JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jombang, Lusye Widiyanawati membagikan sembako pada 46 Kepala keluarga di Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Sabtu (24/7/2021).
“Saya berharap sembako ini bisa membantu masyarakat yang membutuhkan, utamanya untuk menghadapi PPKM ini,” jelas Lusye.
Akses ke Desa Klitih terbilang cukup sulit. Untuk menuju ke desa tersebut, dibutuhkan waktu 2-3 jam perjalanan dan hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua. Akan tetapi, hal itu tidak membuat surut tekad Mbak Lusye, sapaan akrab Lusye Widiyanawati.
“Aksesnya memang sulit, Mas. Ini juga menjadi perhatian saya. Kalau bukan kita yang bertindak, lalu siapa lagi ?” beber Lusye.
“Saya tetep meminta agar pembangunan infrastruktur di desa ini bisa segera tersentuh oleh Pemkab Jombang. Jalannya rusak, belum lagi kita harus melalui bantaran sungai,” tambah Lusye penuh harap.
Disela-sela pembagian sembako ini, anggota Komisi D DPRD Jombang tersebut mengajak masyarakat untuk rutin berolah raga, apalagi kita semua tengah menghadapai pandemi yang tak kunjung usai ini.
“Saya tetap mengajak masyarakat untuk rutin berolahraga, berjemur di pagi hari agar imun kita tetap terjaga dengan baik,” terang Lusye.
Di akhir penerapan PPKM ini, Lusye mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan di kehidupan sehari-hari.
“PPKM kan sudah mau berkahir, tapi saya tetap meminta masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan, menjalankan M5, dan sebagainya karena pandemi ini belum berakhir,” bebernya.
Sementara itu, Kepala Dusun Nampu, Muhammad Wahid menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota DPRD yang mau turun langsung ke dusunnya untuk melihat kondisi masyarakat pedesaan yang terdampak pandemi Covid-19.
“Saya ucapkan terimakasih atas kepedulian Bu Lusye pada kami di pedesaan ini. Terima kasih banyak, Bu Lusye,” jelasnya. (arul/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS














