Selasa
28 Juli 2026 | 3 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Kampung Besek Trenggalek, Atikoh Disambut Teriakan “Bu Presiden, Bu Presiden”

pdip-jatim-231218-atikoh-kampung-besek-1

TRENGGALEK – Mengawali rangkaian safari politik di Kabupaten Trenggalek, Siti Atikoh istri Capres Ganjar Pranowo menyapa para perajin besek (kemasan tradisional berbahan bambu) di Desa Winong, Kecamatan Tugu, Senin (18/12/2023).

Kehadiran Atikoh disambut meriah oleh 300-an perajin yang mayoriyas kaum perempuan atau mak-mak warga setempat.

Sembari berebut salam dengan Atikoh, teriakan “Bu Presiden, Bu Presiden”, terdengar lantang bersahutan di Kampung Besek tersebut.

Di sore itu, Atikoh yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Trenggalek Novita Hardini, ikut menganyam besek bersama warga. Atikoh juga menyerap kebutuhan perajin di sana.

Satu di antaranya, Ibu Nani. Dia menyampaikan, bahwa salah satu kendala yang mereka hadapi adalah saat musim penghujan tiba, karena bahan besek rawan terkena jamur.

Selain itu, proses pemasaran yang masih konvensional, juga menjadi problem tersendiri.

“Sebenarnya kendalanya tidak seberapa besar, tapi kalau itu terselesaikan, pasti usaha kami semakin berkembang,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Atikoh dengan begitu ramah mengapresiasi Nani dan perajin lainnya.

Baginya, sosok perempuan ibu rumah tangga yang tanggap dalam mencari tambahan nafkah keluarga, merupakan hal yang luar biasa.

“Panjenengan semua di sini betul luar biasa. Inilah wujud nyata dari pemberdayaan ekonomi rakyat yang sangat luar biasa. Mak-mak tidak hanya tinggal diam, tetapi berkarya dan menghasilkan rejeki tambahan untuk keluarga,” sebut Atikoh.

Alumnus Universitas Gadjah Mada Yogyakarta itu juga membumikan program unggulan pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo – Mahfud MD.

Antara lain KTP Sakti (Satu Kartu Terpadu Indonesia), yang bisa menjadi satu kartu untuk semua kebutuhan masyarakat.

“Melalui KTP Sakti, semua implementasi kebijakan kita tidak mungkin salah sasaran, karena satu kartu dapat dipergunakan untuk semua kebutuhan. Juga program wajib belajar 12 tahun, serta satu keluarga satu sarjana,” jelasnya.

Sementara itu, Novita Hardini menerangkan, keberhasilan dari perajin besek di Trenggalek ini, salah satunya ialah penurunan drastis angka TKI ke luar negeri.

“Kalau dulu, sumber penghasilan TKI terbesar itu dari Trenggalek. Tapi sekarang tidak lagi, karena perempuan di sini sudah kreatif berkarya untuk diri mereka,” beber istri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin tersebut. (yol/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

DPC Tuban Gelar Renungan Kuda Tuli, Tegaskan jaga Demokrasi

TUBAN– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menggelar renungan dan peringatan Peristiwa 27 Juli 1996 atau Kudatuli di ...
KABAR CABANG

Refleksi Kudatuli, PDI Perjuangan Sumenep Kobarkan Semangat Juang Bela Wong Cilik

SUMENEP – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep memperingati Refleksi 30 Tahun Peristiwa ...
EKSEKUTIF

Model Perlindungan Anak PMI Gresik Diapresiasi Nasional, Bupati Yani Terima Penghargaan Kepala Daerah Inspiratif

GRESIK – Model perlindungan anak pekerja migran Indonesia (PMI) yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Gresik ...
KABAR CABANG

Gelar Dialog Publik Bersama Organisasi Kepemudaan, DPC Tulungagung Beber Peristiwa dan Sejarah Kudatuli

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar dialog publik bersama ...
KRONIK

Djarot Saiful Hidayat Ungkap Makna Filosofis Mendalam di Balik Monumen Kudatuli

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Djarot Saiful Hidayat memaparkan makna filosofis mendalam di balik ...
HEADLINE

Megawati: Monumen Kudatuli Simbol Kesabaran Revolusioner yang Lahir dari Keyakinan dan Keberanian

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli bertepatan 30 tahun peristiwa 27 Juli ...