Selasa
19 Mei 2026 | 9 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ony Buka Gerakan Pangan Murah, Pastikan Harga Kebutuhan Terjangkau Jelang Lebaran

IMG-20260304-WA0029_copy_805x545

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar gerakan pangan murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah momentum Ramadan dan menjelang Lebaran.

Kegiatan tersebut digelar di Jalan Serong Alun-alun Merdeka Ngawi, Rabu (4/3/2026). Sebanyak 21 tenda disediakan untuk menjual berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran.

Gerakan pangan murah ini langsung diserbu warga, terutama ibu rumah tangga yang ingin memenuhi kebutuhan dapur dengan harga lebih murah. Sejak pagi, masyarakat sudah memadati lokasi untuk berbelanja.

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, bersama Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) turut meninjau jalannya kegiatan tersebut. Keduanya terlihat menyapa warga sekaligus memantau harga dan ketersediaan bahan pangan di setiap tenda.

Usai berkeliling, Bupati Ony mengatakan gerakan pangan murah digelar sebagai upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok pada periode yang rawan terjadi kenaikan harga.

“Kami ingin memastikan stok bahan pangan selama Ramadan hingga mendekati Lebaran tetap aman, tersedia, dan harganya stabil. Dengan begitu masyarakat bisa beribadah di bulan Ramadan dengan khidmat tanpa terbebani kenaikan harga kebutuhan pokok,” ujar Bupati Ony.

Menurutnya, kegiatan serupa tidak hanya digelar di pusat kota. Pemkab Ngawi juga mengadakan pasar murah di sejumlah pasar tradisional di berbagai wilayah agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Kendati demikian, beberapa bahan pokok dilaporkan mengalami keterbatasan pasokan, salah satunya cabai rawit. Bupati Ony menjelaskan kenaikan harga cabai dipicu menurunnya produksi di sejumlah daerah sentra, termasuk di Kabupaten Ngawi.

“Faktor cuaca menyebabkan produksi petani cabai berkurang. Hal itu yang memicu kenaikan harga dalam beberapa waktu terakhir,” ujarnya.

Sementara itu, Atik, salah satu warga yang datang berbelanja, mengaku sudah berada di lokasi sejak pagi demi mendapatkan harga kebutuhan pokok yang lebih murah.

“Tadi saya beli beras kualitas medium Rp62.500 per 5 kilogram. Terus beli telur ayam Rp25.000 per kilogram dan minyak goreng Rp31.000 untuk dua liter,” katanya.

Harga tersebut lebih murah dibandingkan harga di pasar tradisional. Saat ini beras medium di pasaran mencapai sekitar Rp75.000 per 5 kilogram, telur ayam sekitar Rp29.000 per kilogram, dan minyak goreng merek Minyakita sekitar Rp18.500 per liter. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Telaah Paparan Raperda Dana Abadi Daerah, Masrohan: Agar Produk Hukum Berkualitas

BANYUWANGI – Badan pembentukan peraturan daerah (Bapemperda) DPRD Banyuwangi menggelar rapat kerja membahas usulan ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Soroti Krisis Pengelolaan Sampah, TPA Pakusari Dinilai Sudah Over Kapasitas

DPRD Jember menyoroti krisis pengelolaan sampah dan over kapasitas TPA Pakusari yang dinilai mengancam kebersihan ...
KABAR CABANG

Pelantikan PAC Se-Sidoarjo, DPD Jatim Minta Kader Senior Bimbing Gen-Z

SIDOARJO – Kader-kader senior diminta untuk memberikan bimbingan kepada generasi Z yang masuk dalam kepengurusan ...
HEADLINE

Semangat ‘Merawat Pertiwi’ Menggema di Pelantikan PAC PDIP Bojonegoro

BOJONEGORO — Pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Bojonegoro di GOR Dabonsia, Selasa ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Pastikan Pelayanan Publik Surabaya Tetap Maksimal Selama Jalankan Ibadah Haji

Eri Cahyadi memastikan pelayanan publik Surabaya tetap maksimal selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. ...
LEGISLATIF

Sony Danaparamita Soroti Tingginya Biaya Produksi Petani Bondowoso

Sony Danaparamita menyoroti tingginya biaya produksi petani Bondowoso dan meminta pemerintah menjaga kesejahteraan ...