Sabtu
18 April 2026 | 8 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Disambati Warga Bulak Masalah Banjir, Abdul Ghoni: Perlu Upaya Serius dari Kita

PDIP-Jatim-Abdul-Ghoni-13102022

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Abdul Ghoni Muhklas Ni’am, menggelar serap aspirasi di RT 04 RW 03 Kelurahan Bulak, Kecamatan Bulak, Rabu malam, (12/10/2022). Tampak hadir Ketua RW 05, Samuri, dan Ketua RW 03, Gatot, dan beberapa pengurus RT 01-08 RW 03.

Dalam kegiatan resesnya, politisi PDI Perjuangan tersebut mendapat keluhan masalah banjir yang sering terjadi di wilayah Bulak. Selain itu, juga penanganan banjir yang belum maksimal. Salah satu warga berharap adanya pembangunan infrastruktur di daerah tersebut. Pada saat musim hujan selalu menjadi langganan banjir.

Menyikapi hal tersebut, Abdul Ghoni Muhklas Ni’am, menyebut upaya mengatasi banjir memerlukan pembiayaan yang relatif besar. Karena itu, perlu melakukan upaya secara serius dengan melibatkan berbagai pihak termasuk masyarakat dan pihak swasta.

“Mitigasi banjir memerlukan upaya yang sungguh-sungguh dan terintegrasi,” ujarnya.

Ghoni menerangkan, mitigasi banjir dapat dilakukan dengan sejumlah cara. Salah satunya dengan pembangunan infrastruktur, seperti revitalisasi selokan maupun sungai, di samping upaya penerapan early warning system dan pengembangan soft skill masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana banjir.

Menurut anggota Komisi C DPRD Surabaya tersebut, pemerintah perlu menjalankan program edukasi secara sistemik sampai kepada aparat di tingkat terkecil, seperti RT/RW.  

“Harus diberi pemahaman sampai kepada RT, bahwa ketika terjadi hujan ekstrem itu bisa menyebabkan banjir. Artinya, pada kondisi hujan deras jangan sampai tertidur pulas, masyarakat harus waspada,” jelas Ghoni.

Edukasi semacam ini, lanjut Ghoni, memang memerlukan upaya yang besar, namun bisa jadi cukup efektif. Salah satunya menjadi bagian dari muatan lokal pendidikan usia dini di sekolah dan bahkan bagian dari budaya masyarakat. Seperti tradisi bersih desa atau kerja bhakti yang harus dilakukan secara periodik dan simultan.

“Semua ini tidak terlepas dari upaya kolektif masyarakat untuk bersama-sama mencegah bencana, melalui komunikasi dan upaya saling mengingatkan dari perangkat kelurahan dan masyarakat,” terangnya.

“Ini kadang kita abai karena bencana hanya sesaat, di antara 365 hari dalam setahun, hujannya hanya beberapa hari. Tapi edukasi benar-benar dibutuhkan, dan ini harus dilakukan secara kolektif oleh kelompok masyarakat. Tidak bisa masing-masing individu,” pungkasnya. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Megawati Tegaskan Pemikiran Bung Karno, Kader PDIP Harus Visioner dan Membumi

Megawati Soekarnoputri menegaskan pentingnya pemikiran Bung Karno bagi kader PDIP agar visioner, membumi, serta ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tempatkan ASN di Setiap RW, Perkuat Program Kampung Pancasila

Eri Cahyadi menempatkan ASN sebagai pendamping di setiap RW untuk memperkuat Program Kampung Pancasila 2026 dan ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Sumenep Ngonthel ke Kantor, Hosnan: Dukung Penghematan BBM

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengimbau seluruh anggotanya untuk menggunakan sepeda ontel saat ...
EKSEKUTIF

Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem, Bupati Yani Minta PMI Gresik Perkuat Kesiapsiagaan dan Libatkan Generasi Muda

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memperkuat ...
BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...
HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...