Sabtu
02 Mei 2026 | 1 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dikunjungi Jokowi, Desa Ini Punya Pendapatan Rp 50 M Setahun dari Dana Desa

pdip-jatim-jokowi-desa-kutuh-bali

BADUNG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pembangunan lapangan sepak bola dan paralayang di Desa Kutuh, Kuta Selatan Kabupaten Badung yang memanfaatkan Dana Desa, Jumat (17/5/2019).

Jokowi menilai Desa Kutuh merupakan salah satu desa yang sangat berhasil memanfaatkan Dana Desa untuk kesejahteraan masyarakatnya, dengan berkonsentrasi di sport tourism. Yakni dengan jalan menyewakan lapangan bola untuk latihan, dan kompetisi internasional.

Juga ada paralayang yang juga setahun bisa menghasilkan Rp800 juta. Sehingga untuk desa sendiri memiliki pendapatan Rp50 miliar per tahun.

“Coba bayangkan. Ini yang bagaimana Dana Desa itu bisa men-trigger ekonomi yang ada di wilayah sehingga masyarakat betul-betul merasakan manfaatnya,” kata Jokowo.

Menurutnya, model yang dilakukan Desa Kutuh bisa di-copy di tempat-tempat lain yang memiliki kemiripan, entah di Sumatra, entah di Jawa, bisa menjadi sebuah model keberhasilan sebuah manajemen pengelolaan Dana Desa untuk kemanfaatan masyarakat.

Sebelum berkunjung ke Desa Kutuh, Jokowi meninjau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, di Kabupaten Lombok Tengah, NTB, yang akan menjadi lokasi MotoGP 2021 dengan konsep Street Race Sirkuit.

Jokowi menilai progres perkembangan dari Mandalika yang akan menjadi lokasi MotoGP 2021 dengan konsep Street Race Sirkuit sejauh ini sudah bagus. Sesuai laporan Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), menurut Jokowi, untuk hotelnya sudah ada tujuh yang sewa, dan tiga yang bangun.

“Ini kan sebuah perkembangan yang sangat bagus. Dan fasilitas di sini juga sudah mulai dibangun tadi. Coba dilihat toiletnya, toilet umumnya dilihat nanti seperti apa,” katanya.

Sejak awal pembangunan KEK Mandalika khususnya yang terkait dengan lokasi penyelenggaraan MotoGP 2021 dilakukan dengan menggunakan standar yang tinggi. Sehingga, kata Jokowi, jangan sampai kawasan yang sudah sangat indah dan bagus pemberian Allah ini menjadi tidak baik karena salah manajemen dari awal.

Dia berharap fasilitas yang berkaitan dengan  MotoGP 2021 itu juga segera dikerjakan. Saat ini, sebutnya, airport sudah, jalan sudah, penetapan lokasi sudah, penloknya sudah.

Sehingga diharapkan konstruksi paling lambat Januari 2020. Dengan demikian, sambung Presiden, 2020 semua fasilitas yang diinginkan oleh MotoGP itu betul-betul sudah siap.

“Sehingga mereka yakin dan kita harapkan kita di 2021 betul-betul bisa melihat bersama-sama MotoGP diselenggarakan di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Sumenep Gelar Konsolidasi bersama PAC untuk Perkuat Basis

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Pimpinan Anak Cabang ...
KRONIK

May Day 2026, Armuji Berbaur dengan Buruh, Tegaskan Komitmen Kesejahteraan Pekerja

SURABAYA – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di depan Kantor Gubernur Jawa Timur berlangsung ...
KRONIK

May Day di DPRD Jatim, Yordan Tegaskan Tuntutan Buruh Akan Diteruskan ke Pusat

Aksi May Day di DPRD Jatim, Yordan Batara-Goa pastikan tuntutan buruh soal outsourcing, upah, dan PHK diteruskan ke ...
KRONIK

Ini, Kunci Sukses Bupati Ipuk Dorong Anak Muda Banyuwangi Berkreasi di Pertanian

BANYUWANGI – Sejak menjabat sebagai Bupati Banyuwangi, salah satu program prioritas Ipuk Fiestiandani adalah sektor ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tekankan Rekrutmen Sekolah Rakyat Harus Tepat Sasaran, Prioritaskan Warga Kurang Mampu

Mas Dhito tekankan rekrutmen Sekolah Rakyat Kediri harus tepat sasaran bagi desil 1 dan 2, progres pembangunan ...
LEGISLATIF

May Day Produktif, Doding Ajak Buruh Tanam Pohon Perkuat Lingkungan dan Ketahanan Pangan di Trenggalek

Doding Rahmadi ajak buruh tanam pohon saat May Day di Trenggalek, dorong ketahanan pangan dan lingkungan ...