Sabtu
24 Oktober 2026 | 12 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Buleks Desak Revitalisasi Pasar Tradisional Surabaya, Aset Mangkrak Diminta Produktif

pdip-jatim-260121-buleks

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono, mendesak PD Pasar Surya mempercepat revitalisasi pasar tradisional yang sepi dan mengalami kerusakan bangunan. Ia juga mendorong inovasi pengelolaan aset melalui kerja sama profesional dan transparan agar pasar kembali hidup, menarik pembeli, serta memberi kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Budi Leksono, yang akrab disapa Buleks, menilai pembenahan pasar tidak cukup hanya mengandalkan perbaikan fisik. Manajemen PD Pasar Surya juga perlu mengembangkan model bisnis yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan potensi setiap pasar.

Ia mencontohkan kondisi Pasar Pucang dan Pasar Bratang yang menurutnya membutuhkan perhatian serius dari sisi pemeliharaan, kondisi bangunan, dan aktivitas perdagangan.

“Pasar itu lambang kehidupan. Di mana ada pasar, saya yakin di situ ada keuntungan, ada kehidupan, dan ada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tapi kalau kondisinya mangkrak, atap jebol, dan ditinggalkan pedagang, tentu ini menjadi efek jenuh yang harus segera dicarikan solusi,” ujar Buleks kepada wartawan, Jumat (23/10/2026).

Menurutnya, keterbatasan modal dan minimnya inovasi manajemen menjadi tantangan dalam menghidupkan kembali pasar-pasar di bawah pengelolaan PD Pasar Surya. Karena itu, aset yang sepi atau tidak produktif perlu dievaluasi dan, jika memungkinkan, dikerjasamakan dengan pihak profesional.

Ia menilai sejumlah pasar memiliki peluang untuk dikembangkan dengan konsep yang lebih menarik, menyesuaikan karakter kawasan dan kebutuhan konsumen. Pengembangan pasar kuliner maupun konsep perdagangan yang lebih modern dapat menjadi pilihan selama tetap mempertahankan fungsi pasar rakyat.

Buleks mencontohkan Pasar Tunjungan. Menurut pengamatannya, area depan pasar terlihat ramai, tetapi aktivitas di bagian dalam dinilai belum optimal.

“Saya berharap ada inovasi terbaru, misalnya dikerjasamakan. Bisa didesain lebih menarik dan modern. Bisa menjadi pasar kuliner atau yang lain, yang penting bagaimana pasar tersebut bisa hidup kembali,” kata politisi PDI Perjuangan tersebut.

Bagi Komisi B DPRD Surabaya, pengelolaan aset pasar harus berorientasi pada produktivitas dan kepastian pendapatan perusahaan. Aset yang dibiarkan kosong atau tidak terawat justru berisiko kehilangan nilai ekonomi dan menambah beban pengelolaan.

“Lebih baik aset-aset yang mati atau sepi dikontrakkan atau dikerjasamakan secara transparan, sehingga jelas ada pemasukan kepastian pendapatan bagi perusahaan, daripada dibiarkan mangkrak dan tidak produktif,” tegasnya.

Selain revitalisasi dan inovasi bisnis, Buleks menyoroti penataan pedagang pada pasar yang telah direvitalisasi atau direlokasi. Ia meminta agar pedagang lama mendapat prioritas tempat sesuai ketentuan dan mekanisme penataan yang berlaku, sehingga mereka tidak kehilangan kesempatan melanjutkan usaha setelah pasar dibenahi.

Menurutnya, revitalisasi seharusnya bukan sekadar memperbaiki bangunan, melainkan juga memulihkan aktivitas perdagangan dan menjaga keberlangsungan usaha pedagang kecil.

Komisi B juga menekankan bahwa dukungan modal dari Pemerintah Kota Surabaya perlu diimbangi profesionalisme manajemen PD Pasar Surya. Perencanaan, pelaksanaan, dan penyelesaian proyek revitalisasi harus terukur agar investasi memberikan manfaat nyata bagi pedagang maupun masyarakat.

Buleks mencontohkan renovasi Pasar Keputran Selatan yang disebut sempat mengalami hambatan. Penyelesaian pekerjaan dan evaluasi pengelolaan dinilai perlu menjadi perhatian agar proyek tidak terus membebani keuangan perusahaan.

DPRD berharap pembenahan fisik, inovasi pengelolaan, transparansi kerja sama, dan perlindungan pedagang dapat berjalan beriringan. Dengan begitu, pasar tradisional tidak hanya menjadi aset milik daerah, tetapi juga pusat kegiatan ekonomi rakyat yang produktif dan berkelanjutan. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Buleks Desak Revitalisasi Pasar Tradisional Surabaya, Aset Mangkrak Diminta Produktif

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono, mendesak PD Pasar Surya mempercepat revitalisasi pasar ...
KRONIK

Deni Wicaksono Ingatkan Warga Jangan Gadaikan Masa Depan karena Politik Uang

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengingatkan masyarakat agar tidak menggadaikan masa depan ...
KRONIK

Erma Beri Bantuan Gerobak dan Pendampingan pada UMKM Desa Tulungrejo

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, memberikan bantuan gerobak dan pendampingan ...
LEGISLATIF

Baktiono Desak Perda Air Limbah Surabaya Segera Dijalankan, Tarif Warga Harus Terjangkau

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya sekaligus Ketua Pansus Air Limbah Domestik, Baktiono, mendesak Pemerintah ...
KRONIK

Dengar Aspirasi Pemuda, Bupati Lukman Buka-bukaan Soal Strategi Pembangunan Daerah

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat ...
KRONIK

IMM Tagih Solusi Darurat Pendidikan Jember, DPRD Bidik 23 Ribu Anak Tak Sekolah

JEMBER – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyelesaikan persoalan ...