Minggu
01 November 2026 | 5 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Ngawi, Pelantikan Pejabat Pemkab Digelar di Luar Pendopo Kabupaten, Mengapa?

pdip-jatim-eksekutif-060122-ngawi

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono melantik ratusan pejabat pemkab. Kali ini pelantikan tidak dilakukan di pendopo kabupaten seperti jamaknya. Tapi di sebuah tempat riset pengembangan pertanian dan agrowisata.

Adalah Agro Tecno Park (ATP), tempat dimana pelantikan dilaksanakan. Berlokasi di Desa dan Kecamatan Ngrambe, ATP sempat digunakan sebagai rumah sakit lapangan pasien Covid-19 pada saat puncak persebaran virus pertengahan tahun lalu.

Dipilihnya tempat ini bukan tanpa alasan. Ada pesan kuat yang tersirat. Yakni terkait pertanian dan pentingnya turun ke bawah atau blusukan bagi seorang pejabat.  

Bupati Ony Anwar Harsono meminta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terlantik agar support pada bidang pertanian. Mengingat, skala prioritas pembangunan Pemkab Ngawi adalah bidang pertanian.

“Setelah mandatori, kebutuhan pelayanan dasar sudah tercukupi dengan baik, kemudian pilihannya adalah pertanian,” katanya.

Dukungan untuk bidang pertanian lantaran jumlah penduduk di Ngawi mayoritas bekerja sebagai petani, buruh tani, dan pengusaha di bidang pertanian. Keseluruhan mencapai 70 persen lebih dari total penduduk.

Di sisi lain, pihaknya juga mendorong agar petani Ngawi bisa mandiri dalam pengelolaan pertanian. Seperti halnya petani mampu membuat pupuk secara mandiri, bibit pertanian, dan mengembangkan konsep pertanian yang ramah lingkungan.

Secara tidak langsung, pendapatan petani akan meningkat saat biaya produksi pertanian bisa ditekan serendah mungkin.

“Diharapkan ATP ini bisa menjadi wahana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat kemandirian pertanian ramah lingkungan,” ujarnya.

Bupati dari PDI Perjuangan itu juga meminta agar pejabat lebih sering turun ke bawah untuk melihat secara langsung permasalahan yang ada di masyarakat.

“Kepala OPD untuk lebih sering turun ke bawah,” kata Bupati Ony, Kamis (6/1/2022) terkait pelantikan itu.

Bupati Ony juga menilai, kepala OPD yang tidak pernah turun ke bawah, bukan sebagai kepala OPD yang sejati.

“Kedudukan kepala OPD tidak hanya semi politis. Kedudukan kepala OPD itu sudah politis. Karena sudah diangkat sebagai pimpinan. Yang notabene sebagai amanat untuk mensejahterakan masyarakat,” ungkapnya.

Pada pelantikan Rabu (5/1) kemarin, Bupati Ony Anwar Harsono mengambil sumpah dan janji jabatan 230 pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...