Jumat
04 September 2026 | 1 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bukber, Legislator Surabaya Undang Tokoh Lintas Agama

pdip jatim - riswanto - agustin poliana
pdip jatim - riswanto - agustin poliana
Riswanto (kiri)

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Riswanto, mengundang beberapa tokoh komunitas lintas agama di kediamannya di Pantai Mentari, Kenjeran Surabaya, Jumat lalu. Acara yang digelar sore hari itu sekaligus berbuka puasa bersama (bukber) diisi tausiyah Ustadz Yoyok Haris.

Riswanto mengatakan, pluralisme antarumat beragama di Kota Surabaya harus tetap dijaga untuk menciptakan persatuan dan kesatuan bangsa. “Perbedaan itu indah, dan perbedaan bisa menciptakan rasa persatuan dan menjadikan kekuatan,” kata Riwanto.

Legislator yang juga pengusaha muda non-muslim ini mengaku dirinya sengaja menggelar acara buka puasa bersama dengan tema “Menjaga Pluralisme Demi Persatuan” agar semua warga yang berbeda agama bisa saling menjaga kerukunan.

Dia menyadari, selama ini kekuatan bisa dibangun karena adanya berbedaan. Pun dalam berorganisasi di bidang politik, banyak perbedaan. Tapi karena perbedaan itu, sebutnya, bisa membuat PDI Perjuangan menjadi kuat dan menang.

Untuk menjaga kesatuan dalam pluralisme, ujarnya, harus diawali dari wilayah yang paling kecil yakni di lingkungan sekitar tempat tinggal. “Seperti yang saya lakukan ini, yakni mulai dari lingkungan sekitar rumah sendiri,” ujarnya.

Sebagai kader PDI Perjuangan, dia juga mengundang Ketua DPC PDI Perjuangan yang juga Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana. Pada kesempatan itu dia juga memperkenalkan Whisnu Sakti yang telah resmi menjadi bakal calon Wakil Wali Kota Surabaya yang diusung PDI Perjuangan mendampingi bakal Calon Wali Kota Tri Rismaharini.

Di akhir acara, Whisnu Sakti Buana didaulat memberikan cenderamata kepada tiga perwakilan komunitas lintas agama sebagai simbol untuk tetap menjaga rasa persatuan dan kesatuan bangsa dengan menjaga perbedaan.

Sementara itu, Ustad Aris Yoyok yang dikenal sebagai penceramah kocak dengan guyonan khas Surabaya mengupas soal indahnya menjaga perbedaan demi kebersamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...
LEGISLATIF

Ama Siswanto Desak Biaya Pengobatan Siswa SMPN 1 Kabuh Ditanggung, Dugaan Insiden MBG Harus Diinvestigasi

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, mendesak agar puluhan siswa SMPN 1 Kabuh yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Ingatkan Tambahan Rp1,235 T Jangan Berujung SiLPA

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim agar tidak ...
KRONIK

Madura Berselawat, Bupati Fauzi Berharap Berdampak Positif bagi Pembangunan

SUMENEP – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama masyarakat mengikuti ...
KRONIK

Bupati Lukman: Jabatan Kepala Sekolah Itu Amanah Besar, Muaranya Harus untuk Kepentingan Anak

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen pendidikan agar setiap ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Boyong Peternak ke DPR RI dan Kementan Terkait Anjloknya Harga Telur

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan memboyong perwakilan peternak dan koperasi peternak daerah bertolak ke ...