TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar konsolidasi internal dalam rangka pelatihan saksi dan guraklih (regu penggerak pemilih) Pilkada Serentak 2024.
Kali pertama, pelatihan tersebut diikuti oleh kader Partai wilayah Kecamatan Sendang di Balai Putera Jaya, Desa Balerejo, Kecamatan Kauman, Sabtu (9/11/2024).
Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti, mengatakan bahwa pelatihan saksi dan guraklih bertujuan untuk memberikan pembekalan.
Menurutnya, saksi dan guraklih adalah kunci akhir dalam memenangkan Pilkada Serentak 2024. Maka, semuanya harus dipersiapkan, baik secara teknis maupun mental, sehingga bisa memastikan Paslon Mardinoto dan Risma-Gus Hans tidak dirugikan dengan pelanggaran di TPS.
“Intinya kegiatan ini untuk menyiapkan saksi militan untuk mengamankan suara Paslon Mardinoto dan Risma-Gus Hans,” ujar Erma.
Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Sodik Purnomo, menambahkan, pelatihan saksi merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab serta gotong royong dari kader Partai untuk memenangkan Mardinoto dan Risma-Gus Hans.
Secara teknis, lanjutnya, pelatihan saksi dilaksanakan di setiap Kecamatan sehingga dalam satu hari dapat menggelar pelatihan 2 sampai 4 kecamatan.
“Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bagaimana cara menjadi saksi yang baik dan bisa mengamankan suara serta ikut memantau pemilu yang luber jurdil di tingkat TPS,” ujar Sodik.
Sodik menjelaskan, di setiap TPS terdapat 2 orang saksi yang ditugaskan, maka di Kecamatan Sendang terdapat 178 saksi dari 89 TPS yang ada di 11 Desa.
“Kecamatan Sendang yang hadir maksimal, dari 178 saksi hanya 37 yang tidak hadir. Kita berharap nanti malam mereka mengikuti pelatihan bersama Kecamatan Karangrejo dan Kauman,” ucap Sodik.
Sodik menegaskan, semua saksi PDI Perjuangan harus mendapatkan pelatihan yang baik. DPC Tulungagung ingin memastikan, suara yang didapatkan paslon harus aman dan tidak ada penggelembungan suara oleh paslon lain.
“Secara umum pelatihan ini untuk menjaga agar Pilkada Serentak 2024 dapat berjalan sesuai azas Pemilu yaitu luber jurdil,” tandasnya. (sin/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS