Sabtu
26 September 2026 | 7 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Diana Sasa: Tangkap Mafia Minyak Goreng, Kembalikan Harga Semula

IMG-20220318-WA0030_copy_1200x676

MAGETAN – Dua hari setelah pemerintah mencabut subsidi minyak goreng kemasan premium yang dipatok Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 14 ribu, Anggota DPRD Jawa Timur, Diana AV Sasa blusukan ke Pasar Sayur Magetan, Jumat (18/3/2022).

Diana Sasa melihat langsung stok minyak goreng di pasar tradisional terbesar di Magetan. Dari pantauan Diana Sasa, minyak goreng yang sempat beberapa waktu lalu langka di pasaran, sekarang mudah dijumpai. Namun diikuti dengan harga yang melejit tinggi. Harga ecerannya berkisar 24-25 ribu per liter untuk berbagai merek.

Namun, harga minyak goreng kemasan itu dianggap terlalu mahal bagi pembeli dan penjual. Sebelum ada kelangkaan harga minyak goreng kemasan dijual sekitar Rp 18 ribu.

“Baru dua hari ini kami bisa dapat stock minyak goreng, Bu. Sebelumnya susah sekali. Ini pun dapat harga satu karton Rp 282 ribu. Dijualnya Rp 24 ribu atau 25 ribu. Jarang yang mau beli, Bu,” kata Ratna, pemilik salah satu kios.

Warga mengaku tak bisa membeli karena harga mahal, sedang penjual tak bisa kulak karena tak punya modal.

“Harga segitu terlalu mahal bagi kami Bu. Lebih baik kami tidak menggoreng, ganti direbus atau dikukus saja masakannya,” aku salah seorang pembeli yang berbincang dengan Sasa di pasar sayur.

Keluhan lain disampaikan para pedagang makanan yang bergantung pada minyak gorang. Diana menjumpai seorang pedagang ayam goreng dan mendapat keluhan serupa.

“Kami pedagang kecil sangat terpukul dengan harga minyak goreng yang dua kali lipat harga lama, Bu. Ini sekarang kami mengurangi tingkat kekeringan ayam agar hemat minyak, ya mau bagaimana lagi. Tolonglah turunkan harga minyak goreng agar kami bisa jualan lancar,” pintanya.

Diana Sasa mendesak pemerintah untuk menstabilkan harga minyak goreng karena dengan harga dilempar mengikuti pasar seperti sekarang, berat bagi semua.

“Saya rasa masyarakat sudah tahu masalahnya apa. Mereka mengikuti informasi di internet dan televisi. Kita tak bisa menyelesaikan soal ini di kabupaten atau provinsi karena masalahnya ada di hulu. Saya meminta pemerintah memperhatikan hal ini karena minyak goreng termasuk kebutuhan pokok. Dan, saat ini sedang dikeluhkan rakyat,” katanya.

Diana Sasa berharap harga minyak goreng bisa kembali seperti semula. “Tangkap mafianya, kembalikan hak-hak rakyat,” tegasnya.

Diana Sasa khawatir harga akan terus naik menjelang puasa dan lebaran.

“Kasihan rakyat. Pak Jokowi, ayo segera doing something, jangan lama-lama,” pungkasnya.

Dari pasar, Diana Sasa menyempatkan melihat ketersediaan minyak goreng di pusat grosir CV Kuat Terus di Sukowinangun, Magetan. Di tempat kulak minyak goreng ini tersedia tak kurang dari seribu dus minyak goreng berbagai merek dengan harga grosir sekitar Rp 23.500/liter. (dav/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

MILANGKORI

Malam Ketika Para Penari Tayub Diwisuda, Merawat Warisan Leluhur Trenggalek

ALUNAN gamelan terdengar mengalun di tengah keheningan malam. Irama musik tradisional itu berpadu dengan gerak ...
OLAHRAGA

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Putaran Nasional Piala Soeratin

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk ...
KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...