Sabtu
14 Februari 2026 | 5 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Demi Surabaya, Risma Rela Disebut Megawati seperti Preman

pdip jatim - mega-risma2010

pdip jatim - mega-risma2010SURABAYA – Calon Wali Kota Surabaya, Jawa Timur, Tri Rismaharini mengaku pernah disebut Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri seperti preman. Calon wali kota incumbent inipun menanggapi sebutan yang dilontarkan putri Bung Karno (Soekarno) itu dengan senyuman.

Hal ini diungkap Risma saat berpidato di hadapan ratusan relawan PDI Perjuangan dari Kecamatan Tegalsari dan Gubeng, di acara pembekalan saksi pilkada, di Gedung Wanita, Jalan Kalibokor, Surabaya, Selasa (20/10/2015) malam.

“Dulu waktu saya ketemu Bu Mega, Bu Mega bilang: mbak, mbak, sampeyan (Anda) itu perempuan kok kayak preman? Saya pun ketawa, dan menjawab: Ya biar to bu, asalkan demi semua warga Surabaya,” kata Risma di tengah pidatonya.

Gaya preman ala Risma seperti yang dikatakan Megawati, karena Presiden ke-5 RI tersebut menilai Risma tegas dan berani mengambil keputusan, dalam menyikapi persoalan-persoalan di Kota Surabaya selama lima tahun memimpin.

“Saya ingin sampaikan, kita sudah sepakat seperti lagu mars PDI Perjuangan yang selalu kita nyanyikan. Kita sepakat memberantas kemiskinan. Yang perlu kita lakukan adalah komitmen kita bersama untuk membangun Surabaya lebih baik lagi ke depan,” ajak Risma.

Sementara Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana saat berpidato terus memompa semangat para kadernya yang disiapkan menjadi saksi di Pilkada Surabaya, 9 Desember mendatang.

“Meski Pilkada kurang 50 hari, tapi saya merasa Pilkada sudah lewat. Suasana kemenangan ini sudah saya rasakan. Saya haqul yakin, kita akan menang. Kita akan membuktikan Risma-Whisnu akan menang,” ucap Whisnu, yang juga calon wakil wali kota mendampingi Risma.

Dan untuk membuktikan keyakinannya itu, politisi yang didapuk anak muda Surabaya sebagai ‘Bapak e Arek Suroboyo’ ini kembali mengingatkan para relawannya untuk tidak lengah.

“Saudara-saudara adalah saksi yang menjadi ujung tombak kemenangan kita. Saksi di TPS adalah ujung tombaknya. Kemenangan itu, ujungnya di pundak panjenengan (Anda) semua,” kata pria yang akrab disapa Mas Inu ini.

‎Dia juga mengingatkan para kader PDIP untuk ‘mengantongi’ dulu masalah internal partai. “Beberapa kali saat Pilkada, kita sering kehilangan saksi. Alasannya macem-macem. Ada yang terkait masalah teknis, struktur dan macem-macem.”

Dia melanjutkan, “Dan saat menghadapi Pemilu, genderang perang ditabuh, tinggalkan dulu masalah internal. Masalah rumah tangga kita tinggalkan dulu, dan akan kita selesaikan setelah Pilkada.

Kita harus memiliki semangat maju di medan tempur dan lupakan masalah. Kemenangan akan kita raih, kemenangan ini adalah milik kita bersama. Surabaya harus menjadi barometer politik nasional,” tegas Whisnu. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Saat Banyak Usaha Tumbang, Sofi Justru Menemukan Peluang di Kandang Sapi

BONDOWOSO – Di saat banyak usaha terpukul pandemi Covid-19 pada 2020, Sofi Indriasari justru menemukan jalan baru ...
LEGISLATIF

Aspirasi Gen-Z Mencuat dalam Reses DPRD Jatim, Program Pelatihan Gratis Disiapkan

SURABAYA – Kebutuhan ruang pengembangan diri bagi generasi muda atau Gen-Z menjadi salah satu aspirasi utama yang ...
KRONIK

Jaga Stabilitas Harga Bapok Jelang Ramadan, Bupati Lukman Gelar Pangan Murah

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok ...
EKSEKUTIF

Setiap Selasa dan Jumat Kerja Bakti, Ini Langkah Baru Pemkab Blitar

BLITAR – Upaya membangun budaya hidup bersih dan tertib lingkungan mulai diperkuat di Kabupaten Blitar. Pemerintah ...
KRONIK

Gerakan Jumat Naik Angkutan Umum, Bupati Ipuk Pilih Becak Listrik ke Kantor

BANYUWANGI – Gerakan menggunakan transportasi umum dan ojek online tiap Jumat konsisten dilakukan karyawan di ...
KRONIK

Jelang Ramadan, Bupati Fauzi Pantau Harga dan Stok Sembako di Pasar Anom

SUMENEP – Menyambut bulan suci Ramadan, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, turun ke Pasar Anom memantau ...