Minggu
28 Juni 2026 | 12 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Berharap Raperda Pondok Pesantren Kabupaten Mojokerto Segera Disahkan

pdip-jatim-mojokerto-290421

KABUPATEN MOJOKERTO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Mojokerto Nurida Lukitasari berharap rancangan perda fasilitasi pondok pesantren segera disahkan. Dengan perda ini nantinya, pemerintah bisa maksimal dalam fasilitasi pesantren seperti halnya pendidikan formal.

“Alhamdulillah pembahasan sudah selesai dan akhirnya sekarang dalam proses untuk difasilitasi Gubernur. Mudah-mudahan nanti ketika sudah selesai bisa segera disahkan dalam rapat paripurna,” terang wanita yang akrab disapa Nurida ini.

Wakil Ketua Bidang Ekonomi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mojokerto ini menegaskan raperda pondok pesantren sangat penting untuk bisa segera dibahas pada rapat paripurna. Mengingat Kabupaten Mojokerto sangat membutuhkan payung hukum untuk memajukan pondok pesantren yang ada di Kabupaten Mojokerto.

“Kita menginginkan untuk para guru ngaji dan madin bisa mendapatkan insentif. Selama ini kita belum bisa berbuat banyak karena belum punya payung hukum. Dengan adanya perda ini nantinya, kita bisa berbuat banyak untuk kesejahteraan guru ngaji dan madin,” terang perempuan kelahiran Mojokerto ini.

Menurut Nurida, perda pondok pesantren ini tak hanya sekedar mempermudah pemerintah untuk memberikan insentif para guru ngaji dan madin saja. Juga ihwal kebutuhan semisal sarana prasarana dan kelayakan yang dibutuhkan pondok pesantren bisa dibantu dengan menggunakan dana APBD.

“Bisa jadi nanti pondok-pondok pesantren yang ada di Mojokerto yang memiliki kelengkapan berkas adminsitrasi sperti acuan dari kemenkumham dan lain sebagainya nanti bisa dibiayai oleh APBD. Artinya dari unsur sarana prasarana, unsur pendidiknya juga kelayakan kebersihan dan sebagainya nanti itu mencakup semuanya,”jelasnya.

Ia memaparkan bahwa Pemprov Jatim memiliki sejumlah program unggulan terkait pesantren, satu diantaranya One Pesantren One Product (OPOP).

Berbagai program di bidang kerohanian tersebut, katanya, bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat Jatim termasuk kabupaten Mojokerto. 

“Selama ini, negara hanya mendukung yang formal yang sekolah negeri atau sekolah agama yang di bawah Kementerian Agama. Kalau pesantren tradisional tidak masuk dalam dukungan formal,” papar Anggota Komisi 4 DPRD Kabupaten Mojokerto ini.

“Kedepan tidak ada boleh lagi ada anak-anak Mojokerto yang memilih sekolah di pesantren tidak mendapatkan dukungan dari pemerintah,”Tambahnya mengakhiri. (rul/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Peternak Ayam Petelur Tertekan, Sonny Dorong Kementan Lakukan Langkah-Langkah Bantuan

JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong Kementerian Pertanian (Kementan) untuk ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Batu Gelar Turnamen Catur, Tanamkan Pola Pikir Strategis ala Bung Karno

DPC PDI Perjuangan Kota Batu menggelar Turnamen Catur Piala Bung Karno 2026 sebagai upaya membumikan nilai ...
KABAR CABANG

Berangkat Pukul 04.30 dari Malang, Amelia ke Kediri untuk Melukis Bung Karno

Lomba Melukis Wajah Bung Karno yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menarik 171 peserta dari berbagai ...
KABAR CABANG

Dari Papan Catur, PDIP Kota Madiun Menyalakan Semangat Bung Karno kepada Generasi Muda

DPC PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar Open Turnamen Catur Piala Ketua DPC dalam rangka Bulan Bung Karno. ...
KRONIK

Rocky Gerung Jadikan Fatimah BEM UI Contoh Keberanian Intelektual Gen Z

SURABAYA – Pengamat politik Rocky Gerung menyebut Wakil Ketua BEM Universitas Indonesia (UI), Fatimah Azzahra, ...
KABAR CABANG

Senam Sicita di Lapangan Karanganyar Tutup Rangkaian Gebyar Bulan Bung Karno 2026 di Ngawi

NGAWI – Lapangan Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi menjadi lokasi penutup rangkaian gebyar ...