DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Dampingi Masyarakat Ajukan Program Prakerja

 283 pembaca

MADIUN – Puluhan orang mendatangi kantor DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Selasa (27/9/2022) siang. Kedatangan massa tak lain untuk mengikuti sosialisasi prakerja sekaligus menyetorkan sejumlah persyaratan untuk menjadi penerima manfaat program prakerja.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Anton Kusumo mengatakan, langkah ini merupakan insisiatif dari DPC PDI Perjuangan Kota Madiun untuk membantu masyarakat dalam mengurus persyaratan mengikuti program prakerja.

Pasalnya, walau bisa dilakukan secara online, masih banyak masyarakat yang tidak tahu proses pendaftaran dan syarat-syarat supaya bisa menjadi peserta program prakerja.

Dalam hal ini, lanjut Anton, pihaknya bekerja sama dengan Yayasan Fitri Al Bashitu, yang merupakan satu-satunya lembaga resmi tunjukan pemerintah dalam program prakerja.

“Ini untuk seluruh masyarakat Kota Madiun. Jadi kita dampingi tentang bagaimana syarat-syaratnya, cara daftarnya, setelah lengkap nanti kita setorkan datanya ke lembaga Fitri Al Basitu,” terang Anton.

Dirinya juga menegaskan, jika nanti peserta menerima pencairan prakerja, pihak DPC PDI Perjuangan Kota Madiun tidak akan memotong sepeser pun nominal yang diterima penerima manfaat program tersebut.

Karena pendampingan ini murni sosial kepedulian terhadap masyarakat. “Kita pastikan tidak ada potongan apapun, karena ini murni kepedulian PDI Perjuangan kepada masyarakat,” tegas Anton.

Pendataan prakerja di DPC PDI Perjuangan Kota Madiun terbuka untuk siapa saja, semua elemen masyarakat.

Untuk diketahui, Syarat dan Ketentuan Kartu Prakerja Gelombang 44 ini antara lain, Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 18-64 tahun, Tidak sedang menempuh pendidikan formal.

Berikutnya, bukan merupakan anggota TNI/Polri/ASN, anggota DPR/DPRD, BUMN/BUMD, kepala dan perangkat desa dan sebagainya, serta bukan penerima bantuan sosial lainnya selama pandemi Covid-19. (ant/pr)