Selasa
21 April 2026 | 11 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Diana Sasa: Tangkap Mafia Minyak Goreng, Kembalikan Harga Semula

IMG-20220318-WA0030_copy_1200x676

MAGETAN – Dua hari setelah pemerintah mencabut subsidi minyak goreng kemasan premium yang dipatok Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 14 ribu, Anggota DPRD Jawa Timur, Diana AV Sasa blusukan ke Pasar Sayur Magetan, Jumat (18/3/2022).

Diana Sasa melihat langsung stok minyak goreng di pasar tradisional terbesar di Magetan. Dari pantauan Diana Sasa, minyak goreng yang sempat beberapa waktu lalu langka di pasaran, sekarang mudah dijumpai. Namun diikuti dengan harga yang melejit tinggi. Harga ecerannya berkisar 24-25 ribu per liter untuk berbagai merek.

Namun, harga minyak goreng kemasan itu dianggap terlalu mahal bagi pembeli dan penjual. Sebelum ada kelangkaan harga minyak goreng kemasan dijual sekitar Rp 18 ribu.

“Baru dua hari ini kami bisa dapat stock minyak goreng, Bu. Sebelumnya susah sekali. Ini pun dapat harga satu karton Rp 282 ribu. Dijualnya Rp 24 ribu atau 25 ribu. Jarang yang mau beli, Bu,” kata Ratna, pemilik salah satu kios.

Warga mengaku tak bisa membeli karena harga mahal, sedang penjual tak bisa kulak karena tak punya modal.

“Harga segitu terlalu mahal bagi kami Bu. Lebih baik kami tidak menggoreng, ganti direbus atau dikukus saja masakannya,” aku salah seorang pembeli yang berbincang dengan Sasa di pasar sayur.

Keluhan lain disampaikan para pedagang makanan yang bergantung pada minyak gorang. Diana menjumpai seorang pedagang ayam goreng dan mendapat keluhan serupa.

“Kami pedagang kecil sangat terpukul dengan harga minyak goreng yang dua kali lipat harga lama, Bu. Ini sekarang kami mengurangi tingkat kekeringan ayam agar hemat minyak, ya mau bagaimana lagi. Tolonglah turunkan harga minyak goreng agar kami bisa jualan lancar,” pintanya.

Diana Sasa mendesak pemerintah untuk menstabilkan harga minyak goreng karena dengan harga dilempar mengikuti pasar seperti sekarang, berat bagi semua.

“Saya rasa masyarakat sudah tahu masalahnya apa. Mereka mengikuti informasi di internet dan televisi. Kita tak bisa menyelesaikan soal ini di kabupaten atau provinsi karena masalahnya ada di hulu. Saya meminta pemerintah memperhatikan hal ini karena minyak goreng termasuk kebutuhan pokok. Dan, saat ini sedang dikeluhkan rakyat,” katanya.

Diana Sasa berharap harga minyak goreng bisa kembali seperti semula. “Tangkap mafianya, kembalikan hak-hak rakyat,” tegasnya.

Diana Sasa khawatir harga akan terus naik menjelang puasa dan lebaran.

“Kasihan rakyat. Pak Jokowi, ayo segera doing something, jangan lama-lama,” pungkasnya.

Dari pasar, Diana Sasa menyempatkan melihat ketersediaan minyak goreng di pusat grosir CV Kuat Terus di Sukowinangun, Magetan. Di tempat kulak minyak goreng ini tersedia tak kurang dari seribu dus minyak goreng berbagai merek dengan harga grosir sekitar Rp 23.500/liter. (dav/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

PEREMPUAN

Puan Maharani: Perempuan Indonesia Harus Ikut Rancang Ruang Pengambilan Keputusan

Puan Maharani menegaskan perempuan harus ikut merancang ruang pengambilan keputusan agar perspektif perempuan hadir ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Madiun Gembleng Kader Muda di Sekolah Politik, Siapkan Mesin 2029

PDIP Kabupaten Madiun akan menggembleng kader muda melalui sekolah politik sebagai strategi menghadapi Pemilu 2029 ...
KRONIK

Indi Naidha Tekankan Akses Kerja dan Beasiswa bagi Disabilitas Jember 

Indi Naidha menegaskan pemerintah wajib memberdayakan penyandang disabilitas dan mendorong implementasi Perda ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Salurkan Bantuan Alsintan untuk Petani Jombang

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, menyerahkan bantuan alat dan ...
KRONIK

Industri Makin Banyak, Ini Strategi Pemkab Ngawi Agar Tenaga Kerja Lokal Terserap Maksimal

NGAWI – Pertumbuhan industri di Kabupaten Ngawi terus menunjukkan tren positif. Hingga saat ini, tercatat sudah ada ...
KRONIK

Deni Wicaksono Tekankan Restrukturisasi PDIP Kabupaten Madiun, Siapkan Mesin Politik 2029

Deni Wicaksono menegaskan Musancab PDIP se- Kabupaten Madiun sebagai bagian restrukturisasi organisasi untuk ...