Kamis
10 September 2026 | 12 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Sumenep: Haul Raja-Raja Madura Jadi Momentum Meneladani Nilai Luhur Leluhur

PDIP-Jatim-Achmad-Fauzi-28102025

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar Haul Raja-Raja se-Madura di Pendopo Agung Keraton Sumenep, pada Senin (27/10/2025). Acara ini menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-756 Kabupaten Sumenep.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Sumenep, para kiai, habaib, keluarga keturunan raja, serta ratusan masyarakat dari berbagai kalangan. Suasana berlangsung khidmat dengan nuansa kebudayaan dan keagamaan yang kental.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan Haul Raja-Raja se-Madura bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk meneladani perjuangan dan kebijaksanaan para pendahulu.

“Haul ini bukan hanya untuk mengenang jasa para raja, tetapi juga mengingatkan masyarakat agar tidak melupakan akar sejarah dan nilai-nilai luhur yang mereka wariskan,” ujar Fauzi.

Menurutnya, berdirinya Kabupaten Sumenep hingga kini tidak lepas dari perjuangan dan doa para raja terdahulu. Mereka telah meletakkan dasar pemerintahan, budaya, dan kehidupan sosial yang berakar kuat pada nilai keislaman dan kearifan lokal.

Fauzi juga menegaskan pentingnya menjaga kerukunan dan persaudaraan di tengah masyarakat. Nilai-nilai religius, kebudayaan, dan gotong royong yang diwariskan para leluhur, kata dia, harus terus dijaga di tengah perkembangan zaman.

“Kami ingin semangat kebersamaan antarmasyarakat Madura tetap terjaga. Walau berbeda wilayah administratif, secara sejarah dan budaya kita berasal dari akar yang sama,” ungkap politisi PDI Perjuangan itu.

Ia juga menekankan, Haul Raja-Raja se-Madura menjadi pengingat agar generasi muda memahami asal-usul daerahnya. Dengan begitu, mereka bisa lebih menghargai dan mencintai tanah kelahirannya.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat menjadikan nilai-nilai keislaman dan budaya lokal sebagai pedoman hidup dalam membangun Kabupaten Sumenep yang berkeadaban, religius, dan berkemajuan,” tuturnya.

Fauzi menambahkan, semangat dan teladan para raja Madura perlu dihidupkan kembali sebagai inspirasi dalam pembangunan daerah. Para raja, menurutnya, telah menunjukkan kepemimpinan yang berakar pada moral dan kebijaksanaan.

“Sebagai penerus pembangunan, kita harus meneladani perjuangan dan kearifan para leluhur yang telah membangun fondasi pemerintahan dan peradaban di Madura, khususnya di Kabupaten Sumenep,” tandas Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pelantikan GOW Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Perempuan Lebih Berdaya dan Mandiri

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mendorong kaum perempuan lebih berdaya dan mandiri. Hal itu ...
HEADLINE

Hasto: Indonesia Kehilangan Intelektual yang Menghidupkan Pemikiran Bung Karno untuk Generasi Muda

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut Indonesia kehilangan sosok intelektual yang ...
KRONIK

Agung Priyanto Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Partisipasi Masyarakat

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ponorogo, Agung Priyanto, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) ...
KABAR CABANG

Dampak Kemarau Panjang, DPC Tuban Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Penambangan

TUBAN – Dampak kemarau panjang kian meluas dan memperparah krisis air bersih di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Evaluasi Perubahan KUA-PPAS 2026 Bersama Dinas Koperasi dan UMKM, Apa yang Baru?

​MAGETAN – Komisi B DPRD Kabupaten Magetan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Koperasi, Usaha ...
KRONIK

Airlangga Pribadi Kusman Meninggal, Deni Wicaksono: Indonesia Kehilangan Sosok Visioner

SURABAYA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya ...