Minggu
15 Maret 2026 | 11 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Daripada Studi Banding ke Luar Negeri, Lebih Baik ke Surabaya

pdip-jatim-e-project-surabaya

pdip-jatim-e-project-surabayaJAKARTA – Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan, jika ingin menyerap informasi tentang tata kelola birokrasi atau penganggaran yang baik, kepala daerah atau pimpinan DPRD tak perlu studi banding ke luar negeri.

Tjahjo mengimbau mereka cukup studi banding di Pemerintah Kota Surabaya. “Daripada studi banding ke luar negeri, lebih baik ke daerah yang ada manfaatnya. Sebab konsep Surabaya ini menarik dikaji,” ujar Tjahjo, dalam diskusi elektronic planning di Gedung Kemendagri, Kamis (21/7/2016).

Surabaya, sebut Tjahjo, dinilai berhasil memberikan manfaat ke masyarakat melalui manuver kebijakannya. Hal inilah yang harus dipahami seluruh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

“Lagipula, studi banding ke sesama pemerintah daerah yang terbukti memiliki tata kelola birokrasi atau penganggaran yang baik, tidak berbiaya tinggi ketimbang studi banding ke luar negeri,” katanya.

Mantan Sekjen PDI Perjuangan ini menambahkan, dengan biaya rendah, juga meminimalisasi praktik korupsi bagi pejabat pemerintah daerah.

Diskusi tersebut juga dihadiri Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, Kepala BPKP Ardan Adiperdana, serta sejumlah wali kota.

Dalam sambutannya, Tjahjo juga mengatakan, bahwa perencanaan pembangunan daerah saat ini harus mengikuti prinsip keterbukaan, satu caranya melalui E-Planning.

Melalui E-Planning, jelas dia, penggunaan dana, perencanaan pembangunan dan bagaimana harus menyusun perda ini harus dipahami dan semuanya itu harus bersifat terbuka dan dapat diakses oleh publik secara baik.

Tjahjo menjelaskan bahwa terdapat beberapa area yang rawan untuk dikorupsi. Yakni perencanaan anggaran, retribusi pajak daerah, dan juga bantuan sosial serta dana hibah.

“E-Planning nanti diharapkan dapat meminimalisir adanya tindak pidana korupsi di daerah-daerah ini,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Tri Rismaharini sempat memaparkan tentang keberhasilan yang sudah diraih daerahnya dalam menerapkan perencanaan pembangunan berbasis teknologi.

“Saya sudah menerapkan ini dan masyarakat merasa terbantu karena sangat memudahkan mereka dalam beberapa kegiatan di masyarakat,” ungkapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kanang: Pemimpin Harus Paham Manajemen Prioritas

MAGETAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Budi Sulistyono atau yang akrab disapa Kanang mengingatkan ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jombang Buka Puasa Bersama Badan dan Sayap Partai, Tekankan Nilai Kemanusiaan

JOMBANG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang menggelar sarasehan dan buka puasa bersama badan dan sayap Partai, ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Luncurkan Layanan Call Center, DPC Ponorogo: Kita Lebih Awal Tahu Persoalan Masyarakat

PONOROGO – PDI Perjuangan meluncurkan layanan call center nasional di nomor 0811 1030 3333 yang bisa diakses ...
SEMENTARA ITU...

Inda Raya Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Jelang Idul Fitri

MADIUN – Politisi PDI Perjuangan sekaligus Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Inda Raya, membagikan ratusan ...
KRONIK

Bupati Bangkalan: Seleksi Banteng Jatim FC, Kepedulian PDIP pada Atlet Muda Madura

BANGKALAN – Stadion Gelora Bangkalan (SGB) menjadi saksi antusiasme ratusan talenta muda sepak bola Madura. Pada ...
SEMENTARA ITU...

Ramadan Hangatkan Silaturahmi Kader PDI Perjuangan di Udanawu

BLITAR – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama kader PDI Perjuangan di ...