Rabu
13 Mei 2026 | 5 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Diduga Terkait Judol, Puan Minta Cek Ulang Data 571 Ribu Penerima Bansos

pdip-jatim-250712-PM

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani merasa miris terkait temuan ratusan ribu penerima manfaat bantuan sosial (bansos) diduga terlibat judi online alias judol. Puan minta pemerintah segera melakukan penelusuran dan validasi menyeluruh atas data tersebut.

Diketahui, Sebanyak 571 ribu penerima bansos diduga terlibat transaksi judol dengan total nilai mencapai Rp 957 miliar. Dugaan itu muncul setelah Kemensos menyandingkan 28,4 juta NIK penerima bansos dengan data 9,7 juta pemain judol dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Puan menekankan bahwa langkah hati-hati sangat penting agar masyarakat yang rentan tidak menjadi korban ganda, baik dari sisi penyalahgunaan data maupun potensi pemutusan bantuan sosial secara tidak adil.

“Temuan ini harus ditindaklanjuti dengan hati-hati dan ditelusuri secara tuntas. Validasi data sangat penting agar jangan sampai masyarakat rentan yang seharusnya dilindungi justru menjadi korban dua kali. Datanya disalahgunakan, lalu bantuan sosialnya dihentikan,” kata Puan kepada wartawan Rabu lalu, dikutip Sabtu (12/7/2025).

Sebab, Kemensos belum bisa memastikan apakah para penerima bansos tersebut memang benar-benar bermain judi secara sadar atau identitas mereka disalahgunakan.

Karena itu, Puan mengingatkan agar data dari PPATK tidak serta merta dijadikan dasar pengambilan keputusan untuk menghentikan bantuan sosial.

“Dalam kasus judol, banyak modus yang melibatkan jual beli rekening dan penyalahgunaan identitas, termasuk NIK penerima bantuan,” jelasnya.

Menurut Puan, lemahnya perlindungan data pribadi juga menjadi sorotan penting dalam kasus ini. Jika benar NIK penerima bansos bisa digunakan pihak lain untuk berjudi online, maka sistem keamanan data negara harus dibenahi secara serius.

“Kalau NIK bisa dipakai orang lain untuk transaksi judi online, berarti sistem perlindungan data kita masih kurang. Ini harus dibenahi. Perlindungan data pribadi adalah bagian dari perlindungan hak warga negara,” tegas Ketua DPP PDI Perjuangan ini.

Puan juga mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme penyaluran bansos, termasuk ketepatan sasaran dan validitas data penerimanya. Dia menegaskan bahwa bansos harus benar-benar menyentuh mereka yang berhak.

“Bansos itu untuk mereka yang benar-benar membutuhkan. Kalau malah dipakai untuk praktik ilegal, apalagi judi online, itu jelas menyimpang dari tujuan utamanya. Maka proses verifikasi betul-betul harus ketat agar tepat sasaran,” paparnya.

Dia juga menekankan pentingnya penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang menyalahgunakan data penerima bansos. Pemerintah diminta tegas agar masyarakat yang tak bersalah tidak dirugikan.

Lebih lanjut, Puan menyerukan pentingnya pemberantasan judi online secara menyeluruh, tidak hanya sebatas pemblokiran situs.

Dia menekankan perlunya kerja lintas sektor untuk membongkar jaringan judol, termasuk alur dana, rekening palsu, hingga praktik jual beli data pribadi.

“Ini bukan sekadar soal moral, tapi juga menyangkut keamanan ekonomi rumah tangga, ancaman terhadap data pribadi, dan rusaknya tatanan sosial. Pemerintah harus kerja lintas sektor untuk benar-benar memberantas judi online,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pedagang Pasar Mangu Kerap Kirim Video Atap Bocor ke Dinas, Yang Datang Anggota Dewan

MAGETAN – Keluhan pedagang Pasar Mangu Takeran atas kerusakan fasilitas kerap disampaikan kepada pihak pengelola ...
EKSEKUTIF

Rijanto Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi Jelang Perayaan Waisak di Blitar

Rijanto menegaskan komitmen menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama jelang perayaan Waisak di Kabupaten ...
KRONIK

Program Banyuwangi Hijau Layani 23.410 Rumah Tangga, Kelola Sampah Secara Sirkular

BANYUWANGI – Program Banyuwangi Hijau yang mengelola sampah secara sirkular terus mendapatkan animo positif dari ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Inisiasi “Sekolah Sampah”, Dorong Warga Surabaya Mulai Pilah Sampah dari Rumah

Eri Irawan menginisiasi “Sekolah Sampah” untuk mendorong warga Surabaya memilah dan mengelola sampah dari rumah. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Pemimpin Bukan Dinilai dari Penghargaan, Tapi Dampaknya bagi Rakyat

Eri Cahyadi menegaskan pemimpin sejati tidak diukur dari penghargaan, tetapi dampaknya terhadap kesejahteraan ...
KRONIK

Sensus Ekonomi 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Memberikan Data yang Benar dan Jujur

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh Badan ...