Rabu
09 September 2026 | 4 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Doding Ajak Kader GMNI Peka terhadap Persoalan Sosial dan Berani Bela Wong Cilik

pdip jatim 260713 kaderisasin

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi mengajak kader GMNI memiliki kepekaan sosial, berani membela wong cilik, dan hadir di tengah masyarakat saat memberikan materi pada KTD GMNI 2026.

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mengajak kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) memiliki kepekaan terhadap persoalan sosial dan berani membela kepentingan wong cilik.

Menurutnya, karakter tersebut harus menjadi jati diri setiap kader dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.

Pesan itu disampaikan Doding saat menjadi pemateri pada Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) GMNI Trenggalek 2026 yang digelar di Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan, Minggu (12/7/2026).

Dalam kegiatan bertema Marhaenisme Sebagai Jalan Menghadapi Tantangan Zaman untuk Mencapai Sosialisme Indonesia itu, Doding menyampaikan materi mengenai konstelasi politik kontemporer.

Menurutnya, kader GMNI tidak hanya dituntut memahami dinamika politik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Kader GMNI harus berani dan peka dengan kondisi di masyarakat. Ketika ada persoalan yang menyangkut wong cilik, kader harus hadir dan berani bersuara untuk membela mereka,” ujarnya.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek 99menilai nilai-nilai Marhaenisme yang diajarkan Bung Karno tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa saat ini, terutama semangat kemandirian dan keberpihakan kepada rakyat kecil.

Menurutnya, jati diri seorang Marhaenis tercermin dari kemampuan mengandalkan potensi yang dimiliki serta tidak bergantung kepada pihak lain.

“Jati diri Marhaen adalah kemandirian. Mandiri dan tidak bergantung, tetapi mampu memanfaatkan apa yang ada di sekitar untuk kemajuan bersama,” katanya.

Ia mengapresiasi pelaksanaan KTD GMNI Trenggalek sebagai bagian dari proses pembentukan karakter kader sekaligus memperkuat pemahaman tentang demokrasi, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial.

Selain materi politik kontemporer, peserta kaderisasi juga memperoleh pembekalan mengenai ekonomi kreatif, kepemudaan, serta hakikat demokrasi sebagai bekal menjalankan peran organisasi maupun pengabdian di tengah masyarakat. (azz/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Serahkan Insentif Guru Rohani Lintas Agama, Bupati Ipuk: Bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter

BANYUWANGI – Ratusan guru rohani lintas agama menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pelaku Pembakaran Lahan untuk Sawit Segera Ditindak

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kemudian ...
LEGISLATIF

Jalan Gador-Pakis Rusak dan Lama Dikeluhkan, Doding Turun Langsung Cek Kondisi

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi turun langsung meninjau kondisi jalan rusak yang ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah membangun satu kepemimpinan dalam penanganan bencana yang ...
LEGISLATIF

Buleks: Air Keruh Jangan Dibebankan ke Konsumen, Sumber Masalah Harus Dibuka Transparan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Budi Leksono atau Buleks meminta Perumda Air Minum Surya Sembada ...
LEGISLATIF

Tolak Utang Rp786 Miliar, Fraksi PDI-P Jember Tinggalkan Paripurna KUA-PPAS 2027

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memilih tidak masuk ruang paripurna saat penandatanganan nota ...