Rabu
17 Juni 2026 | 7 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Buka Musancab PDIP Surabaya, Tari Satyam Eva Jayate Manifestasikan Perjuangan Rakyat

PDIP-Jatim Musancab Surabaya 05102026

SURABAYA – Tari Satyam Eva Jayate menjadi pembuka epik dalam gelaran Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Surabaya di Grand Empire Surabaya, pada Minggu (10/5/2026).

Tarian kreasi Sanggar Omah Budaya Prajanara, binaan Puti Guntur Soekarno, itu sukses memukau para peserta yang hadir.

Lenggak-lenggok tiap gerakan punya makna mendalam, menggabungkan berbagai elemen Jawa Timur seperti Reog Ponorogo, seni jaranan, hingga tarian keprajuritan, dengan tokoh utama banteng hitam moncong putih.

Koreografer pementasan, Caroko Pakwijoayo, menyebut bahwa penampilan di panggung Musancab ini pun menjadi momen pertama kalinya karya tersebut ditarikan secara utuh di depan publik.

Makna utama tarian memang diselarakan dengan visi misi PDI Perjungan, salah satu partai tertua di Indonesia, yang memegang teguh ajaran soekarnois untuk rakyat.

Seperti namanya, tari Satyam Eva Jayate menceritakan manifestasi perjuangan rakyat untuk mendapatkan haknya, yang selaras dengan visi kerakyatan.

“Kita menyatukan semua itu diringkas di karya ini untuk menonjolkan apresiasi anak bangsa melalui program-program yang telah diberikan oleh Ibu Puti Guntur Soekarno,” ujar Caroko.

Untuk itu, sebanyak 20 penari betul-betul difokuskan, meski waktu latihan dan pembuatan koreografi terbilang singkat, hanya 3 hari. Terlebih, latar belakang penari yang terlibat sangat beragam, mulai dari pelajar SMP hingga pekerja berusia 25 tahun. Berkat dukungan Puti Guntur dan kekompakan tim, akhirnya pertunjukan berlangsung lancar.

“Sangat sulit dan berat karena kami hanya dikabari H-3. Kami kesulitan berkumpul karena ada yang sibuk kerja, kuliah dan sekolah. Kami baru bisa melakukan gladi bersih pada H-1 malam,” jelasnya.

Melalui tarian ini, tambah Caroko, para pemuda ingin menyampaikan pesan tentang semangat “Indonesia Maju” dan pentingnya pelestarian budaya. la berharap, dukungan terhadap ruang kreatif bagi pelajar dan mahasiswa ini dapat terus berlanjut di masa depan.

“Harapan saya dan teman-teman, semoga program ini bisa terus ada ke depannya karena kami sebagai mahasiswa dan pelajar sangat butuh wadah seperti ini,” pungkasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kota Malang Gelorakan Semangat Gotong Royong Lewat Beragam Aksi Nyata di Bulan Bung Karno 2026

DPC PDI Perjuangan Kota Malang menggelar rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno 2026 mulai dari bakti sosial, bazar ...
KRONIK

PDI Perjuangan Ingatkan 169 Juta Kelas Menengah Terancam Ambruk Imbas Pertamax Naik

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja, Darmadi Durianto, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Desak Raperda Disabilitas Jadi Instrumen Nyata Pemenuhan Hak Warga

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan Raperda Disabilitas harus menjadi instrumen perubahan sosial yang ...
KRONIK

Binti Luklukah PDIP Salurkan Bantuan untuk Yayasan Lansia dan ODGJ

TULUNGAGUNG – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Tulungagung, Binti Luklukah menyalurkan bantuan kepada yayasan lansia ...
KRONIK

Koperasi Mega Bhakti PDIP Jatim Luncurkan Red Corner, Ruang Kreatif untuk Desainer Muda dan UMKM

Koperasi Mega Bhakti DPD PDI Perjuangan Jawa Timur meluncurkan Red Corner sebagai ruang kreatif bagi desainer muda, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Desak Pemkab Malang Beralih ke Sistem Digital untuk Optimalkan Pendapatan Daerah

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Abdul Qodir mendorong percepatan digitalisasi pengelolaan ...