Kamis
15 Oktober 2026 | 1 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Ponpes Al Baghdadi, Jokowi Tegaskan Pentingnya Nurani dalam Berpolitik

pdip-jatim-jokowi-al-baghdadi-karawang

KARAWANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dan Haul Syekh Abdul Qodir Al Jailani, di Pondok Pesantren Al Baghdadi, Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (19/1/2019).

Sekitar pukul 22.15 WIB, Presiden tiba di Ponpes Al Baghdadi setelah menempuh perjalanan darat dari Garut. Kedatangan Kepala Negara disambut langsung oleh Abah Kiai Haji Junaedi Al Baghdadi.

Di hadapan ribuan orang yang hadir, Presiden mengingatkan tentang kebesaran bangsa Indonesia. Saat ini Indonesia memiliki lebih dari 260 juta jiwa yang hidup tersebar di 17 ribu pulau, 514 kabupaten dan kota, dan 34 provinsi.

“Dan pada kesempatan yang baik ini Saya ingin mengingatkan pada kita semuanya, menyadarkan pada kita semuanya bahwa bangsa ini adalah bangsa besar, Indonesia adalah negara besar, negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara besar,” tuturnya.

Kepala Negara menambahkan, bangsa Indonesia juga dianugerahi oleh Allah berupa keragaman dan kemajemukan, mulai dari suku bangsa, agama, adat, tradisi, hingga bahasa daerah.

“Beda-beda semuanya, sudah menjadi sunatullah, sudah menjadi hukum Allah kalau memang bangsa Indonesia ini berbeda-beda,” lanjutnya.

Oleh sebab itu, Presiden mengajak seluruh hadirin untuk terus menjaga, merawat, dan memelihara persatuan, persaudaraan, dan kerukunan bangsa. Ia tidak ingin jika perbedaan-perbedaan itu justru menjadikan bangsa Indonesia tidak seperti saudara.

“Saya kadang-kadang sedih kalau mendengar (perselisihan). Ini biasanya dimulai gara-gara biasanya ini dari pilihan bupati, urusan politik, dimulai dari pilihan wali kota, dimulai dari pilihan gubernur, dimulai dari urusan pilihan presiden,” ungkapnya.

Terkait pilihan politik, Presiden mengingatkan agar masyarakat menggunakan hati nurani dan pikiran yang jernih dalam menentukan pilihan.

“Kalau ada pilihan bupati, dilihat ada A, B, C, ya dilihat saja pengalaman punya enggak, prestasinya ada enggak, rekam jejaknya ada enggak, programnya bagus enggak, idenya bagus enggak, gagasan-gagasannya bagus enggak. Dilihat itu saja,” ujarnya.

Usai memberikan sambutan, Presiden kemudian turun dari panggung untuk menyapa jemaah yang hadir. Sambil berjalan meninggalkan Ponpes Al Baghdadi, Presiden tampak bersalaman dengan para jemaah. (setkab)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Anak Muda Magetan Didorong Tanggap Bencana, Manfaatkan Medsos hingga Turun Lapangan

MAGETAN – Generasi Z (Gen Z) dan kaum muda memiliki posisi strategis untuk menjadi motor penggerak sekaligus ...
EKSEKUTIF

Rijanto Sidak Dua Proyek Strategis Blitar, Pastikan Jalan dan Jembatan Tepat Sasaran

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto turun langsung meninjau rencana perbaikan jalan di Dusun Kepek, Desa Ngeni, ...
KRONIK

Gelar GAS NIKAH di Yayasan Taufiqus Sibyan, Hj. Ansari Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, mengingatkan masyarakat agar mencatatkan pernikahan ...
KOLOM

Pendidikan Karakter dan Cinta Tanah Air : Catatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya

Oleh Susy Cecilia Agustina S.* IBARAT pohon, cinta tanah air tidak tiba-tiba tumbuh, tapi perlu disemai, dipupuk, ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Dorong Anak Muda Trenggalek Jadi Entrepreneur dan Buka Lapangan Kerja

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mendorong generasi muda menjadi entrepreneur yang mampu ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Lindungi Warga Terdampak Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat perlindungan masyarakat yang terdampak kebakaran ...