Rabu
02 September 2026 | 1 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Sumenep Tinjau Layanan Call Center 112, Ini Hasilnya

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-17072021

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, meninjau layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) Call Center 112 di hari pertama beroperasi di kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat, Rabu (18/8/2021).

Bupati Fauzi mengatakan, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan sistem kerja layanan Call Center 112 ini berjalan baik, sehingga pelayanan terhadap masyarakat maksimal.

“Setelah diluncurkan kemarin, saya menginginkan layanan Call Center 112 ini bisa berjalan dengan baik, karena layanan kegawatdaruratan ini dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Menurut Bupati Fauzi, penerapan layanan pengaduan ini dalam rangka memudahkan laporan masyarakat ketika terjadi peristiwa kedaruratan, seperti darurat medis, kebakaran, gangguan keamanan, bencana alam, kecelakaan, kekerasan dalam rumah tangga, atau layanan darurat lainnya.

“Konsep penyelenggaraan panggilan darurat 112 di antaranya, layanan ambulance gawat darurat, penanganan kebakaran, penanganan kejadian kecelakaan lalu lintas, penanganan kejadian tindak kriminal seperti pembunuhan, pencurian dengan kekerasan, penanganan kejadian terorisme, dan penanganan kekerasan dalam rumah tangga,” jelasnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumene ini menyampaikan, layanan pengaduan ini mendapat respon positif dari masyarakat. Terbukti, di hari pertama kerja, sudah ada beberapa panggilan yang masuk.

“Kami perhatikan respon masyarakat di media sosial. Mereka ternyata menanggapi dengan positif, dan ini pertanda baik,” tuturnya.

Berdasarkan laporan di hari pertama, suami Nia Kurnia Fauzi itu mengatakan, ada sekitar 20 panggilan yang masuk. Meskipun tidak ada keluhan yang serius dan hanya coba-coba. Menurutnya, hal itu pertanda masyarakat sudah mengetahui layanan Call Center 112 tersebut.

“Program ini dirancang guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dan itu juga sebagai bentuk implementasi dari tagline Sumenep Melayani,” ucapnya.

Menurutnya, Layanan Call Center 112 langsung terintegrasi dan tersambung dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sumenep. Sehingga, nantinya bisa langsung melayani bermacam-macam keperluan masyarakat.

“Misalnya butuh Tenaga Tanggap Darurat (Tagana) Call Center langsung menghubungi BPBD Sumenep. Begitu juga dengan yang lainnya,” pungkas dia. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

P-APBD 2026 Disahkan, Ketua DPRD Ngawi Ingatkan 5 Program Prioritas RKPD

NGAWI – Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Yuwono Kartiko (King) mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi agar ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta KONI Sumenep Perkuat Pembinaan Atlet Muda

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini untuk ...
LEGISLATIF

Baru 26 dari 190 Titik Punya ZoSS, Dewanti Minta Sekolah Rawan Kecelakaan di Malang Segera Dipetakan

SURABAYA — Fasilitas Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di Kabupaten Malang dinilai masih jauh dari kebutuhan. Dari 190 ...
LEGISLATIF

Puan Sambut Gus Kikin dan KH Miftachul Akhyar Pimpin PBNU, Harap NU Makin Baik

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani menyambut terpilihnya KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Abdul Hakim ...
KRONIK

Ketua Pansus 2 DPRD Tulungagung Tekankan Perda Kesejahteraan Sosial Harus Berdampak Nyata

TULUNGAGUNG – Ketua Panitia Khusus (Pansus) 2 DPRD Kabupaten Tulungagung, Joko Tri Asmoro, menekankan bahwa Perda ...
KRONIK

Novita: Semangat Kebersamaan Hari Jadi Trenggalek Harus Jadi Energi Percepat Pembangunan

TRENGGALEK — Semangat kebersamaan dan gotong royong yang tercermin dalam peringatan Hari Jadi ke-832 Kabupaten ...