Jumat
09 Oktober 2026 | 9 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati dan Netizen Ngawi Evaluasi Plus Minus NSC untuk Pelaksanaan ke Depan

IMG-20230827-WA0020_copy_696x421
Peserta Ngawi Night Carnival mengusung tema keragaman budaya tradisional pada acara tersebut, Sabtu (26/8/2023). Foto: ahmad/pdiperjuangan-jatim.com

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi sukses menggelar Ngawi Specta Carnival 2024. Event yang menampilkan aneka ragam pertunjukan dan kreasi itu diselenggarakan pada 31 Agustus 2024. Kendati sukses besar, NSC 2024 tidak luput dari kritik dan saran dari masyarakat.

Seperti event serupa di tahun-tahun sebelumnya, NSC 2024 digelar pada malam hari. Untuk rute, dibuat lebih ringkas. Yakni dari Mall Pelayanan Publik hingga finish di stadion Ketonggo Kabupaten Ngawi.

NSC 2024 mengusung tema “Wujud Budaya Ngawi, Negeri Pangan Berkelanjutan”. Tema tersebut sebagai representasi dari Kabupaten Ngawi sebagai daerah lumbung pangan nasional. NSC 2024 diikuti 17 lintas lembaga yang ada di Kabupaten Ngawi.

NSC 2024 berhasil menyedot animo masyarakat. Ribuan pasang mata, tumpah ruah demi bisa menyaksikan langsung event yang memeriahkan HUT 79 kemerdekaan RI dan hari jadi kabupaten ke-666 tahun.

Selain mendatangkan puji, NSC 2024 juga menyisakan kritik saran. Ada yang mengeluhkan waktu pelaksanaan, hingga mereka yang tidak kebagian tempat duduk untuk menyaksikan.

Menjawab kritik dan saran itu, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono merilis postingan di salah satu forum Facebook terbesar di Kabupaten Ngawi. Postingan itu diunggah pada Minggu (1/9/2024).

Bupati Ony menulis, pihaknya menyampaikan rasa terimakasih atas saran dan masukan dari warga Kabupaten Ngawi. Juga mengenai komitmen perbaikan penyelenggaraan kegiatan di masa yang akan datang.

“Insyaallah kami ingin menjalankan kegiatan itu dengan tidak menghilangkan esensi syukur atas nikmat kemerdekaan RI yang Allah berikan kepada kita sekalian,” tulis Bupati Ony.

Bupati Kader PDI Perjuangan itu juga menjawab alasan event diselenggarakan pada malam hari. Alasannya agar tidak mengganggu ibadah, cuaca lebih sejuk, efek pencahayaan lebih menarik, dan pertunjukan kesenian lebih dramatis.

“Dilaksanakan malam dengan pertimbangan, peserta dan masyarakat diharapkan tidak terganggu dalam menjalankan ibadah sholat 5 waktunya. Malam hari tidak panas dan bisa memainkan efek lampu/ lighting, laser, kembang api, dll,” tulisnya.

Bupati Ony juga menulis soal evaluasi NSC 2024. Menurutnya ada beberapa evaluasi yang akan diterapkan kedepannya. Yakni Acara akan dimulai lebih awal (jam 19.00). Rute akan disesuaikan agar tidak mengganggu fasilitas publik penting.

Pembiayaan akan melibatkan CSR perusahaan swasta, BUMN, BUMD, dan pemerintah daerah. Penataan parkir dan akses akan lebih detail. Kebersihan selama acara akan lebih diperhatikan. (and/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Maharani: Parlemen Punya Empat Tanggung Jawab Wujudkan Pemerintahan yang Adil

TANZANIA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan parlemen memikul empat tanggung jawab utama untuk mewujudkan tata ...
LEGISLATIF

Basarah Dorong Penanganan Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan dari Hulu hingga Hilir

JAKARTA – Anggota Komisi XIII DPR RI Ahmad Basarah meminta penanganan kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan ...
KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...