Kamis
24 September 2026 | 5 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Di Balik Kopi yang Pahit Itu Tersembunyi Kekuatan Ekonomi Luar Biasa”

pdip-jatim-220117-dialog-kopi-5

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya mendorong Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, serta Menteri Kehutanan dan LH Siti Nurbaya bersinergi mengatasi pandemi dengan menggeliatkan perekonomian rakyat, termasuk melalui kopi.

Untuk itulah, tiga menteri pemerintahan Presiden Jokowi-KH Ma’ruf Amin tersebut diundang sebagai pembicara webinar “Dialog Kopi Tanah Air”, yang digelar DPP PDI Perjuangan di Gedung Sekolah Partai, di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (17/1/2022).

“Agar Pak Erick, kemudian Pak Teten, dan Ibu Siti Nurbaya ini dapat bersama-sama mengatasi pandemi dengan cara mendorong perekonomian rakyat termasuk melalui kopi. Di mana dengan kopi ini menunjukkan nasionalisme dari Indonesia, karena kebutuhan kopi dunia itu sekarang dari Indonesia ternyata daya leveragenya luar bisa,” kata Hasto.

Baca juga: Sayur Lodeh Jadi Sajian Makan Siang Saat PDI Perjuangan Menjamu 3 Menteri

“Kalau pemerintahan Presiden Jokowi mampu membuat legacy di tengah pandemi, mendorong pergerakan ekonomi rakyat, ini merupakan hal yang baik bukan hanya bagi rakyat Indonesia, tetapi juga bagi PDI Perjuangan,” imbuhnya.

Sebagai partai politik pendukung Jokowi-KH Ma’ruf, pihaknya punya tanggung jawab mengawal pemerintahan. Dia mengharapkan dialog tiga menteri ini bersama dengan pelaku UMKM dan petani bisa menghasilkan formulasi untuk meningkatkan sektor kopi dari hulu hingga hilir.

Hasto mengatakan, HUT PDI Perjuangan tahun ini dirayakan dengan tema ‘Bangunlah Jiwa dan Badannya untuk Indonesia Raya’. Terkait itu, PDI Perjuangan akan menggelar festival kopi pada 11-13 Maret 2022.

“Akan diadakan Festival Kopi Tanah Air selama tiga hari dan nanti kita rasakan bahwa di balik kopi yang pahit itu tersembunyi kekuatan ekonomi yang luar biasa,” ujar Hasto.

Selain tiga menteri, hadir juga sebagai pembicara yakni aktivis komunitas kopi, dan pelaku usaha hulu dan hilir kopi seperti Eko Purnomosidi dari Sunda Hejo; Tri Yono dari Koperasi Baroqah Kerinci; Irvan Helmi dari Anomali Coffee; dan Abubakar Dicky sebagai Co-Founder Kopi Kalyan,

Hasto hadir didampingi Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat dan Mindo Sianipar, serta Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Turun Langsung ke Rubaru, Ketua TP PKK Sumenep Tekankan Pencegahan Stunting

SUMENEP – Upaya percepatan penurunan angka tengkes (stunting) di Kabupaten Sumenep terus digencarkan melalui ...
KRONIK

Pimpin Rakor Stunting, Bupati Lukman: Data Harus Selaras dengan Kondisi Faktual Lapangan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan bahwa keberhasilan penanganan stunting membutuhkan data yang ...
KRONIK

Pasar Banyuwangi mulai Diserahterimakan, Bupati Ipuk Turun Tangan Dengar Keluhan Pedagang

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengecek penyerahterimaan lapak untuk pedagang di Pasar ...
BERITA TERKINI

Sri Untari Dorong Lintas Sektor Cegah Kenakalan Remaja, Guru BK Disiapkan Wadah Aman

MALANG — Pencegahan kenakalan remaja dinilai tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Anggota Komisi E DPRD Jawa ...
BERITA TERKINI

557.868 Ton Pupuk Bersubsidi Belum Tersalur, Renny Dorong Pengawasan dengan Lima Ukuran

SURABAYA — Sebanyak 557.868,9 ton atau 26,36 persen pupuk bersubsidi dari total alokasi 2.115.951 ton di Jawa Timur ...
LEGISLATIF

Eddy Paripurna Desak Bongkar Aktor di Balik Peredaran 1.048 Ton Udang Impor

SURABAYA — Peredaran 1.048 ton udang impor yang diduga tidak sesuai peruntukan di sejumlah wilayah Jawa Timur ...