Minggu
19 Juli 2026 | 4 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Rijanto: Pembangunan Kota Blitar Tak Boleh Kehilangan Ruh Kepahlawanan

pdip jatim 260401 bupati dan wali kota blitar 2

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh kehilangan pijakan sejarah dan nilai kepahlawanan, saat menghadiri Upacara Hari Jadi ke-120 Kota Blitar di halaman Kantor Wali Kota Blitar, Rabu (1/4/2026).

Dalam momentum tersebut, Rijanto tidak hanya hadir sebagai tamu undangan, tetapi juga membawa pesan kuat tentang arah pembangunan Blitar ke depan.

Ia menilai, peringatan hari jadi harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni, melainkan sebagai ruang refleksi untuk memastikan pembangunan tetap berada di jalur yang tepat.

Menurutnya, transformasi menuju kota masa depan tidak cukup hanya bertumpu pada pembangunan fisik. Lebih dari itu, dibutuhkan fondasi nilai yang mampu menjaga karakter dan identitas daerah.

“Nilai-nilai kepahlawanan yang melekat dalam sejarah Kota Blitar harus terus dijaga dan dihidupkan dalam setiap proses pembangunan. Jangan sampai transformasi justru menjauhkan kita dari jati diri dan semangat perjuangan para pendahulu,” tegas Rijanto.

Ia mengingatkan, tanpa pijakan nilai yang kuat, pembangunan berisiko kehilangan arah dan makna. Karena itu, semangat kepahlawanan dinilai harus menjadi ruh dalam setiap kebijakan dan program pemerintah.

Di sisi lain, politisi PDI Perjuangan ini tetap menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam menjawab tantangan global. Pemerintah daerah, kata dia, dituntut adaptif serta mampu melahirkan kebijakan yang progresif, responsif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Tak kalah penting, ia juga menyoroti perlunya kolaborasi lintas sektor sebagai penggerak utama pembangunan. Dengan sinergi yang solid, ia optimistis Kota Blitar mampu mempercepat transformasi menjadi daerah yang maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

Momentum Hari Jadi Kota Blitar ke-120 ini, lanjutnya, harus menjadi titik tolak untuk memperkuat komitmen bersama—bahwa kemajuan tidak boleh mengorbankan nilai-nilai luhur yang telah menjadi warisan sejarah.

“Semangat transformasi harus diiringi kerja nyata dan keberpihakan kepada masyarakat. Di situlah pembangunan menemukan maknanya,” pungkasnya. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Rano Karno: Si Doel, Kudatuli, dan Utang Demokrasi yang Tak Boleh Dilupakan

Dalam peringatan 30 tahun Kudatuli, Rano Karno menyebut perjalanan politiknya tak lepas dari perjuangan para korban ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Bangun Sistem Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta Pemkab Jember membangun sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. ...
HEADLINE

PDIP Bakal Resmikan Monumen Kudatuli, Simbol Perjuangan Demokrasi dan Tolak Kekerasan Negara

PDI Perjuangan akan meresmikan Monumen Kudatuli pada 27 Juli 2026 sebagai simbol penghormatan terhadap pejuang ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Organisasi Pencak Silat Kedepankan Rasaning Ati dan Persaudaraan

Ketua KONI Trenggalek Doding Rahmadi mengajak seluruh organisasi pencak silat mengedepankan rasaning ati, menjaga ...
KRONIK

Banyuwangi Ethno Carnival, Kekuatan Budaya Lokal yang Mendunia

BANYUWANGI – Pagelaran parade kostum Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) sukses menyihir ribuan pasang mata penonton, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta Inspektorat Perkuat Pengawasan, Dorong Pencegahan Penyimpangan Tata Kelola

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa inpspektorat memiliki peran strategis sebagai ...