Sabtu
10 Oktober 2026 | 3 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dewan Minta Pemkot Surabaya Siapkan Anggaran Pengungkit Ekonomi Warga

pdip-jatim-adi-sutarw

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono minta pemerintah kota mengalokasikan anggaran untuk menciptakan lapangan kerja di masyarakat. Lapangan kerja dari pemerintah diyakini dapat membantu mengangkat perekonomian masyarakat lapisan bawah yang terdampak pagebluk virus Corona (Covid-19).

Menurut Adi, lapangan kerja ini dapat menyerap tenaga-tenaga kerja dari warga setempat.

“Prinsipnya, kita ingin, ada alokasi anggaran dari APBD yang berputar di Surabaya dan menggerakkan ekonomi masyarakat. Ada multiplayer effect. Untuk mengungkit ekonomi lapisan bawah, para pedagang kecil, toko kelontong, pekerja harian, pelaku UMKM, dan sebagainya,” kata Adi Sutarwijono, kemarin.

Salah satu aspek yang mesti ditangani Pemkot Surabaya, sebut Adi, yakni melambannya kegiatan ekonomi. Kondisi tersebut memicu terjadnya PHK karyawan, serta menyebabkan pekerja harian tidak punya penghasilan.

Saat ini, lanjut Adi, pemerintah pusat telah memberi payung hukum bagi kepala daerah untuk melakukan penggeseran dan perubahan kegiatan-kegiatan. APBD dapat dialokasikan untuk penciptaan lapangan kerja bagi warga terdampak Covid-19.

“Maka, APBD juga menjadi instrumen untuk menciptakan jaring-jaring pengaman sosial, salah satunya menciptakan lapangan kerja. Tentu dengan memperhatikan kemampuan keuangan Pemkot Surabaya,” ujarnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan ini bakal menyuarakan usulan tersebut dalam rapat dengar pendapat, antara Badan Anggaran DPRD Kota Surabaya dengan Tim Anggaran Pemkot Surabaya. “Usulan itu, pasti saya sampaikan ke Pemkot Surabaya,” tandas Adi.

Dia menambahkan, APBD dapat disalurkan untuk pemberdayaan UMKM. Dalam kondisi pandemi Covid-19, UMKM dapat dikerahkan dalam produksi APD, masker, hingga makanan.

“Itu hanya contoh ya. Pemkot Surabaya bisa mendesain kebijakan, yang secara kreatif memutar uang APBD, agar bermanfaat bagi penyerapan kerja masyarakat di Surabaya,” imbuhnya

Di sisi lain, pihaknya memahami keterbatasan dana kas Pemkot Surabaya, apalagi banyak hal yang harus dikerjakan dalam penanganan Covid-19. Ditambah lagi pendapatkan daerah dari pajak dan retribusi jumlahnya turun.

“Proyeksi atas pendapatan pasti turun. Dari pajak dan retribusi, turun. Pemkot Surabaya yang bisa menerangkan estimasi di saat pandemi Covid-19,” kata mantan wartawan ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

UMKM

Kisah Busono Membangun Kemandirian Petani Tembakau Senori

TUBAN — Kiprah kader partai politik tidak melulu soal adu gagasan di panggung kekuasaan. Di sudut Kabupaten Tuban, ...
KRONIK

Said Abdullah Dukung Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani di Malang untuk Pendidikan Karakter

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mendukung pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan ...
LEGISLATIF

Tinjau Talud Penahan Banjir Sungai Temon, Doding Rahmadi Targetkan Rampung Akhir Desember

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi meninjau progres pembangunan talud penahan banjir di ...
KRONIK

Konsolidasi di Kabupaten Malang, Said Abdullah Ingatkan Kader Jaga Amanah Rakyat

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mengingatkan pentingnya membangun paradigma baru ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kedekatan Partai dengan Rakyat Harus Hadir Setiap Hari, Bukan Hanya Saat Pemilu

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah menegaskan kedekatan partai politik dengan rakyat ...
KRONIK

Luncurkan Teman Lansia, Bupati Ipuk Pastikan Warga Senior Rentan Tak Luput dari Layanan

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus memperkuat perhatian kepada warga lanjut usia (lansia), ...