Jumat
12 Juni 2026 | 4 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Berantas Kemiskinan, F-PDIP DPRD Lamongan Tegaskan Pentingnya Program Tepat Sasaran

pdip-jatim-250126-erna

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan di daerah tidak akan efektif jika program-program yang diluncurkan pemerintah tidak tepat sasaran.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Lamongan, Erna Sujarwati, menyoroti masih banyaknya warga miskin di lapangan yang belum tersentuh bantuan sosial secara layak, akibat buruknya akurasi data dan lemahnya pembaruan informasi penerima manfaat.

“Hari ini masih banyak warga miskin yang seolah-olah diputus secara sepihak dari daftar penerima bantuan. Di bawah, kami menemukan banyak masyarakat yang benar-benar membutuhkan tetapi tidak mendapatkan bantuan, sementara yang tidak layak justru menerima,” ungkap Erna kepada pewarta media ini, Sabtu (9/8/2025).

Menurut perempuan yang juga Bendahara DPC PDI Perjuangan Lamongan tersebut, akar dari persoalan ini terletak pada ketidakakuratan data kemiskinan.

Dia menekankan pentingnya pembaruan rutin terhadap data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) yang menjadi basis utama dalam penyaluran berbagai program sosial pemerintah, mulai dari bantuan sembako, PKH, hingga BLT.

“Berangkatnya data kemiskinan sangat krusial. Artinya, data ini harus terus diperbarui dan diverifikasi secara berkala. Kita tahu bahwa saat ini DTKS masih menjadi acuan utama untuk penentuan penerima bansos, padahal faktanya tidak selalu mencerminkan kondisi riil di lapangan,” sebutnya.

Erna menyebutkan, perempuan merupakan kelompok paling terdampak dalam lingkaran kemiskinan, terutama ibu rumah tangga dan janda yang tidak memiliki akses ekonomi memadai.

“Saat kita bicara kemiskinan, jangan lupakan bahwa perempuan adalah kelompok yang paling terdampak. Mereka sering menjadi korban karena terbatasnya akses terhadap pekerjaan, pendidikan, dan layanan dasar lainnya. Kita perlu keberpihakan khusus pada perempuan dalam setiap program pengentasan kemiskinan,” tegas politisi muda ini.

Untuk itu, Erna mengajak generasi muda Lamongan untuk mulai terlibat aktif dalam isu-isu sosial dan kebijakan publik, khususnya yang berkaitan dengan kemiskinan dan ketimpangan sosial.

Menurutnya, tingkat kepedulian dan kepekaan anak muda saat ini masih rendah, padahal mereka memegang peran penting dalam membangun masa depan daerah.

“Anak-anak muda hari ini kurang kritis dan kurang peka terhadap lingkungan sosialnya. Tugas kita sebagai partai politik adalah mengajak mereka untuk sadar, peduli, dan terlibat. Kita butuh anak muda yang tidak hanya aktif di media sosial, tapi juga punya keinginan kuat untuk menyelesaikan masalah di sekitarnya,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Minta Warga Laporkan Aksi Ugal-ugalan Sopir Wira-Wiri ke DPRD Surabaya

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Baktiono, mengajak masyarakat tak ragu melaporkan segala ...
LEGISLATIF

Warga Panekan Magetan Sampaikan Aneka Aspirasi, dari Bantuan Unggas hingga Pelatihan Wirausaha

MAGETAN – Jeda masa persidangan (reses) ke IV masa sidang ke II Tahun 2026 DPRD Magetan, dimanfaatkan Plt Ketua ...
UMKM

BUMDes Pelangkidul Ngawi Jajal Peluang Sektor Hortikultura, Kembangkan Melon Greenhouse

NGAWI – Program ketahanan pangan berbasis hortikultura yang dikembangkan BUMDes Mekarsari Desa Pelang Kidul, ...
LEGISLATIF

Sengketa Perbatasan Jember-Banyuwangi Hambat Petani, Tabroni Minta Segera Diselesaikan

Anggota Komisi A DPRD Jember Tabroni mendesak penyelesaian batas wilayah Jember-Banyuwangi. Sengketa yang belum ...
LEGISLATIF

Khamim Tohari Ingatkan Sekda Kota Batu Terpilih Jaga Independensi dan Profesionalisme Birokrasi

Anggota DPRD Kota Batu Khamim Tohari mengingatkan Sekda Kota Batu yang akan terpilih agar menjaga independensi ...
KRONIK

Disperinaker Bangkalan Gelar Job Fair 2026, Bupati Lukman Dorong Penurunan Angka Pengangguran

BANGKALAN – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bangkalan menggelar Job Fair 2026. Hal ...