Senin
24 Agustus 2026 | 3 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dorong Aktivitas Pemuda, Wali Kota Surabaya Tiap Bulan Alokasikan Rp5 Juta per RW

pdip jatim 260118 ec

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5 juta per RW setiap bulan untuk mendorong peran aktif pemuda dalam menciptakan kegiatan positif dan meningkatkan kemampuan generasi muda di lingkungan masing-masing.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, dana tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pemuda di tingkat RW untuk membentuk berbagai kegiatan produktif yang mampu mengembangkan potensi anak-anak muda.

“Karena itulah tadi saya sampaikan, saya memberikan anggaran Rp5 juta per RW per bulan, maka saya berharap pemuda di RW itu bergerak bersama untuk membentuk suatu kegiatan-kegiatan yang bisa meningkatkan kemampuan anak-anak muda yang ada di RW itu,” ujar Eri Cahyadi, Sabtu (17/1/2026).

Dia menegaskan, pembangunan Kota Surabaya tidak lepas dari peran generasi muda sebagai pemilik masa depan kota. Menurutnya, anak muda memiliki kemampuan untuk menggerakkan perubahan dari lingkungan terkecil.

“Karena yang memiliki kota ini adalah anak muda-anak muda ini, saya yakin pasti bisa. Jadi tadi seperti yang disampaikan anak, aspirasi-aspirasi. Jadi ini, yang kita lakukan itu adalah pemerataan,” katanya.

Selain itu, Eri juga menekankan pentingnya kemandirian bagi warga yang telah berhasil mengembangkan usaha atau kegiatan produktif. Dia menyebut, bantuan pemerintah seharusnya bersifat sementara hingga masyarakat benar-benar mandiri.

“Kalau hari ini ada seseorang yang berhasil, maka orang ini jangan lagi mengharapkan bantuan terus dari Pemkot. Karena dia sudah berhasil, maka dia harus berganti. Carilah orderan itu dari tempat yang lainnya,” jelas wali kota yang juga Wakil Ketua DPD PDIP Jatim tersebut.

Menurut Eri, Pemkot Surabaya akan terus memberikan dukungan kepada calon-calon pelaku usaha atau komunitas baru hingga mereka mampu berdiri sendiri. Setelah itu, bantuan akan dialihkan kepada warga lain yang masih membutuhkan pendampingan.

“Tapi kita akan menghidupkan lagi calon-calon yang baru, yang kita masih membantu dengan pesannya ke dia. Sampai mereka itu mumpuni, kalau sudah mumpuni harus lepas,” pungkasnya.

Program ini diharapkan mampu menciptakan pemerataan kesempatan, memperkuat peran pemuda, serta menumbuhkan ekosistem kegiatan produktif di tingkat RW di seluruh wilayah Kota Surabaya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Dari Menak Sopal ke Kebaya Fatmawati, Yeni Membawa Cerita Trenggalek ke Panggung Nasional

TRENGGALEK – Ada nama Trenggalek yang kini ikut berjalan menuju panggung nasional. Nama itu bukan hanya tertulis di ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Hidup Sehat: Dari Olahraga Kita Bangun Kekuatan Bangsa

SURABAYA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak anak-anak muda membiasakan hidup sehat ...
KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...