SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Ketua DPRD Surabaya periode 2024–2029, Adi Sutarwijono.
Eri mengenang almarhum sebagai sosok pemimpin bijaksana, sabar, dan berdedikasi tinggi dalam memperjuangkan kepentingan warga Kota Surabaya.
“Hari ini saya secara pribadi dan mewakili jajaran Pemerintah Kota Surabaya serta warga Kota Surabaya kehilangan seorang sahabat, seorang pimpinan luar biasa, yang selalu berjuang untuk kepentingan masyarakat,” ujar Eri di sela Misa Requiem untuk almarhum Adi Sutarwijono di Grand Heaven Surabaya, Rabu (11/2/2026).
Menurut Eri, almarhum yang akrab disapa Mas Adi dikenal sebagai pribadi tenang dan tidak reaktif, bahkan saat menghadapi tekanan maupun tudingan yang tidak berdasar.
Salah satu pesan yang selalu diingatnya adalah pentingnya bersabar dan menyerahkan segala ketidakadilan kepada Tuhan.
“Ketika kita disakiti atau dituduh tanpa melakukan apa-apa, beliau selalu mengatakan, biarlah Tuhan yang membalas,” kenang Eri.
Ia menilai sikap tersebut menjadi teladan dalam dinamika politik dan pemerintahan yang kerap diwarnai perbedaan pendapat. Di bawah kepemimpinan Adi, hubungan antara eksekutif dan legislatif di Surabaya berjalan harmonis dalam semangat kebersamaan.

Eri juga mengungkapkan dedikasi almarhum yang tetap menjalankan tugas meski tengah sakit. Berdasarkan cerita keluarga, penyakit yang diderita almarhum telah diketahui sejak November, namun ia tetap aktif menjalankan aktivitas kedewanan tanpa mengeluh.
“Beliau tetap bekerja, tetap hadir dalam paripurna, dan tidak pernah menceritakan sakitnya,” ungkapnya.
Selain dikenal sabar, Adi Sutarwijono juga disebut sebagai pemimpin yang mampu merangkul seluruh pihak lintas partai.
Menurut Eri, almarhum selalu menekankan pentingnya persatuan dan kebersamaan dalam membangun Surabaya.
“Beliau tidak melihat latar belakang partai, tapi menggabungkan semua untuk yang terbaik bagi warga Surabaya. Beliau adalah pemimpin sejati,” tegasnya.
Eri mewakili Pemerintah Kota Surabaya dan DPRD turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan, serta mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.
“Semoga keluarga diberi kekuatan dan almarhum mendapat tempat yang paling mulia,” pungkasnya. (yols/gio/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










