Minggu
13 September 2026 | 10 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Candra: Penurunan Harga Pupuk Bersubsidi Melegakan Petani

pdip jatim 251023 candra jember
Candra Ary Fianto

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto mengatakan, kebijakan pemerintah pusat menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen pada Rabu (22/10/2025) melegakan para petani.

Menurutnya, langkah Kementerian Pertanian menurunkan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi menunjukkan komitmen pemerintah dalam menciptakan ketahanan pangan, swasembada pangan hingga kedaulatan pangan di republik ini.

“Ini langkah nyata dan kami merasa bahagia karena HET pupuk bersubsidi sudah turun hingga 20 persen, sehingga para petani lega dan bisa lebih maksimal dalam mengolah lahan pertaniannya,” ungkap Candra saat dikonfirmasi di gedung DPRD Jember, Kamis (23/10/2025).

Namun, lanjut dia, meski HET turun bukan berarti semangat pengawasan pendistribusian pupuk ikut turun. Candra minta Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Petanian (DTPHP) Jember untuk melakukan pengawasan serta monitoring atas turunnya kebijakan baru ini.

“Utamanya kepada OPD terkait, PT Pupuk Indonesia dan distibutor agar menjalankan kebijakan ini dengan baik. Jangan sampai ada penyelewengan dalam proses distribusinya,” tuturnya.

Bahkan politisi PDI Perjuangan ini menyerukan, DTPHP wajib memastikan semua administrasi berjalan dengan baik. Apalagi saat ini sudah proses pemutakhiran data petani, dan yang memiliki SPPT lahan sudah masuk dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

“Kuotanya harus dipastikan, jangan sampai nanti di lapangan ada kios-kios nakal yang menjual di atas HET atau menggunakan sistem bundling. Terlebih lagi menggunakan data fiktif agar bisa menjual kuotanya ke pihak lain,” tegasnya.

Tak hanya minta DTPHP, Candra juga minta aparat penegak hukum (APH) ikut serta monitor kios yang terindikasi nakal, untuk bisa ditindak tegas.

“Selain APH yang punya kewenangan menindak, masyarakat juga punya hak melaporkan ke APH dan ke kami jika mencurigai distribusi pupuk tak sesuai aturan,” pungkasnya. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pertanyakan RTRW Belum Rampung sejak 2024, Candra: Akan Berdampak pada Tata Kelola Pupuk

JEMBER – Rencangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jember, Jawa ...
RUANG MERAH

Desil Bukan Sekadar Angka, Ada Wajah Warga di Baliknya

Oleh Priyanto BELAKANGAN ini, ada satu kata yang semakin sering terdengar dalam percakapan tentang bantuan ...
SEMENTARA ITU...

Wakil Ketua DPRD Magetan Suyatno Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa di Panekan

MAGETAN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan dari Fraksi PDI Perjuangan, H. ...
LEGISLATIF

Rekomendasikan Pemutakhiran Data Desil, DPRD Trenggalek Minta BPS dan Dinsos Turun ke Lapangan

TRENGGALEK – DPRD Trenggalek merekomendasikan pemutakhiran data desil secara langsung di lapangan untuk mengatasi ...
SEMENTARA ITU...

Yuzar: Kader Digital Harus Kritis, Jangan Mudah Sebarkan Informasi Belum Terverifikasi

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi PDI Perjuangan, Yuzar Rasyid, mengingatkan kader digital Muhammadiyah ...
KABAR CABANG

Probolinggo Siaga Darurat Kekeringan, PDI Perjuangan Instruksikan Kader Jadi Early Warning System

KABUPATEN PROBOLINGGO – Kabupaten Probolinggo menjadi salah satu daerah dengan status Siaga Darurat Kekeringan di ...