Jumat
25 September 2026 | 8 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Apresiasi Upaya Sertifikasi Tanah Wakaf

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-31052022

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengapresiasi upaya-upaya bersama untuk melakukan sertifikasi aset-aset wakaf yang ada di tengah masyarakat. Hal itu menjadi upaya penting untuk mempertegas status bidang tanah yang diwakafkan.

“Sertifikasi tanah wakaf sangat penting agar semuanya menjadi jelas. Juga untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Ini merupakan langkah yang positif,” ungkap Bupati Ipuk saat menghadiri acara halal bihalal PCNU Banyuwangi sekaligus penyerahan 1026 sertifikat wakaf di Hotel Ketapang Indah, Banyuwangi, Minggu (29/5/2022).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, tambah Bupati Ipuk, mendukung sepenuhnya langkah-langkah percepatan untuk sertifikasi tanah-tanah wakaf.

“Kami siap untuk membantu upaya-upaya penyelesaian sertifikasi wakaf sejauh kewenangan yang kita miliki,” terang politisi PDI Perjuangan itu.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A. Djalil yang hadir langsung dalam penyerahan sertifikat wakaf tersebut, mengungkapkan bahwa saat ini, pihaknya terus menggenjot pencatatan pertanahan di Indonesia.

“Kami mendapatkan amanat dari presiden agar seluruh tanah di Indonesia ini tercatat kepemilikannya. Tidak terkecuali aset-aset keagamaan, seperti wakaf ini,” ungkapnya.

Sofyan Djalil menambahkan bahwa pencatatan aset keagamaan ini masih terhitung cukup rendah. Karena itu, kini diterapkan sejumlah aturan baru yang lebih mempermudah dalam pengurusan sertifikat aset keagamaan.

“Kami juga mendorong seluruh jajaran BPN di daerah untuk menjalin kerjasama dengan ormas-ormas keagamaan dalam mempercepat sertifikasi aset ini,” tegasnya.

Hal tersebut juga diamini oleh Ketua Badan Wakaf Indonesia Prof. Muhammad Nuh. Ia menyebutkan dengan percepatan sertifikasi tanah wakaf ini, akan semakin meningkatkan kinerja organisasi dalam memberikan pelayanan umat.

“Dengan tercatatnya aset-aset NU ini, semoga semakin mengokohkan kekuatan NU untuk melayani umat,” ungkapnya.

Rangkaian halal bihalal PCNU Banyuwangi bersama MWC NU dan pengasuh pesantren se-Banyuwangi itu juga dirangkai dengan penyerahan sertifikat wakaf atas aset-aset yang dinadzirkan kepada Nahdlatul Ulama. Dari 1926 aset yang direncanakan rampung, pada tahap pertama ini telah selesai 1026 bidang. Mulai dari aset yang berupa masjid, musala, madrasah, tanah kubur dan tanah produktif lainnya.

“Ini semua sebagai bentuk berkhidmat dalam rangka menyambut usia satu abad NU,” ujar Ketua PCNU Banyuwangi, KH. Ali Makki Zaini.

Dalam rangkaian halal bihalal itu juga dihadiri Rais Aam PBNU, KH. Miftahul Akhyar beserta jajaran PBNU dan PWNU lainnya. Selain itu, hadir pula Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia Prof. Nizar Ali dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...
LEGISLATIF

Banggar DPRD Magetan Alihkan Dana Beli Mobil PKK Rp 498,8 Juta untuk Proyek Jalan Bendo–Belotan

MAGETAN – Rencana Pemerintah Kabupaten Magetan untuk membelikan kendaraan dinas baru bagi Tim Penggerak ...