Senin
02 November 2026 | 8 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Corona Tak Akan Bertahan Lama di Indonesia

pdip-jatim-jokowi-240420-2

JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengungkapkan ada faktor yang mempengaruhi kecepatan matinya virus Corona (Covid-19). Hal itu disampaikan Jokowi setelah mendengar pernyataan pejabat Department of Homeland Security dari pemerintah Amerika Serikat, yang menyampaikan hasil penelitian mengenai masa hidup virus yang sekarang sedang mewabah secara global ini.

“Hasil penelitian bahwa suhu udara, sinar matahari, dan tingkat kelembaban udara sangat mempengaruhi kecepatan kematian Covid-19 di udara dan permukaan yang tidak berpori,” kata Jokowi, saat menanggapi hasil penelitian suhu panas dapat mematikan Covid-19, Jumat (24/4/2020).

Jokowi menyampaikan, hasil penelitian itu menyebutkan bahwa semakin tinggi temperatur, semakin tinggi kelembaban, dan adanya paparan langsung sinar matahari, akan semakin memperpendek masa hidup virus Corona di udara dan permukaan yang tidak berpori.

“Berita ini sangat menggembirakan karena kita hidup di alam tropis yang suhunya panas, yang udaranya lembab, dan kaya sinar matahari,” ujarnya.

Meski demikian, dia tetap mengingatkan agar semua lapisan masyarakat tidak lupa protokol pencegahan penularan Covid-19. Jokowi mengimbau protokol itu harus terus dijalankan dengan disiplin yang kuat, yakni.

Satu, cuci tangan, selalu cuci tangan;
Kedua, selalu menggunakan masker;
Ketiga, jaga jarak; dan
Keempat, tingkatkan imunitas, tingkatkan daya tahan tubuh.

Untuk diketahui, United States Department of Homeland Security (DHS), yamg setara dengan Kementerian Dalam Negeri, adalah departemen eksekutif federal yang bertugas melindungi teritori Amerika Serikat sari serangan teroris, kecelakaan yang disengaja, dan bencana alam.

Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto menyatakan kasus Covid-19 di Indonesia jumlahnya mencapai 8.211 orang hingga Jumat (24/4/2020).

Sementara jumlah pasien sembuh sebanyak 1.002 orang dan pasien meninggal akibat virus corona mencapai 689 orang.

Berdasarkan sumber data dari Kementerian Kesehatan, DKI Jakarta masih menjadi daerah dengan jumlah penularan tertinggi di Indonesia yakni, 3.599 pasien positif corona. Sejumlah daerah juga tercatat memiliki angka penyebaran tertinggi.

Kasus corona di Jawa Barat bertambah menjadi 862 orang, Jawa Timur 690 orang, Jawa Tengah 575 orang. Selain itu, kasus virus corona di Sulawesi Selatan juga bertambah menjadi 420 orang. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...
LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Gagas Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Sinden Blitar Raya

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menggagas pembentukan koperasi bagi anggota ...
KRONIK

Bangkalan Sabet Tiga Penghargaan Wilwatikta Awards, Bupati Lukman: Ada Kerja Keras Petani

SURABAYA – Kabupaten Bangkalan meraih tiga kategori penghargaan dalam ajang Jawapos.com Wilwatikta Awards 2026. ...