Selasa
21 Juli 2026 | 2 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wakil Ketua DPRD Yakini SPPG Pelaksana MBG di Jember Belum Punya SLHS

pdip-jatim-250217-widarto-1

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jember Widarto, S.S meyakini pelaksanaan makan bergizi gratis (MBG) oleh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Jember masih belum memiliki sertifikat laik higiene dan sanitasi (SLHS).

Program MBG yang dicanangkan l Presiden RI itu, kata Widarto, masih berjalan di Kabupaten Jember. Program prioritas itu, sebutnya, wajib didukung seluruh perangkat pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

“Kami meyakini masih belum ada yang memiliki sertifikat itu, apalagi sertifikat keamanan pangan bagi hampir seluruh SPPG di Jember,” ungkapnya Widarto di ruang kerjanya, Selasa (7/10/2025).

Karena itu, ungkapnya, muncul masalah soal menu MBG seperti di SD Bintoro 5. Pasalnya, sebut Widarto, tata kelola MBG masih banyak kekurangan. Padahal, SPPG itu adalah bagian dari quality control MBG yang harus dipenuhi.

“Karena jika hal ini (SLHS) diurus pasti akan mendapatkan visitasi, uji petik dan memastikan apakah standarnya sesuai, pengolahannya sesuai. Nah, ini menjadi pertanyaan kenapa kok belum?” tanya dia.

Sebagai program andalan menyiapkan generasi emas 2045, lanjut Widarto, seharusnya SPPG memastikan terpenuhinya gizi MBG secara baik. Mekanisme tahapan SPPG harus dijalankan.

“Memang MBG ini menjadi naungan dari BGN, dan proses tata kelolanya akan turun minggu-minggu ini. Maka ini saja belum ada aturan yang jelas terkait tata kelolanya,” sebutnya.

Dan yang tak kalah penting terkait menu MBG yang disajikan, Widarto mengimbau agar penyajian menunya makanan yang mudah dikenali siswa. Sehingga meskipun menu harus bervariasi tetapi syarat makanan halal, dan syarat penuh gizi adalah utama.

“Menu memang harus bervariasi, tetapi tetap dengan standart gizi yang baik. Dicek gizinya, jangan latah dengan menyajikan makanan yang kami dengar kemarin seperti burger, spageti,” papar Widarto.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu sebelumnya, diduga ada pembagian makanan MBG basi di SD Bintoro 5, Kelurahan/Kecamatan Patrang. Pihak penyedia mengklarifikasi bahwa dugaan basi itu disebabkan aroma cuka yang dicampurkan pada sajian makanan saat itu. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...