Sabtu
17 Oktober 2026 | 10 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Sumenep Tinjau Layanan Call Center 112, Ini Hasilnya

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-17072021

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, meninjau layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) Call Center 112 di hari pertama beroperasi di kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat, Rabu (18/8/2021).

Bupati Fauzi mengatakan, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan sistem kerja layanan Call Center 112 ini berjalan baik, sehingga pelayanan terhadap masyarakat maksimal.

“Setelah diluncurkan kemarin, saya menginginkan layanan Call Center 112 ini bisa berjalan dengan baik, karena layanan kegawatdaruratan ini dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Menurut Bupati Fauzi, penerapan layanan pengaduan ini dalam rangka memudahkan laporan masyarakat ketika terjadi peristiwa kedaruratan, seperti darurat medis, kebakaran, gangguan keamanan, bencana alam, kecelakaan, kekerasan dalam rumah tangga, atau layanan darurat lainnya.

“Konsep penyelenggaraan panggilan darurat 112 di antaranya, layanan ambulance gawat darurat, penanganan kebakaran, penanganan kejadian kecelakaan lalu lintas, penanganan kejadian tindak kriminal seperti pembunuhan, pencurian dengan kekerasan, penanganan kejadian terorisme, dan penanganan kekerasan dalam rumah tangga,” jelasnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumene ini menyampaikan, layanan pengaduan ini mendapat respon positif dari masyarakat. Terbukti, di hari pertama kerja, sudah ada beberapa panggilan yang masuk.

“Kami perhatikan respon masyarakat di media sosial. Mereka ternyata menanggapi dengan positif, dan ini pertanda baik,” tuturnya.

Berdasarkan laporan di hari pertama, suami Nia Kurnia Fauzi itu mengatakan, ada sekitar 20 panggilan yang masuk. Meskipun tidak ada keluhan yang serius dan hanya coba-coba. Menurutnya, hal itu pertanda masyarakat sudah mengetahui layanan Call Center 112 tersebut.

“Program ini dirancang guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dan itu juga sebagai bentuk implementasi dari tagline Sumenep Melayani,” ucapnya.

Menurutnya, Layanan Call Center 112 langsung terintegrasi dan tersambung dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sumenep. Sehingga, nantinya bisa langsung melayani bermacam-macam keperluan masyarakat.

“Misalnya butuh Tenaga Tanggap Darurat (Tagana) Call Center langsung menghubungi BPBD Sumenep. Begitu juga dengan yang lainnya,” pungkas dia. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kanang Minta Kader PDIP yang Ingin Jadi Wabup Ponorogo Perkuat Konsolidasi Lintas Partai

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang, meminta kader PDI Perjuangan yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau

LAMONGAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan berkomitmen mengawal pembentukan Rancangan Peraturan ...
LEGISLATIF

1.870 Kasus Narkoba Terungkap di Jatim, Andy Firasadi Dorong Pencegahan Berbasis Lingkungan

SURABAYA – Pemberantasan narkoba di Jawa Timur perlu diperkuat hingga ke lingkungan permukiman. Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Hasto Kristiyanto Dorong Gerakan Merawat Pertiwi Perkuat Ekonomi Pesisir

MALANG – Gerakan pelestarian lingkungan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Sekretaris Jenderal DPP PDI ...
KRONIK

Reses di Ponorogo, Kanang Siap Perjuangkan Aspirasi Pendidikan hingga Penyediaan Air Bersih

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), berkomitmen memperjuangkan berbagai aspirasi ...
HEADLINE

Hasto: Konservasi Mangrove dan Ekowisata CMC Tiga Warna Layak Dicontoh Daerah Lain

MALANG – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah konkret pemberdayaan masyarakat ...