Rabu
19 Agustus 2026 | 12 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PSD Puskesmas Keboan Dipastikan Molor, DPRD Jombang Minta Dinkes Evaluasi Total

pdip jatim 250726 sidak proyek puskesmas

JOMBANG – Proyek pembangunan Puskesmas Keboan di Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, kembali menuai sorotan. Kali ini, penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi perhatian serius Komisi C DPRD Jombang setelah ditemukan pelanggaran di lapangan.

Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Kamis, 24 Juli 2025, anggota dewan mendapati sejumlah pekerja di lokasi proyek strategis daerah (PSD) itu tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) yang semestinya menjadi standar dalam pekerjaan konstruksi.

“Puluhan pekerja kami lihat tidak menggunakan helm atau sepatu kerja. Mereka hanya mengenakan rompi proyek. Ini sangat disayangkan, apalagi ini proyek bernilai Rp4,1 miliar. Sudah pasti ada anggaran APD K3 proyek konstruksi,” ujar Syaifullah, anggota Komisi C dari Fraksi PDI Perjuangan, Jumat (25/7/2025).

Syaifullah menilai kelalaian tersebut bukan hanya membahayakan pekerja, tapi juga mencerminkan lemahnya pengawasan dari pihak pelaksana dan pengawas proyek.

“Kalau tidak dipakai, maka anggarannya bisa dihapus saat evaluasi administrasi. Ini juga sudah diatur dalam undang-undang, jadi tidak bisa diabaikan begitu saja,” tegasnya.

Dia mendesak kontraktor agar tak hanya fokus menyelesaikan proyek secara fisik, tapi juga memperhatikan keselamatan para tenaga kerja di lapangan. Terlebih, proyek ini masuk dalam kategori PSD.

Menyusul isu molornya pengerjaan proyek, Syaifullah menambahkan, bahwa deviasi progres proyek mencapai minus 15 persen. Menurutnya, waktu yang tersisa tidak akan cukup untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan.

“Proyek ini bersifat strategis. Masyarakat menunggu layanan kesehatan yang lebih baik, tapi progres fisik tidak sesuai ekspektasi. Kami pastikan proyek ini tak akan selesai tepat waktu,” kata Syaifullah.

Dalam hal ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang perlu mengevaluasi total kinerja konsultan pengawas.

Pengawasan yang ketat sejak awal, kata Syaifullah, seharusnya bisa mencegah keterlambatan sebesar ini.

“Konsultan pengawas tidak menjalankan fungsinya secara optimal. Kalau dari awal pengawasan berjalan ketat, keterlambatan tidak separah ini,” imbuhnya.

Sementara itu, pelaksana proyek dari CV Renno Abadi, Hadi Prayitno, membantah bahwa pihaknya abai terhadap kewajiban K3.

Ia menyatakan, pihaknya sudah menganggarkan dana K3 dan membagikan perlengkapan kepada para pekerja sejak awal, hanya saja terdapat kelalaian di lapangan.

“Anggaran K3 sebesar Rp. 30 juta sudah kami alokasikan dan perlengkapan sudah kami bagikan. Hanya saja, setelah dipakai, beberapa perlengkapan hilang. Itu yang menjadi kendala di lapangan,” jelas Hadi. (fath/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Anggaran Stiker Penanda Penerima Bansos Rp2,8 Miliar Dipangkas

JEMBER – Dua anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Wahyu Prayudi Nugroho dan Indi Naidha, meminta Pemerintah ...
KABAR CABANG

Jaranan, Cara Seniman Trenggalek Memaknai Kemerdekaan

TRENGGALEK – Suara gamelan menggema dari halaman kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Senin malam ...
KRONIK

HUT Kemerdekaan RI, ASN Banyuwangi Berbagi Daftarkan 5000 Pekerja Informal BPJS Ketenagakerjaan

BANYUWANGI – Gerakan sosial Aparatur Sipil Negara (ASN) Banyuwangi Berbagi kembali digulirkan. Dalam program yang ...
KRONIK

HUT Kemerdekaan RI, Hj. Ansari PDIP Tegaskan Pentingnya Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat

PAMEKASAN – Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dinilai tidak boleh sebatas menjadi seremonial tahunan. ...
KRONIK

Pemain Soekarno Cup Salurkan Hasil Gotong Royong bagi Mahasiswa NTT di Surabaya

SURABAYA – Di tengah kekhawatiran mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di Surabaya terhadap keluarga mereka ...
KABAR CABANG

Pesan Ahok untuk Kader PDIP Madiun: Dengarkan Jeritan Rakyat, Jangan Hanya Saat Butuh Dukungan

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berpesan kepada kader PDIP Kota Madiun agar tidak hanya hadir saat butuh dukungan ...