Jumat
18 September 2026 | 6 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Maryoto dan Wabup Gatut Sunu Bantu Korban Amukan Angin

pdip-jatim-220118-maryoto-sembako-2

TULUNGAGUNG – Beban warga Desa Karangrejo Kecamatan Karangrejo yang rumahnya rusak akibat amukan angin puting beliung setidaknya terkurangi saat Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, bersama Wabup Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, datang mengunjungi mereka, Selasa (18/1/2022).

Kedua kader PDI Perjuangan ini selain datang ke lokasi bencana dengan memberi bantuan sembako, juga memastikan rumah-rumah yang rusak akan diperbaiki dengan bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung dan pemerintah desa (pemdes) setempat.

“Sekarang sedang didata apa saja kerusakannya. Tentu yang banyak atap rumah karena terkena angin puting beliung,” ujar Maryoto ketika melihat rumah tempat tinggal Rohmad di Dusun Temon Desa Sukorejo yang kondisi kerusakannya cukup parah.

Pihaknya belum bisa memastikan jumlah kerugian yang diderita warga akibat keganasan angin puting beliung tersebut. “Namun perkiraan yang rusak dan perlu perbaikan adalah kerangka atap, kemudian asbes dan genteng. Termasuk material untuk tembok,” urainya.

Maryoto menyebut bencana angin puting beliung pada Senin (17/1/2022) sore kemarin, tidak hanya memorakporandakan sebagian rumah warga di Kecamatan Karangrejo, tetapi juga di kecamatan lainnya. Seperti di Kecamatan Pakel.

“Kalau ditotal seluruhnya ada sekitar 65-an rumah di seluruh Kabupaten Tulungagung yang rusak akibat puting beliung itu,” beber dia.

Bupati Maryoto minta warga Tulungagung untuk selalu waspada saat musin hujan sekarang. Terlebih BMKG sudah memperingatkan jika puncak musim hujan terjadi pada akhir Desember 2021 dan Januari 2022 ini akan disertai angin pula kemunculan angin puting beliung.

“Mari berhati-hati. Kalau ada pohon besar dekat rumah sebaiknya dikurangi,” tuturnya.

Sementara itu, Rohmad menyatakan pasrah dengan bencana angin puting beliung yang membuat tempat tinggalnya rusak. Pria berumur 58 tahun itu berharap rumahnya tersebut dapat segera diperbaiki.

Apalagi saat ini hujan kerap mengguyur wilayah Kecamatan Karangrejo. “Tadi malam ya tidur di sini bersama istri dan anak saya,” ucapnya sembari menunjuk ruangan antara ruang tamu dan teras yang atapnya tidak mengalami kerusakan. (atu/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

P-APBD 2026 Kabupaten Malang Disepakati, Sanusi Tekankan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang bersama DPRD Kabupaten Malang menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
LEGISLATIF

95 Persen Peternak di Lamongan Tak Punya Legalitas, Terkendala Rumitnya Perizinan PBG

LAMONGAN – Berbagai aturan justeru menyulitkan peternak dalam mengakses program pemerintah hingga akses perbankan. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tak Ingin Bantuan Intan Berhenti di Bansos, Dorong Usaha Menjahit

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin bantuan kepada Intan, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga ...
KRONIK

Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di ...
KRONIK

Sadarestuwati: Padi MSP 65 Bisa Jadi Salah Satu Solusi Swasembada Pangan

JOMBANG – Padi MSP 65 atau GP 65 Bogor yang dikembangkan di lahan demplot Kabupaten Jombang menunjukkan hasil di ...
HEADLINE

Padi MSP 65 Panen 10 Ton per Hektare di Jombang, Ganjar Minta Uji Coba 3-4 Kali

JOMBANG – Padi GP 65 Bogor atau MSP 65 yang diuji coba di Kabupaten Jombang mencatat hasil panen rata-rata sekitar ...