Senin
31 Agustus 2026 | 12 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Wisata Batas Kampung, Adi Sutarwijono Babarkan Nilai Gotong Royong

pdip-jatim-220806-as-4-pilar-inkur-1

SURABAYA – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengangkat nilai-nilai gotong royong dalam acara sosialisasi 4 pilar kebangsaan yang digelar anggota DPR/MPR RI Indah Kurnia.

Sosialisasi berlangsung di kawasan Wisata Batas Kampung (WBK), eks-pedukuhan Sumberan, Kelurahan Balas Klumprik, Kecamatan Wiyung, Sabtu (6/8/2022).

Acara tersebut dihadiri Indah Kurnia, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya Siti Maryam, Ketua PAC PDI Perjuangan Wiyung Kinaryo, dan jajaran pengurus PDI Perjuangan, serta masyarakat umum.

“Gotong royong adalah jiwa yang hidup di masyarakat kita, yang tumbuh dan berakar selama ratusan tahun,” kata Adi Sutarwijono.

Ketua DPRD Kota Surabaya ini menyebutkan, gotong royong senantiasa hidup di tengah peradaban masyarakat negeri ini. Tak hanya di pedesaan, namun juga berkembang dan maju di perkotaan, seperti Kota Pahlawan.

“Hari-hari ini, warga kampung-kampung di Surabaya tengah sibuk mempersiapkan dan menyambut datangnya Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, tanggal 17 Agustus. Kampung dan gapura dirias dan dipercantik. Juga digelar lomba-lomba,” ujarnya.

“Itu semua diselenggarakan warga masyarakat, dengan kerja sama satu sama lain. Memperkuat gotong royong, penuh keguyuban warga,” sambung dia.

Dengan gotong royong pula, tambah Awi, sapaan akrabnya, masyarakat menjunjung tinggi nilai-nilai dan spirit Bhineka Tunggal Ika, sehingga masyarakat dapat hidup berdampingan dengan rukun.

“Terima kasih Ibu Indah Kurnia, anggota DPR RI dari PDI Perjuangan Dapil Surabaya-Sidoarjo, yang senantiasa menaruh perhatian terhadap pemberdayaan warga masyarakat. Terutama di bidang pemberdayaan ekonomi,” ucapnya.

Sementara itu, Indah Kurnia menekankan pentingnya kerja sama, gotong royong, antar berbagai kelompok masyarakat untuk kembali menggairahkan geliat ekonomi setelah 2 tahun didera pagebluk Covid-19.

“Lahirnya kawasan wisata batas kampung atau WBK, yang kini ramai dikunjungi warga, adalah salah satu hasil prakarsa masyarakat yang bisa saling bekerja sama,” jelas Indah.

Sedang Siti Maryam mengisahkan, adanya kawasan WBK berawal dari keyakinan warga untuk menyulap kawasan yang tertutup menjadi destinasi wisata. “Salah satunya berkat sentuhan tangan Ibu Indah Kurnia,” ungkap Maryam. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Apresiasi Kerja Bakti Nasional LDII, Bupati Fauzi: Rawat Semangat Gotong Royong

SUMENEP – Sebanyak 200 orang turun ke lapangan untuk membersihkan area pasar dan makam di Desa Paberasan, Kecamatan ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Boyolangu Tergetkan Menang Tebal pada Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...
KABAR CABANG

140 Pelajar Bubutan Terima PIP, PDIP Ingatkan Bantuan Bukan untuk Kepentingan Orang Tua

SURABAYA — Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang diterima pelajar harus benar-benar digunakan untuk kebutuhan ...
KRONIK

Di Balik Ramainya Muktamar NU, Ada Kisah Jedar dan Robert yang Dapat Pertolongan di Posko Baguna

JOMBANG — Di tengah padatnya aktivitas Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum ...
KRONIK

Banyuwangi Shrimp Fiesta, Upaya Bupati Ipuk Kampanyekan Potensi Udang

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi memiliki beragam potensi perikanan yang terus dikembangkan. Salah satunya ...
KRONIK

Agung Priyanto Soroti Persoalan Desil, Minta PAC dan Ranting Aktif Dampingi Warga

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti persoalan data desil ...