SURABAYA – Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono mengatakan, hasil dari acara RedTalks: Suara Muda untuk Jatim Keren, menjadi masukan yang sangat berharga bagi partainya.
“Ide-ide baru, ide kreatif, masukan, kritik dan saran dan semuanya ini ke depan akan kita rumuskan. Ini menjadi langkah-langkah strategis kami di PDI Perjuangan Jawa Timur,” kata Deni Wicaksono, di lokasi acara RedTalks, Dyandra Convention Center, Surabaya, Sabtu (22/11/2025)
Berbagai masukan dan usulan yang muncul dari kegiatan tersebut diharapkan mampu membantu PDI Perjuangan menyusun berbagai langkah strategis dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat di Jawa Timur.
Baca juga: PDI Perjuangan Bisa Menang di Pemilu 2029, Ini Kekuatan Social Capital-nya
“Ini menjadi masukan bagi kami ke depan bagaimana menyusun langkah-langkah strategis, kemudian melihat kondisi dan perkembangan zaman, perubahan-perubahan yang terjadi, sehingga arah pergerakan, arah perjuangan PDI Perjuangan Jawa Timur khususnya, bisa lebih baik dan bisa kemudian diterima dan lebih bermanfaat bagi masyarakat Jawa Timur,” ujarnya.
“Khususnya karena kami dalam waktu dekat akan menggelar konferensi daerah (konferda). Restrukturisasi organisasi pasca Kongres PDI Perjuangan itu konferda, lalu konfercab,” sambung politisi yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim itu.
Partainya juga membuka ruang seluas-luasnya kepada anak-anak muda baik generasi milenial ataupun Gen Z yang ingin bergabung dengan PDI Perjuangan. Sehingga generasi muda bisa memberi masukan secara langsung terkait harapannya terhadap partai politik.
“Jadi ya kita ketahui bahwa ke depan Gen Z dan milenialnya sudah lebih dari 50 persen dan ide-idenya kemudian masukan-masukannya dapat kami dengarkan,” ungkap dia.
“Kami PDI Perjuangan Jawa Timur ataupun di kabupaten kota membuka ruang seluas-luasnya kepada anak-anak muda untuk bergabung dengan PDI Perjuangan. Ini bukti kami selalu memberikan ruang dan kesempatan kepada anak-anak muda bergabung, untuk kemudian bergerak, berjuang bersama, sehingga suara-suara anak muda ini bisa kemudian lebih baik dan lebih didengar ketika mereka berada di dalam,” tambahnya.
Sementara itu, Pemimpin Redaksi Tribun Jatim Network, Tri Mulyono, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wadah yang diinisiasi PDI Perjuangan untuk dapat menyerap aspirasi, masukan, dan kritik secara terbuka kepada partai politik.
“Ini bukan agenda politik. Ini adalah tradisi baru yang diinisiasi teman-teman DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, dan teman-teman media untuk membuat ruang menyerap aspirasi, menerima masukan, saran kritik, bahkan roasting kalau perlu terhadap partai politik,” terang Tri Mulyono
Dia menjelaskan bahwa dengan berbagai pendapat yang muncul pada kegiatan tersebut dapat menjadi pegangan PDI Perjuangan dalam menentukan arah kebijakan ke depannya.
“Untuk menjadi pegangan teman-teman partai politik terutama DPD PDI Perjuangan Jatim untuk menentukan arah kebijakan dalam beberapa tahun ke depan. Kami meyakini PDI Perjuangan punya potensi dan sumber daya besar untuk mempengaruhi kebijakan di Jawa Timur,” jelasnya.
Menurutnya PDI Perjuangan memiliki modal politik yang bagus dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Dimana dalam pemilu 2024 mendapatkan 3.735.000 lebih suara dan memiliki 21 anggota DPRD Jatim, serta 308 anggota DPRD yang tersebar di 38 kota kabupaten di Jawa Timur, dan 14 di antaranya adalah ketua DPRD kota dan kabupaten.
PDI Perjuangan juga memenangkan 21 pilkada serentak 2024 yang 16 di antaranya adalah kader-kader terbaik PDI Perjuangan. 5 Kepala daerah lainnya juga diusung PDI Perjuangan.
“Artinya 55% lebih kepala daerah di Jatim ini berasal dari PDI Perjuangan. Ini potensi yang luar biasa untuk mengubah kebijakan dan kita harapkan masukan hari ini menjadi pegangan untuk mengubah kebijakan di Jawa Timur menjadi lebih baik,” harapnya.
Dia juga menjelaskan bahwa kegiatan RedTalks merupakan bukti sinergi kuat antara partai politik dengan media yang diharapkan mampu membawa perubahan yang lebih baik di Jawa Timur.
“Saat ini kebetulan kami yang menyelenggarakan acara ini, Tribun Jatim Network, Harian Surya, dan Kompas Gramedia. Tetapi hasil diskusi ini akan ditayangkan puluhan media mainstream, baik di Jawa Timur maupun di nasional. Sehingga semangat kita untuk menjadi perubahan yang lebih baik di Jawa Timur, kita harapkan,” pungkasnya. (gio/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










