Selasa
15 September 2026 | 5 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Momen Mengenang Kudatuli, Para Pejuang Promeg Jatim Berbagi Kisah dan Harapan

pdip-jatim-250727-kudatuli-promeg-jatim-3

SURABAYA — Suasana haru dan semangat juang menyatu dalam acara mengenang peristiwa Kudatuli (Kerusuhan 27 Juli 1996), yang digelar oleh Promeg (Pro Megawati) Jawa Timur di Surabaya, Minggu (27/7/2025).

Dalam forum diskusi bertajuk “Merawat Api Perjuangan”, para pejuang lama yang pernah berada di garis depan perjuangan membela eksistensi PDI di masa-masa penuh tekanan, berbagi kisah perjuangan, semangat gotong royong, dan harapan kepada generasi penerus.

Acara ini tidak hanya menjadi ruang nostalgia, tapi juga menjadi wadah transfer nilai perjuangan dan ideologi partai kepada kader-kader muda.

Baca juga: Kenang Kudatuli, Promeg Jatim Gelar FGD “Merawat Api Perjuangan”

Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan Pusat PDI Perjuangan, Andi Widjajanto, menegaskan pentingnya momen ini sebagai ruang belajar bagi generasi muda. Dia hadir untuk menyerap langsung narasi-narasi dari para pelaku sejarah.

“Saya hadir di sini untuk menyerap apa yang disampaikan para pejuang Promeg, utamanya di Jawa Timur. Saya melihat satu hal — mereka masih guyub, masih memiliki pandangan dan perspektif yang jernih tentang pentingnya menjaga ideologi dan mengawal demokrasi di Indonesia sejak 1996. Mereka juga memiliki kepercayaan penuh kepada Ibu Megawati Soekarnoputri untuk terus melanjutkan perjuangan,” ungkap Andi, Minggu (27/07/2025).

Dia juga menekankan bahwa seiring waktu, generasi politik bergeser. Kelompok generasi muda, termasuk Gen Z dan generasi Alfa, kini tidak lagi memiliki kedekatan langsung dengan peristiwa Kudatuli dan perjuangan Promeg.

“Alih generasi politik semakin ke bawah menuju Gen Z dan Alfa. Banyak dari mereka tidak lagi secara langsung menjadi pelaku atau mengetahui titik kritis sejarah partai. Maka dari itu, forum seperti ini sangat penting,” tambahnya.

Andi memandang para senior Promeg sebagai pelaku sejarah yang dapat memberi bekal politik yang berbeda — tidak hanya teknokratis, tetapi sarat akan idealisme dan pengorbanan.

Sementara itu, pejuang Promeg, Saleh Mukadar, menyerukan pentingnya gotong royong dan penegakan prinsip demokrasi.

“Kita harus bergotong royong bersama untuk membuat pemilu kita sehat dan kembali menegakkan prinsip demokrasi,” tegas Saleh.

Sementara itu, pejuang Promeg lain, Timbul, mengajak seluruh kader untuk terus mempersiapkan generasi muda agar tetap memiliki semangat dan idealisme seperti para pendahulunya.

“Ayo kita harus menggodok dan membuat generasi muda kita tetap mendukung pergerakan ini. Yang penting terbaik untuk PDI Perjuangan. Proses idealisme dan kristalisasi ini muncul karena kecintaan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Nurahmad, pejuang Promeg yang juga turut menjadi bagian dari perjuangan mempertahankan eksistensi partai di masa Orde Baru, menekankan pentingnya mendokumentasikan sejarah.

“Saya berharap betul sejarah partai ini ditulis dan dibukukan sehingga seluruh generasi kita memahami bahwa partai ini didirikan dari perjuangan, pengorbanan, darah dan air mata,” harap dia. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Komunikasi Lintas Kelompok Penting untuk Jaga Kerukunan Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya komunikasi dengan berbagai kelompok keagamaan untuk menjaga ...
EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...
KRONIK

Amin Thohari Kembali Salurkan Air Bersih, Kini 2 Desa di Kedungadem

BOJONEGORO– Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, kembali menyalurkan bantuan air ...
LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...