Kamis
17 September 2026 | 12 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dekat dengan Masyarakat dan Kiai NU, Mahfud Bertekad Jadikan Bangkalan Basis PDI Perjuangan

PDIP-Jatim-Mahfud-Sag-24052021

BANGKALAN– Pasca Musancab Serentak PDI Perjuangan Bangkalan, Wakabid Kehormatan Partai DPC PDI Perjuangan Bangkalan, Mahfud meyakini partainya akan menang di pemilu 2024. Tidak hanya kemenangan, Mahfud juga bertekad untuk menjadikan Bangkalan sebagai basis PDI Perjuangan.

“Bagi kami, tahun 2024 Bangkalan akan menjadi basis. Kami bertekad tahun 2024, minimal kami meraih 10 kursi DPRD Kabupaten Bangkalan,” ujar Mahfud, Senin (24/5/2021).

Menurut Mahfud, di tahun 2024 PDI Perjuangan Bangkalan akan menikmati hasil perjuangan selama dua periode sebelumnya. Seperti diketahui, PDI Perjuangan Bangkalan memiliki tren bagus. Tahun 2009 mendapatkan 2 kursi, tahun 2014 mendapatkan 7 kursi, dan 2019 mendapatkan 8 kursi.

“Di Bangkalan, PDI Perjuangan punya potensi untuk semakin besar. Itu tidak terlepas dari gerak dan konsolidasi para pengurus, baik melalui Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bangkalan maupun saya sendiri di Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim. Setiap ada kegiatan, kami selalu bergerak bersama untuk menyapa dan mendengarkan aspirasi masyarakat,” jelas Mahfud.

Anggota komisi C DPRD Jatim itu juga menegaskan, konsistensi PDI Perjuangan Bangkalan untuk senantiasa bergandeng tangan dengan NU menjadi kata kunci dalam  mengembangkan dan membesarkan PDI Perjuangan Bangkalan.

“Sejak dulu, PDI Perjuangan Bangkalan berkomitmen untuk selalu memerhatikan dan memperjuangkan aspirasi NU. Saat ini, kami memperjuangkan pembangunan kantor-kantor MWC NU di Bangkalan. Tentunya melalui program Pemprov ,” urai Mahfud.

Sejauh ini, tambah Mahfud, sudah ada 10 kantor MWC NU di Bangkalan yang sudah dibangun dan ditempati, dan tahun ini, dua MWC NU lagi proses pengajuan pembangunan. Beberapa kantor MWC NU yang sudah dibangun atas perjuangan Mahfud di Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim antara lain, MWC NU Geger, MWC NU Kokop, MWC NU Modung, MWC NU Kwanyar, MWC NU Blega, MWC NU Galis, dan MWC NU Klampis. Sementara MWC NU Konang, MWC NU Sepulu, MWC NU Labang masih dalam proses pengajuan.

“Para masayikh, para kiai datang pada kami, meminta kami untuk berupaya pembangunan kantor MWC NU di situ. Sejauh ini, kami selalu takdim, selalu manut pada arahan dan aspirasi para kiai NU,” tegas Mahfud.

Selain kedekatan dengan para kiai NU, Mahfud juga mengingatkan bahwa para kader dan pengurus PDI Perjuangan Bangkalan banyak diisi alumni pesantren dan aktivis organisasi yang berada di bawah naungan NU.

“Seperti saya, sampai hari ini menjabat Bendahara PC GP Ansor Bangkalan. Saya tegaskan, jika ada isu yang mengatakan PDI Perjuangan tidak disukai masyarakat Madura, itu bohong. Hanya permainan isu yang tidak berkualitas. Buktinya, kami di Bangkalan menjadi pemenang kedua,” pungkas Mahfud. (set)      

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Tantri Bararoh Pimpin PA GMNI Kabupaten Malang, Komitmen Kawal Nasib Kaum Marhaen  

MALANG – Tantri Bararoh resmi memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional ...
KRONIK

Kawal Kasus Rudapaksa Disabilitas, Hj. Ansari PDIP Desak Pemulihan Mental Total bagi Korban

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Tulungagung Soroti Tingginya Silpa dan Perjuangkan Kelayakan Gaji PPPK

TULUNGAGUNG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung menyoroti tingginya SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan ...
SEMENTARA ITU...

Kediri Bidik Emas Senam Porprov 2027, Atlet Dibina Sejak Usia SD

KEDIRI — Kabupaten Kediri mulai mematangkan target prestasi cabang olahraga senam untuk menghadapi Porprov Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Dorong Perda Pesantren dan Madin Mulai Berlaku Maksimal 2027

TRENGGALEK – Peraturan daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pesantren dan Madrasah Nonformal atau Madrasah ...
EKSEKUTIF

Terbukti Pungli Retribusi Sampah, Dua PPPK Paruh Waktu DLH Surabaya Diberhentikan

SURABAYA — Pemkot Surabaya memberhentikan dua pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu ...