Jumat
28 Agustus 2026 | 5 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Surabaya, Jokowi-Ma’ruf meroket, PDIP Memimpin

pdip-jatim-jokowi-maruf-surat-suara

SURABAYA – Lembaga Survei Proximity Indonesia menyatakan, capres pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul di Surabaya.

Dari hasil survei Pilpres 2019, elektabilitas pasangan nomor urut 01 itu mencapai 63 persen. Sedangkan  pasangan Prabowo-Sandi hanya mendapat 16 persen.

“Untuk Pilpres di Surabaya Jokowi-Maruf masih sangat mendominasi sampai 63 persen. Sedangkan Prabowo-Sandi 16 persen dan sisanya adalah swing voters,” kata Direktur Proximity Indonesia Whima Edy Nugroho,  di Jalan Bangka, Surabaya, Kamis (24/1/2019).

Menurut Whima, keunggulan paslon no 01 itu dikarenakan tiga faktor yakni dari figur dan kinerja Jokowi, basis pemilih PDIP, dan ke-NU-an dari cawapresnya.

“Pemilih Surabaya ini kan pemilih-pemilih cerdas. Saya melihatnya mereka memilih karena alasan-alasan rasional sehingga suara untuk Jokowi sangat luar biasa dibandingkan dengan Prabowo-Sandi,” jelas Whima.

Sedangkan untuk swing voter, lanjut dia, dari hasil survei diketahui ada 20 persen. Meski begitu, jikalau semua swing voter ini masuk ke kubu Prabowo-Sandi masih belum bisa mengungguli Jokowi-Maruf.

“Umpamanya suara itu (swing voter) masuk ke Prabowo-Sandi, itu berarti Jokowi masih tetap dominan dengan perhitungan 63 persen berbanding 37 persen,” terangnya.

Proximity Indonesia juga merilis hasil penelitian terkait elektabilitas partai politik untuk Pileg 2019 untuk Kursi DPR RI. Berdasarkan survei itu, PDI Perjuangan meroket di posisi pertama.

“Posisi pertama ada PDI Perjuangan dengan perolehan 45.9 persen. Disusul PKB dengan 17.1 persen. Lalu Golkar dengan 8.5 persen. Sedangkan Gerindra 7.5 persen,” ujar Whima.

Beberapa partai lain, jelas Whima, mendapatkan perolehan yang kurang begitu bagus di penelitian yang dilakukan bersama tim ini. “Demokrat misalnya, hanya mendapatkan 3 persen saja,” jelasnya.

“Lalu PPP 1.2 persen, Perindo 1.1 persen, PKS serta Nasdem berimbang di 1 persen, PAN 0.7 persen, PSI 0.3 persen, Hanura 0.2 persen. Undecided voters yang ada 12.5 persen,” beber Whima.

Survei Proximity Indonesia ini menggunakan 800 responden dengan margin error 3.46 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei ini dilakukan di 31 Kecamatan dan 80 Kelurahan di Kota Surabaya selama kurun waktu 11-20 Januari 2019. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode face to face interview serta menggunakan metode sampling multistage random sampling. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Abidin Fikri Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Bingkisan untuk Takmir Masjid di Bojonegoro

BOJONEGORO – Momentum Jumat Berkah dimanfaatkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. ...
KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Ingin Purna PMI Tak Kembali Jadi Pencari Kerja, tapi Penggerak Ekonomi Daerah

Bupati Malang HM Sanusi ingin purna PMI tak kembali menjadi pencari kerja, tetapi mampu memanfaatkan modal dan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Perubahan Kota Madiun, Bansos Turun hingga BTT Melonjak

MADIUN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah perubahan komposisi anggaran dalam Raperda ...
KRONIK

Soroti Anggaran Pemeliharaan Aplikasi Rp310 Juta, Alfan PDIP Jember: Belum Sebanding Kualitas Layanan

JEMBER – Anggaran pemeliharaan aset tidak berwujud dan aplikasi layanan masyarakat sebesar Rp310,3 juta di Dinas ...
KRONIK

Soroti 903 KK Minta Update Data, Agung Priyanto: Jangan Sampai Rakyat Kehilangan Hak Gara-Gara Desil

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti penggunaan desil ...