Senin
19 Oktober 2026 | 3 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wakil Ketua DPRD Yakini SPPG Pelaksana MBG di Jember Belum Punya SLHS

pdip-jatim-250217-widarto-1

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jember Widarto, S.S meyakini pelaksanaan makan bergizi gratis (MBG) oleh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Jember masih belum memiliki sertifikat laik higiene dan sanitasi (SLHS).

Program MBG yang dicanangkan l Presiden RI itu, kata Widarto, masih berjalan di Kabupaten Jember. Program prioritas itu, sebutnya, wajib didukung seluruh perangkat pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

“Kami meyakini masih belum ada yang memiliki sertifikat itu, apalagi sertifikat keamanan pangan bagi hampir seluruh SPPG di Jember,” ungkapnya Widarto di ruang kerjanya, Selasa (7/10/2025).

Karena itu, ungkapnya, muncul masalah soal menu MBG seperti di SD Bintoro 5. Pasalnya, sebut Widarto, tata kelola MBG masih banyak kekurangan. Padahal, SPPG itu adalah bagian dari quality control MBG yang harus dipenuhi.

“Karena jika hal ini (SLHS) diurus pasti akan mendapatkan visitasi, uji petik dan memastikan apakah standarnya sesuai, pengolahannya sesuai. Nah, ini menjadi pertanyaan kenapa kok belum?” tanya dia.

Sebagai program andalan menyiapkan generasi emas 2045, lanjut Widarto, seharusnya SPPG memastikan terpenuhinya gizi MBG secara baik. Mekanisme tahapan SPPG harus dijalankan.

“Memang MBG ini menjadi naungan dari BGN, dan proses tata kelolanya akan turun minggu-minggu ini. Maka ini saja belum ada aturan yang jelas terkait tata kelolanya,” sebutnya.

Dan yang tak kalah penting terkait menu MBG yang disajikan, Widarto mengimbau agar penyajian menunya makanan yang mudah dikenali siswa. Sehingga meskipun menu harus bervariasi tetapi syarat makanan halal, dan syarat penuh gizi adalah utama.

“Menu memang harus bervariasi, tetapi tetap dengan standart gizi yang baik. Dicek gizinya, jangan latah dengan menyajikan makanan yang kami dengar kemarin seperti burger, spageti,” papar Widarto.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu sebelumnya, diduga ada pembagian makanan MBG basi di SD Bintoro 5, Kelurahan/Kecamatan Patrang. Pihak penyedia mengklarifikasi bahwa dugaan basi itu disebabkan aroma cuka yang dicampurkan pada sajian makanan saat itu. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

DPRD Kabupaten Sumenep Peringati Hari Parlemen 2026 dengan Jalan Sehat Politik

SUMENEP – DPRD Kabupaten Sumenep menggelar Jalan Sehat Politik dalam rangka Hari Parlemen 2026 di area Taman Bunga ...
KRONIK

Maskina, Seragam Partai, dan Bantuan Modal dari Said Abdullah

SUMENEP – Maskina, kader PDI Perjuangan asal Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, menerima ...
LEGISLATIF

Karhutla Meluas di Sejumlah Gunung Jatim, Sri Untari Dorong Penanganan Terpadu

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mendorong penguatan penanganan kebakaran hutan dan ...
BERITA TERKINI

Saifudin Zuhri Dorong Perwali Wajibkan Pertunjukan Seni Lokal di Sektor Pariwisata Batu

BATU – Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur Saifudin Zuhri mendorong Pemerintah Kota Batu menerbitkan Peraturan Wali ...
KRONIK

Ribuan Pelari Meriahkan Bangkalan Run, Bupati Lukman: Peluang Gerakkan Ekonomi Masyarakat

BANGKALAN – Ribuan pelari dari berbagai daerah memeriahkan Bangkalan Run 2026 yang digelar dalam rangka Hari Jadi ...
KRONIK

Apresiasi Penampilan Karya Siswa SR, Bupati Ipuk: Kami Bangga Menyaksikannya

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengaku bangga atas perkembangan siswa Sekolah Rakyat (SR) ...