Sabtu
19 September 2026 | 10 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dorong Pembelajaran Tatap Muka, Barisan Juang Pacitan Ingatkan Prokes

pdip-jatim-maulana-fikri-pacitan-04

PACITAN – Aktivis Barisan Juang Maulana Fikri mengajak sesama kaum muda, khususnya kalangan milenial Pacitan, agar tak mengendorkan semangat belajar, meski saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

Kader muda Banteng Pacitan ini menegaskan, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap 2 Mei, adalah momentum kebangkitan pendidikan di Indonesia.

“Hardiknas mempunyai arti yang sangat dalam. Peran pendidikan itu sangatlah penting dan vital dalam proses pembentukan karakter, mental dan pola pikir generasi sekarang dan generasi yang akan datang,” kata Fikri, Senin (3/5/2021).

Dia menegaskan, pandemi Covid-19 ini mengimbas semua bidang kehidupan manusia, termasuk pendidikan. Sehingga, sampai sekarang proses belajar mengajar dilakukan secara daring untuk mencegah penyebaran virus yang melanda seluruh bumi ini.

Karena itu, tambah Fikri, agar kualitas pendidikan tidak makin merosot, kalangan muda tidak boleh mengendorkan semangat untuk belajar, di mana saja dan kapan saja.

“Ilmu juga banyak sumbernya, dari membaca hingga melihat konten edukasi, atau belajar langsung dari seseorang yang ahli dan berpengalaman di bidang tertentu. Semua bisa jadi media untuk menambah pengetahuan dan skill kita,” ujarnya.

Pandemi Covid memaksa pembelajaran sekolah dilaksanakan secara online. Ini membuat pendidikan sekolah menjadi kurang maksimal. Komunitas Barisan Juang mendorong pemerintah untuk mempercepat proses menuju pembelajaran tatap muka.

Secara pribadi, dirinya mendukung rencana pembelajaran tatap muka yang bakal dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Dia pun menitipkan pesan, agar prokes itu benar-benar dijalankan, bukan asal-asalan.

Misalnya, mematuhi jaga jarak, selalui cuci tangan dengan sabun yang sarananya harus tersedia di depan kelas, dan memakai masker dengan baik dan benar. Semua ini, tambah dia, harus dijalankan sampai pagebluk Covid-19 benar-benar dinyatakan hilang oleh pemerintah.

“Sudah kami sampaikan ke fraksi, agar nantinya wakil kita di legislatif bisa mendorong untuk mempercepat pembelajaran tatap muka dengan prokes ketat,” pungkas Maulana Fikri. (ard/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Rehabilitasi Sekolah, Bupati Lukman Tegaskan Hasil Harus Berkualitas dan Tepat Sasaran

BANGKALAN – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mempercepat pembenahan sarana dan prasarana pendidikan ...
KRONIK

Satu Pelukan, Satu Tuntutan: Warga Silo Meminta Yon TP Dibatalkan

JEMBER – Matahari mulai condong ke barat ketika seorang perempuan tua berhijab biru dan berbaju merah bermotif ...
EKSEKUTIF

Mangga Podang Lereng Wilis Raih Sertifikat IG, Pemkab Kediri Perkuat Peremajaan dan Kualitas

Pemkab Kediri memperkuat peremajaan dan edukasi petani untuk menjaga populasi serta kualitas mangga podang Lereng ...
KABAR CABANG

2 Bulan Sumur Warga Wonocolo Bojonegoro Mengering, Lasmiran Kirim Air Bersih

BOJONEGORO – Krisis air bersih melanda warga Desa Hargomulyo dan Wonocolo Kecamatan Kedewan, Bojonegoro. Kader PDI ...
LEGISLATIF

Darmadi Apresiasi Warung Kopi Perda, Buka Ruang Aspirasi Warga Lebih Dekat

MALANG – Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi mengapresiasi hadirnya Warung Kopi Perda sebagai ruang baru untuk ...
KRONIK

Konsolidasi Internal di Situbondo, Bahas Karhutla hingga Kekeringan

SITUBONDO – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang kerap terjadi di musim kemarau, ...