Selasa
11 Agustus 2026 | 6 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hari Tani Nasional, DPC Tulungagung Gelar Rembug Petani

PDIP-Jatim-Erma-Susanti-26092025

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan rembug petani di persawahan Desa Bendo, Kecamatan Gondang, pada Kamis (25/9/2025).

Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional 2025 dan diikuti oleh para petani di wilayah setempat.

“Kita turun ke sawah untuk mendengar dan berdiskusi bersama petani dalam mengatasi permasalahan dan tantangan saat ini,” ujar Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Erma Susanti.

Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jatim ini menambahkan, bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang besar, maju dan sejahtera, jika semuanya serius memerhatikan kemajuan pangannya.

Keunggulan komparatif Indonesia adalah lahan yang luas dan musim yang mendukung untuk pertanian. Di sisi lain, pangan adalah sektor penting dan petani adalah penyangga utamanya.

“Memperhatikan nasib petani dan menjaga keberlangsungan pertanian adalah hak yang penting karena jumlah petani semakin sedikit dan miskin penerus,” jelasnya.

Menurutnya, program pemerintah pusat saat ini fokus pada isu pangan atau kedaulatan pangan. Namun, pemerintah tidak boleh hanya berpusat pada produktivitas saja.

Pemerintah juga harus memperhatikan nilai tukar dan kesejahteraan petani atas hasil produksi pertanian yang melimpah.

“Petani harus mendapatkan nilai tambah agar semakin sejahtera, sehingga masyarakat banyak yang tertarik menjadi petani,” terangnya.

Selain kesejahteraan petani, pemerintah juga harus memikirkan keberlanjutan alam. Maka program pertanian di Indonesia harus menuju pertanian yang berorientasi pada keberlanjutan alam.

“Pertanian organik adalah cara agar unsur hara lahan kita tetap baik dan bisa berlangsung hingga anak cucu nanti,” tuturnya.

Pertanian organik, sebut Erma, mampu menjaga ekologi dan menghasilkan produk pertanian yang berkualitas untuk dikonsumsi karena memiliki sedikit residu kimia dan aman untuk tumbuh kembang generasi mendatang.

Pertanian organik juga mempunyai nilai ekonomi yang tinggi karena sudah ada percontohan atau demplot pertanian organik yang terbukti produktivitasnya lebih banyak dan tentunya biaya produksinya lebih murah.

“Satu lagi yang menjadi perhatian bahwa teknologi pertanian kita masih kalah dengan negara lain, sehingga belum bisa memberikan nilai tukar yang memadai untuk petani,” ungkapnya.

Erma menegaskan, seluruh kader PDI Perjuangan baik yang ditugaskan di eksekutif maupun legislatif berkomitmen untuk menjawab seluruh tantangan petani saat ini. Termasuk kemandirian terhadap pupuk, dukungan alat pertanian tepat guna, penyediaan bibit unggul dan mewujudkan nilai tambah dan kesejahteraan bagi petani. (sin/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...