TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin minta penguatan kapasitas kelembagaan program “Sepeda Keren” (Sekolah Perempuan, Disabilitas, Anak dan Kelompok Rentan Lainnya) di semua desa agar lebih dimaksimalkan di tahun ini.
“Fokus tahun ini tentu penguatan kapasitas kelembagaan seperti Sepeda Keren, sekolah perempuan lebih dimasifkan lagi di semua desa ” kata Arifin, usai menjadi narasumber acara Musrena Keren (Musyawarah Perempuan, Disabilitas, Anak dan Kelompok Rentan lainnya) di Pendopo Trenggalek, Rabu (9/3/2022).
Dia juga minta penguatan ekonomi bagi kelompok rentan seperti disabilitas agar diberi ruang untuk pelatihan.
Pelatihan yang diberikan bagi kaum disabilitas seperti terapi hendaknya dipusatkan di rumah perempuan. Dengan harapan lokasi pelatihan terapi nantinya cukup dekat dan bisa dengan muda dijangkau oleh peserta pelatihan.
“Jadi tidak perlu jauh – jauh terapi keluar kota untuk teman – teman disabilitas ” ujar jelas bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini.
Diketahui, Musrena Keren ini merupakan rangkaian musyawarah dalam perencanaan pembangunan, khususnya, program perempuan, anak disabilitas dan kelompok rentan.
Narasumbernya, dari OPD dan beberapa narasumber dari kementerian, yang memberikan masukan bagaimana Trenggalek bisa mewujudkan program itu. (man/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










