Senin
02 November 2026 | 3 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Disambati Warga Bulak Masalah Banjir, Abdul Ghoni: Perlu Upaya Serius dari Kita

PDIP-Jatim-Abdul-Ghoni-13102022

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Abdul Ghoni Muhklas Ni’am, menggelar serap aspirasi di RT 04 RW 03 Kelurahan Bulak, Kecamatan Bulak, Rabu malam, (12/10/2022). Tampak hadir Ketua RW 05, Samuri, dan Ketua RW 03, Gatot, dan beberapa pengurus RT 01-08 RW 03.

Dalam kegiatan resesnya, politisi PDI Perjuangan tersebut mendapat keluhan masalah banjir yang sering terjadi di wilayah Bulak. Selain itu, juga penanganan banjir yang belum maksimal. Salah satu warga berharap adanya pembangunan infrastruktur di daerah tersebut. Pada saat musim hujan selalu menjadi langganan banjir.

Menyikapi hal tersebut, Abdul Ghoni Muhklas Ni’am, menyebut upaya mengatasi banjir memerlukan pembiayaan yang relatif besar. Karena itu, perlu melakukan upaya secara serius dengan melibatkan berbagai pihak termasuk masyarakat dan pihak swasta.

“Mitigasi banjir memerlukan upaya yang sungguh-sungguh dan terintegrasi,” ujarnya.

Ghoni menerangkan, mitigasi banjir dapat dilakukan dengan sejumlah cara. Salah satunya dengan pembangunan infrastruktur, seperti revitalisasi selokan maupun sungai, di samping upaya penerapan early warning system dan pengembangan soft skill masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana banjir.

Menurut anggota Komisi C DPRD Surabaya tersebut, pemerintah perlu menjalankan program edukasi secara sistemik sampai kepada aparat di tingkat terkecil, seperti RT/RW.  

“Harus diberi pemahaman sampai kepada RT, bahwa ketika terjadi hujan ekstrem itu bisa menyebabkan banjir. Artinya, pada kondisi hujan deras jangan sampai tertidur pulas, masyarakat harus waspada,” jelas Ghoni.

Edukasi semacam ini, lanjut Ghoni, memang memerlukan upaya yang besar, namun bisa jadi cukup efektif. Salah satunya menjadi bagian dari muatan lokal pendidikan usia dini di sekolah dan bahkan bagian dari budaya masyarakat. Seperti tradisi bersih desa atau kerja bhakti yang harus dilakukan secara periodik dan simultan.

“Semua ini tidak terlepas dari upaya kolektif masyarakat untuk bersama-sama mencegah bencana, melalui komunikasi dan upaya saling mengingatkan dari perangkat kelurahan dan masyarakat,” terangnya.

“Ini kadang kita abai karena bencana hanya sesaat, di antara 365 hari dalam setahun, hujannya hanya beberapa hari. Tapi edukasi benar-benar dibutuhkan, dan ini harus dilakukan secara kolektif oleh kelompok masyarakat. Tidak bisa masing-masing individu,” pungkasnya. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Gagas Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Sinden Blitar Raya

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menggagas pembentukan koperasi bagi anggota ...
KRONIK

Bangkalan Sabet Tiga Penghargaan Wilwatikta Awards, Bupati Lukman: Ada Kerja Keras Petani

SURABAYA – Kabupaten Bangkalan meraih tiga kategori penghargaan dalam ajang Jawapos.com Wilwatikta Awards 2026. ...
KRONIK

Bupati Fauzi Buka Turnamen Voli Pantai Trans Group, Dorong Regenerasi Atlet

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, membuka Turnamen Voli Pantai Trans Group di kawasan Pantai ...
SEMENTARA ITU...

Suroboyo Wani di Tugu Pahlawan, Menghidupkan Kembali Api Perjuangan Arek-Arek Surabaya

SEBUAH permainan bola berlangsung riang di kawasan Tugu Pahlawan, Surabaya. Seorang pemuda bernama Soegiharto ...
LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...