Rabu
28 Oktober 2026 | 11 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Enam Tahun Berturut-turut, Banyuwangi Raih Penghargaan Daerah Terinovatif dari Kemendagri

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-13122023

BANYUWANGI – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menetapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi sebagai daerah terinovatif se-Indonesia dalam program Innovative Government Award (IGA) 2023. Apresiasi kredibel dari pemerintah pusat bagi setiap inovasi instansi pemerintahan itu berhasil dipertahankan Banyuwangi selama enam tahun berturut-turut.

Penghargaan tersebut langsung diberikan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, kepada Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di Jakarta, Selasa (12/12/2023). Banyuwangi dinilai telah memiliki budaya inovasi yang baik.

“Seperti yang pernah disampaikan Bapak Presiden bahwa setiap daerah harus berani membuat terobosan, tidak boleh monoton. Inilah yang terus kami budayakan di Banyuwangi, agar kita bisa terus berprogress, meski dihadapkan pada berbagai tantangan,” ujar Bupati Ipuk.

Bupati Ipuk juga menjelaskan, budaya inovasi yang dikembangkan Banyuwangi tak sekadar mengikuti trend. Namun, juga dirancang agar terintegrasi dan partisipatif. Sehingga tak kurang dari 207 inovasi yang didaftarkan memiliki keterhubungan dan terdapat pelibatan masyarakat di dalamnya.

Ia mencontohkan dalam hal penanganan stunting. Melalui program inovatif Banyuwangi Tanggap Stunting (BTS), berbagai inovasi yang berbasis digital ataupun non-digital diintegrasikan. Dari data hingga jenis intervensi yang dibutuhkan untuk penanganan stunting dari setiap baduta (bayi dua tahun) dapat dipantau melalui inovasi Smart Kampung yang berbasis digital.

“Dari sini, warga dapat berpartisipasi aktif untuk turut melakukan penanganan maupun pengawasan terhadap stunting,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Tak sebatas itu, lanjut Bupati Ipuk, inovasi ini juga melibatkan banyak pihak lainnya. Di antaranya, inovasi Laskar Sakinah, merupakan para wanita pedagang sayur keliling. Mereka dilibatkan untuk mengantarkan makanan kaya gizi setiap harinya bagi ibu hamil beresiko tinggi maupun ke balita stunting.

“Dari keterlibatan ini, multiplier effect-nya meluas. Tidak sebatas penanganan stunting, tapi juga memberikan peningkatan ekonomi kepada masyarakat yang terlibat. Ini ruh dari setiap inovasi yang kami cetuskan. Harus ada dampak nyata,” tegasnya.

Penguatan budaya inovasi yang terintegrasi, partisipatif, dan berdampak tersebut, berkorelasi dengan sejumlah pencapaian. Di antaranya, peningkatan pendapatan perkapita masyarakat, dari Rp49,99 juta di tahun 2021, kini naik menjadi Rp53,87 juta di 2022.

Sama halnya dengan kemiskinan. Berdasarkan data BPS, kemiskinan di Banyuwangi pada 2022 berkurang dari 8,07 persen menjadi 7,34 persen di 2023; sudah lebih rendah dibanding era sebelum pandemi Covid-19. (aras/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

RUANG MERAH

Di Bawah Getar Suara, di Luar Layar Gawai

Oleh Martin Rachmanto ADA momen ketika sebuah lagu tak lagi sekadar jejeran nada dan rima yang lewat di feed sosial ...
SEMENTARA ITU...

126 Atlet Trenggalek Bidik Tambahan Medali di Popda Jatim 2026, Empat Emas Jadi Pelecut

TRENGGALEK – Sebanyak 126 atlet Kabupaten Trenggalek disiapkan untuk memburu prestasi dalam Pekan Olahraga Pelajar ...
LEGISLATIF

Patemo Desak PU Pengairan Selesaikan Sengkarut Lahan Proyek Sungai Gonggo

BANYUWANGI – Warga Dusun Ringinagung, Desa Pesanggaran, menyatakan dukungan penuh terhadap pengerjaan proyek ...
LEGISLATIF

Dukung Target UHC, PDIP Ponorogo Desak Peningkatan Alokasi Jaminan Kesehatan di RAPBD 2027

PONOROGO – Fraksi PDI Perjuangan maPAN DPRD Ponorogo mendorong peningkatan alokasi Penerima Bantuan Iuran Daerah ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Integrasi Trans Jatim Harus Mudahkan Penumpang sampai Tujuan Akhir

Fraksi PDIP DPRD Jatim meminta Trans Jatim terintegrasi dengan feeder, angkutan lokal, terminal, dan stasiun agar ...
EKSEKUTIF

Rijanto Ajak Muslimat NU Jadi Penggerak Pembangunan dan Kesejahteraan Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mengajak lebih dari 3.000 anggota Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) memperkuat peran ...