Selasa
20 Oktober 2026 | 10 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Sugiri Dorong Serenade Reog Obyog Ungkit Ekonomi dan Tata Peradaban Lebih Baik

PDIP-Jatim-Bupati-Sugirii-11082023

PONOROGO – Sebanyak 320 dadak merak tampil bersama ratusan jathil dan bujang ganong di Alun-Alun Ponorogo, Kamis (10/8/2023) sore. Dengan tajuk “Serenade Reog Obyog”, kegiatan tersebut berhasil menarik antusiasme ribuan masyarakat dan wisatawan sekitar Ponorogo.

Gelaran meriah tersebut merupakan upaya untuk melestarikan Reog Ponorogo, khususnya Reog Obyog yang diikuti peserta dari 21 kecamatan se-Ponorogo. Juga dalam rangka Hari Jadi ke-527 tahun Kabupaten Ponorogo.

“Budaya setiap tahun mengalami evolusi. Ini dalam upaya untuk nguri-uri budaya asli Ponorogo, selain Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP, red),” ujar Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, didampingi Wakil Bupati Ponorogo, Lisdyarita, dan Ketua TP PKK Ponorogo, Susilowati Sugiri Sancoko, saat membuka parada Serenade Reog Obyog.

“Mulai tahun kemarin gelaran seperti ini sudah ada. Bedanya kemarin di jalan, sekarang di alun-alun biar nggak ganggu lalu lintas. Ada 320 dadak merak yang kami orkestrakan serenade, sebuah alunan kidung di sore hari,” imbuhnya.

Menurutnya, Reog Ponorogo versi obyog dan versi festival tidak bisa dibandingkan, namun bisa disandingkan. Reog Obyog tampil serentak secara khusus di Hari Jadi Kabupaten Ponorogo, sementara FNRP tampil saat Grebeg Suro.

“Reog Obyog dikasih ruang hanya kita pakemkan juga tidak bisa. Terpikir ingin dilombakan, tapi dijadikan parade saja dululah, biar kemudian kebersamaan tidak saling mengalahkan,” jelasnya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga menjelaskan, kehadiran budaya yang dapat menghibur masyarakat ini dapat mengungkit perkonomian warga, mampu mendatangkan massa yang ingin mendapatkan hiburan.

“Tidak bisa dibandingkan. Ibaratnya soto dan rawon enak mana, kan ga bisa. Reog selalu membuat antusias masyarakat ekonomi tumbuh, peradaban jadi baik,” terangnya.

Seperti diketahui, reog dalam gelaran FNRP terdiri atas formasi pemain yang lengkap, yaitu jathil, bujang ganong, warok, dadak merak, Klono Sewandono dan Dewi Songgolangit. Sedangkan Reog Obyog formasinya lebih sederhana, hanya terdiri atas jathil, dadak merak, dan bujang ganong. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Gandeng Kementerian Kehutanan, Sonny Edukasi Warga Cegah Kebakaran Hutan

SITUBONDO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong keterlibatan masyarakat sekitar kawasan ...
KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...
LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...
KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...