah wakaf untuk digunakan sebagai fasilitas kemasyarakatan,” katanya.

Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Abu Rokhmad pun mengapresiasi langkah Eri Cahyadi dalam menumbuhkan kesadaran untuk berwakaf di kalangan ASN, pengusaha, kampus, dan masyarakat luas di Kota Surabaya.

“Keberhasilan ini juga merupakan cerminan dari figur kepemimpinan visioner Wali Kota Eri Cahyadi yang mampu menginspirasi, memberi teladan, dan mengerahkan seluruh elemen masyarakat,” sebut dia.

Pihaknya meyakini dengan dukungan berkelanjutan, Kota Surabaya tidak hanya berkembang sebagai kota modern, tetapi juga akan tampil sebagai kota wakaf yang berdaya, berkeadilan, dan berorientasi pada kesejahteraan umat.

“Kami berharap Kota Surabaya dapat menjadi model gerakan wakaf yang produktif bagi kota-kota lain di seluruh Indonesia,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Minta Pembangunan KEK Pariwisata Tak Hanya Kejar Investasi, Hak Masyarakat Harus Dilindungi

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini meminta pemerintah memperbaiki tata kelola KEK Pariwisata agar tidak hanya ...
LEGISLATIF

Jaga Stabilitas Harga di Tingkat Peternak, DPRD Jatim Siapkan Perda Tata Niaga Telur

Komisi B DPRD Jatim menyiapkan Perda Tata Niaga Telur untuk menjaga stabilitas harga di tingkat peternak sekaligus ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Bondowoso Ingatkan Opini WTP Tak Boleh Tutupi Persoalan Tata Kelola Keuangan Daerah

BONDOWOSO – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bondowoso mengingatkan bahwa raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Kabupaten Madiun Matangkan Konsolidasi Organisasi hingga Tingkat Ranting

MADIUN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Madiun menggelar rapat koordinasi di Kantor DPC PDI ...
EKSEKUTIF

Pemkab Gresik Gandeng LKSA Penuhi Kuota Sekolah Rakyat

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik mempercepat pemenuhan kuota peserta didik Sekolah Rakyat dengan menggandeng ...
EKSEKUTIF

Bantu Petani Tekan Biaya Produksi, Mas Dhito Salurkan Benih Jagung Rp19 M untuk 13.300 Hektare

Bupati Kediri Mas Dhito menyalurkan bantuan 200 ton benih jagung senilai Rp19 miliar untuk 13.300 hektare lahan ...