Sabtu
10 Oktober 2026 | 9 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Buka Musancab PDIP Surabaya, Tari Satyam Eva Jayate Manifestasikan Perjuangan Rakyat

PDIP-Jatim Musancab Surabaya 05102026

SURABAYA – Tari Satyam Eva Jayate menjadi pembuka epik dalam gelaran Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Surabaya di Grand Empire Surabaya, pada Minggu (10/5/2026).

Tarian kreasi Sanggar Omah Budaya Prajanara, binaan Puti Guntur Soekarno, itu sukses memukau para peserta yang hadir.

Lenggak-lenggok tiap gerakan punya makna mendalam, menggabungkan berbagai elemen Jawa Timur seperti Reog Ponorogo, seni jaranan, hingga tarian keprajuritan, dengan tokoh utama banteng hitam moncong putih.

Koreografer pementasan, Caroko Pakwijoayo, menyebut bahwa penampilan di panggung Musancab ini pun menjadi momen pertama kalinya karya tersebut ditarikan secara utuh di depan publik.

Makna utama tarian memang diselarakan dengan visi misi PDI Perjungan, salah satu partai tertua di Indonesia, yang memegang teguh ajaran soekarnois untuk rakyat.

Seperti namanya, tari Satyam Eva Jayate menceritakan manifestasi perjuangan rakyat untuk mendapatkan haknya, yang selaras dengan visi kerakyatan.

“Kita menyatukan semua itu diringkas di karya ini untuk menonjolkan apresiasi anak bangsa melalui program-program yang telah diberikan oleh Ibu Puti Guntur Soekarno,” ujar Caroko.

Untuk itu, sebanyak 20 penari betul-betul difokuskan, meski waktu latihan dan pembuatan koreografi terbilang singkat, hanya 3 hari. Terlebih, latar belakang penari yang terlibat sangat beragam, mulai dari pelajar SMP hingga pekerja berusia 25 tahun. Berkat dukungan Puti Guntur dan kekompakan tim, akhirnya pertunjukan berlangsung lancar.

“Sangat sulit dan berat karena kami hanya dikabari H-3. Kami kesulitan berkumpul karena ada yang sibuk kerja, kuliah dan sekolah. Kami baru bisa melakukan gladi bersih pada H-1 malam,” jelasnya.

Melalui tarian ini, tambah Caroko, para pemuda ingin menyampaikan pesan tentang semangat “Indonesia Maju” dan pentingnya pelestarian budaya. la berharap, dukungan terhadap ruang kreatif bagi pelajar dan mahasiswa ini dapat terus berlanjut di masa depan.

“Harapan saya dan teman-teman, semoga program ini bisa terus ada ke depannya karena kami sebagai mahasiswa dan pelajar sangat butuh wadah seperti ini,” pungkasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Empat Bulan Belum Dioperasi, Eri Cahyadi Pindahkan Pasien Kanker ke RSUD Soewandhie

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta percepatan penanganan medis terhadap Dian, warga penyandang ...
LEGISLATIF

Milton Dick Pimpin IPU hingga 2029, Puan Maharani Harap Peran Parlemen Dunia Menguat

TANZANIA – Ketua DPR RI Puan Maharani berharap Milton Dick, yang terpilih sebagai Presiden ke-32 ...
KABAR CABANG

Gedung DPC PDIP Kabupaten Malang Dikembangkan Jadi Rumah Rakyat, Ini Fasilitasnya

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang berencana mengembangkan kantor menjadi Rumah Rakyat dengan fasilitas rumah ...
LEGISLATIF

Krisis Air Petani Tumpang, Zulham Desak Tugu Tirta Bangun Embung atau Sumur Artetis

MALANG – Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarok, mendesak Perumda Air Minum ...
UMKM

Kisah Busono Membangun Kemandirian Petani Tembakau Senori

TUBAN — Kiprah kader partai politik tidak melulu soal adu gagasan di panggung kekuasaan. Di sudut Kabupaten Tuban, ...
KRONIK

Said Abdullah Dukung Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani di Malang untuk Pendidikan Karakter

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mendukung pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan ...