oleh

Bersama BBWS Brantas, Bupati Ipuk Kembangkan Fasilitas Kawah Ijen

-Kliping Media-33 kali dibaca

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Kementerian PUPR Muhammad Rizal, mulai membahas pengembangan fasilitas penunjang di Taman Wisata Alam Kawah Ijen.

Bupati Ipuk mengatakan, pengembangan fasilitas di Kawah Ijen diharapkan dapat menambah kenyamanan para pengunjung.

“Semoga dengan terpenuhinya kebutuhan air bersih, akan menambah kenyamanan wisatawan untuk menikmati api biru yang mendunia di Kawah Ijen,” kata Ipuk, Senin (14/6/2021).

Bupati yang diusung PDI Perjuangan itu juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat dan provinsi dalam memulihkan sektor pariwisata. Menurutnya pengembangan fasilitas Kawah Ijen akan memberikan ruang lebih pada para pengunjung.

“Terima kasih pemerintah pusat dan provinsi yang terus mendukung pengembangan Banyuwangi. Dukungan ini sebagai bagian dari pemulihan sektor pariwisata,” jelas Ipuk.

Pengembangan fasilitas penunjang di Taman Wisata Alam Kawah Ijen itu, salah satunya penyediaan air bersih di kawasan Paltuding (kaki Gunung Ijen) serta Wisata Ijen secara secara umum.

Perlu diketahui, pertemuan antara Pemkab Banyuwangi dan BBWS Brantas adalah tindak lanjut dari rapat koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi di Banyuwangi pada akhir Mei lalu.

Kementerian PUPR menunjuk BBWS Brantas untuk melakukan pembangunan prasarana air bersih di destinasi Kawah Ijen, sebagai bagian dari program pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN).

Direncanakan, BBWS Brantas akan membangun sistem penangkap mata air di Gunung Ranti, yang bersebelahan dengan Gunung Ijen. Air itu akan dialirkan hingga ke TWA Kawah ijen untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Sumber di Gunung Ranti ini memiliki debit realtime 11 liter/ detik dengan elevasi 2.400 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sehingga cukup untuk kebutuhan di Paltuding (kaki Gunung Ijen, pos pemberangkatan wisatawan/pendaki) yang berada pada ketinggian 1.900 mdpl dan TWA Kawah Ijen pada 2.100 mdpl.

Selain air bersih di kawasan TWA Ijen, pemerintah pusat juga melakukan pengembangan infrastruktur jaringan irigasi di Kecamatan Wongsorejo dan upaya pencegahan abrasi di Pantai Cemara. (set)